“Orang boleh pandai setinggi
langit. Tapi selama ia tidak menulis. Ia akan hilang didalam masyarakat dan
dari sejarah” Pramoedya Ananta Toer
Siapa yang berusaha membenahi batin, Allah SWT akan meluruskan lahirnya, siapa yang berbuat demi agamanya niscaya Allah akan menanggung kehidupan dunianya, siapa yang memperbaiki hubungan dengan Allah SWT maka Allah akan memperbaiki hubungannya dengan makhluk (Ali bin Abi Thalib)
Rabu, 26 Desember 2018
Istri Kamu
"Hai orang-orang yang beriman! Tidak halal bagi kamu mewarisi perempuan dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, kecuali apabila mereka melakukan perbuatan keji dan nyata. Dan bergaullah dengan mereka menurut cara yang patut. Jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak padanya". Qs An Nisa :19
Minggu, 09 Desember 2018
Ulang Tahun Bapak
Kalau kamu bertanya kepada siapa
saya berhutang kebaikan paling banyak setelah ibu, jawabannya adalah bapak. Hutang kebaikan
selama saya hidup didunia, yang tidak pernah bisa bayar dengan apapun, hanya
doa... semoga disisa usianya, Allah berikan kesehatan, kebahagiaan, dan
keberkahan untuk bapak. Semoga kelak Allah berikan kepada beliau tempat yang
terbaik di Surga bersama perempuan yang sangat dicintainya, Ibu.
Rabu, 28 November 2018
Pangeran Negeri Ginseng
Alkisah disuatu kerajaan di
Negeri Ginseng, hiduplah seorang putra Raja, pangeran ke 8 dari Selir Raja yang
kesekian. Pangeran yang tampan, cerdas, dan baik hati. Ia memiliki seorang
istri yang sangat cantik dan juga baik, pernikahan pangeran dan putri ini
memang bukan pernikahan yang dilandasi rasa cinta, melainkan pernikahan
politik, bukan karena pangeran menyukai putrinya, putri memang sangat mengagumi
pangeran, dan mencintai pangeran, tapi pangeran menerima pernikahan lebih
karena kepatuhannya pada titah Raja, jadi tanpa rasa cinta akhirnya pangeran
menikah dengan putri itu.
Selasa, 13 November 2018
Hard
“Seseorang begitu keras, mungkin
karena dimasa lalu hidup begitu keras terhadapnya. Hidup yang memahat
kepribadiannya, memahat sifatnya. Kalau suatu hari kita mendapati sifatnya
seolah menyakiti kita, mungkin kita belum pernah merasakan betapa sakitnya ia
ketika menghadapi kerasnya hidup ini kepadanya. Tentang keluarganya yang
mungkin tak sehangat dan seutuh yang kita miliki. Tentang ekonomi yang mungkin
tak selapang kita, sehingga untuk sekolah, makan, dan segala bentuk hal-hal
yang mudah kita miliki, ia harus berjuang lebih. Mungkin, dengan berfikir
seperti ini. Kita lebih mudah menyalakan empati. Kadang, di hidup kita sibuk
memikirkan diri, kenyamanan, penghormatan, dan harga diri. Lupa kalau-kalau
kita tidak membutuhkan itu dari orang lain. Bagaimanapun sikap dan sifat orang
lain kepada kita, kita tetaplah utuh” Kurniawan Gunadi.
Rabu, 31 Oktober 2018
GPP
Setiap keputusan yang saya ambil
tentu semuanya akan berdampak kepada kehidupan saya, saya tau keputusan yang
saya ambil beberapa hari yang lalu benar-benar didasari oleh prinsip beragama
saya, walaupun saya merasa saya belum
bisa kaffah menjalankan kewajiban saya sebagai seorang muslim, tapi saya
berkewajiban untuk menaati apapun yang sudah Allah dan Rasul perintahkan.
Senin, 22 Oktober 2018
Mimpi
Setiap bangun di waktu shubuh,
ada perasaan yang menyelinap dihati, saya berfikir bahwa saya hanya mimpi
buruk, saya berfikir bahwa semua hal buruk yang saya alami kemarin hanya mimpi,
hanya mimpi. Atau saya berharap saya tertidur, dan tidak pernah bangun lagi,
tidak harus “bangun” dan kembali ke kehidupan nyata seperti sekarang.
Kenapa semuanya begitu cepat
berakhir? saya seperti Cinderella..., yang berubah cantik dalam sekejap,
bahagia sekejap, lalu ketika waktunya habis, semuanya menjadi hitam... saya tidak
lagi merasa saya cantik, dan saya tidak lagi bisa merasakan apa yang namanya
“bahagia”
Saya... hanya tersadar saat
muazin itu menyebut-nyebut NamaMu saat Azan.
Allahu Akbar... Allahu Akbar....
Laa illahaillallah....
Ini dunia... bukan Surga...
Tak ada kebahagiaan yang abadi
disini, pun dengan kesedihan, tak ada kesedihan yang abadi disini. Apa yang ada
dalam genggaman kita saat ini semuanya hanyalah titipan, bukan milik kita.
Semuanya Milik Allah dan akan kembali kepada Allah.
Bandung 22 Oktober 2018
Kamis, 11 Oktober 2018
Yang Sakit
“Tidaklah menimpa seorang mukmin
rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan
sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengan
dosa-dosanya”. (HR. Muslim no. 2573).
Jumat, 28 September 2018
Teman Hidup
Di dekatnya aku lebih tenang
Bersamanya jalan lebih terang
Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikki milikmu kita satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu
Bila didepan nanti
Banyak cobaan untuk kisah cinta kita
Jangan cepat menyerah
Kau punya aku, ku punya kamu, selamanya kan begitu...
Senin, 24 September 2018
Fairy Tale
"In life there is no fairy tales, no happily ever afters, no prince charming.
In life it's reality where you are gonna be hurt, you are gonna cry.
But the best thing about reality is that there is a tomorrow"
In life it's reality where you are gonna be hurt, you are gonna cry.
But the best thing about reality is that there is a tomorrow"
Kamis, 30 Agustus 2018
Prestasi
Life is life, and one has experiences that are
painful and some that are very pleasant, and one has reward and
sacrifice and more reward and disappointment and joy and happiness, and
it's always going to be the same.
Senin, 20 Agustus 2018
Kecewa
Saya fikir kalau saya sudah jadi orang baik, hidup saya akan baik. Saya
fikir kalau saya tidak pernah berlaku buruk dan kasar pada orang lain, saya
akan diperlakukan hal yang sama oleh orang lain, tidak akan disakiti dan
diperlakukan dengan buruk. Kalau saya tidak pernah mengecewakan orang lain,
saya tidak akan dikecewakan. Nyatanya enggak, enggak sama sekali. Kadang jadi
mikir agak kacau, sayanya yang terlalu baik atau emang sayanya aja yang bodoh,
mau aja dijahatin sama orang.
Jarak
“Sesungguhnya diantara dosa yang
tidak bisa ditebus dengan pahal shlata, sedekah atau haji, maka bisa ditebus dengan kesusah payahan dalam
mencari nafkah “ HR. Ath Thabrani
“Sesungguhnya Allah menyukai
hamba yang bekerja dan terampil. Siapa yang bersusah payah mencari nafkah untuk
keluarganya maka ia serupa dengan seorang mujahid dijalan Allah” HR Ahmad
Minggu, 29 Juli 2018
Resign
Sudah setahun berlalu..., gak
kerasa sudah satu tahun saya bekerja ditempat yang baru, alhamdullilah sejauh
ini pekerjaan saya lancar dan bisa saya tangani dengan baik, begitu pula dengan
lingkungan tempat saya bekerja, setahun ini semuanya berjalan dengan baik,
seumur hidup saya berada didunia kerja alhamdullilah saya tidak pernah
berkonflik dengan atasan, maupun rekan kerja. Ditempat yang baru saya bisa
bekerja dengan tenang, tanpa harus takut apapun, keputusan saya resign tahun
lalu saya anggap sebagai keputusan yang tepat.
Minggu, 22 Juli 2018
Perhatian
Saya bukan orang yang suka cari
perhatian orang lain, kalaupun ada orang perhatian pada saya mungkin itu bentuk
kasih sayang Allah pada saya, seumur hidup saya mendapatkan cinta yang besar
dan melimpah dari keluarga, sahabat-sahabat, tetangga, juga murid-murid
dimanapun saya berada. Saya berusaha menjadi orang yang baik dimanapun saya
berada, berusaha secara ikhlas membantu siapa saja orang yang kesulitan dan membutuhkan
pertolongan.
Sabtu, 30 Juni 2018
Perjalanan
Minggu, 27 Mei 2018
Liverpool
Kekalahan Liverpool kemarin di
Kiev, kayanya bikin sedih banyak Liverpudlian, tidak terkecuali saya...., sedih
dan masih nyesek kerasa sampai sekarang, bukan hanya karena terlukanya Salah
yang disebabkan oleh Ramos, tapi juga karena Karius sang kiper yang mungkin dia
lelah sehingga gak bisa maksimal menjaga gawang Liverpool.
Jumat, 25 Mei 2018
Hinaan
Jika kau
menganggap kemuliaan seseorang datang karena banyaknya pujian dan penghargaan
manusia mungkin kamu harus belajar lagi membaca perjalanan hidup para kekasih
Allah, karena pada kenyataannya, hinaan dan caci maki yang datang dari manusia
ternyata mendatangkan kemuliaan bagi pemiliknya.
Kamis, 24 Mei 2018
Langsing
Baik saja tidak cukup, tapi harus
cantik, tapi cantik juga tidak cukup,
kamu harus punya penampilan dan bentuk tubuh yang ideal agar tetap dicintai
suami. Kesimpulannya menurut saya, kamu butuh seseorang yang mencintai kamu
dengan tulus, seseorang yang melihat kamu secara utuh, bukan fisiknya saja yang
dilihat, tapi diri kamu secara keseluruhan, karena ketika fisik kamu berubah,
dia tetap tulus mencintai kamu, dan tidak menuntut apapun dari diri kamu.
Kamis, 03 Mei 2018
Sakit
“Tear your heart out of your chest. And hand it to God.
There is no other healing. I swear, there is no other healing.” Yasmin
Mogahed
Senin, 23 April 2018
Cobalah
“Cobalah untuk menurunkan
ekspekatasimu terhadap orang lain, agar kamu tidak kecewa karena mereka pasti
memiliki kekurangan. Sebab kita seringkali tidak bisa memberi ruang pada rasa
kecewa dihati kita, Cobalah untuk melemaskan egomu terhadap setiap kehendak
agar tidak lelah menjalani hidup. Sebab banyak sekali urusan kita yang harus
berisinggungan dengan banyak orang sementara setiap orang memiliki kehendaknya
masing-masing” Kurniawan Gunadi
Senin, 16 April 2018
Sabar Tingkat Langit
“Hanya karena seseorang itu sabar
tingkat langit, maka bukan berarti dia lantas bisa disakiti, diinjak begitu
saja. Hanya karena seseorang kuat, maka bukan berarti dia layak dikecewakan,
dikhianati, dan diperlakukan tidak adil”
Tere Liye
Kamis, 29 Maret 2018
Tumblr
"Choose to be kind. Choose to forgive. Let your love grow and shine so that people may look at the example of your life and glorify God in Heaven" - Victoria Osteen
Minggu, 25 Maret 2018
Bagianmu
“Mungkin
bagianmu bukan didunia, mungkin kebahagiaanmu juga bukan dunia, terima dengan
ikhlas apa yang telah menjadi bagianmu, sisanya biar Allah yang mencukupi dan
mengurus hidupmu”
Minggu, 18 Maret 2018
Undangan Ariel
إِذَا دُعِىَ أَحَدُكُمْ إِلَى
الْوَلِيمَةِ فَلْيَأْتِهَا
“Jika salah seorang di antara kalian diundang walimah, maka hadirilah.”
(HR. Bukhari no. 5173 dan Muslim no. 1429).
Beberapa hari menjelang
pernikahannya, Ariel datang langsung kerumah bersama kamal dan istrinya, ia
memberikan langsung undangan nikahnya, serta meminta nasehat pernikahan pada
saya. Sekali lagi saya merasakan rasa bahagia dan sedih saat itu, bahagia karena
adik-adik saya yang berjuang sama-sama dimesjid akhirnya akan menggenapkan
setengah dinnya, sedih karena ada bagian yang hilang dalam hidup saya,
kesedihan yang tidak hanya dirasakan oleh saya pribadi, tapi juga orang-orang
dekat saya dan keluarga saya.
Diminta untuk memberi nasehat,
pun rasa-rasanya saya merasa tidak pantas, dan saya merasa dia salah alamat
kalau datang kepada saya, harusnya dia datang kepada Siska sahabat saya, yang
sekarang sudah jadi ibu dari 2 anak. Tapi bagaimana pun juga kondisi batin
saya, rasanya tidak mungkin kalau saya tidak menyampaikan sesuatu pada Ariel.
Pemuda itu telah banyak membantu saya berdakwah dimesjid membina adik-adik yang
lain. Bagi saya Ariel dan Kamal sudah seperti adik saya sendiri, kapan pun saya
membutuhkan pertolongan mereka selalu ada, bukan hanya fisiknya tapi doa-doanya
juga.
“Kehidupan rumah tangga itu tidak
mudah, kedepan mungkin cobaannya akan lebih berat, tapi yakinlah kepada Allah
niatkan semuanya karena ibadah, dan jangan pernah melepaskan istri kamu, jaga
dia dengan baik, semoga Allah jaga pernikahannya, tidak hanya didunia, tapi
juga sampai ke surga”
Air mata saya rasanya ingin
tumpah, tapi saya melihat rona bahagia dari wajah ariel dan kamal,
mudah-mudahan mereka bisa menjadi Imam yang baik buat keluarganya, dan dapat
meneruskan perjuangan dijalan dakwah dimanapun kelak mereka berada. Meski usia
mereka jauh dari saya, namun ada banyak pelajaran berharga yang saya terima
dari mereka, mereka juga yang selalu menguatkan saya untuk tetap berada dijalan
dakwah, meskipun kondisinya sangat memprihatinkan, saya yang kadang semangatnya
kendor jadi malu kalau diberi nasehat oleh mereka.
Dua hari menjelang pernikahan,
anak-anak Remasis mulai sibuk koordinasi dengan saya, masalah keberangkatan
sampai hadiah buat Ariel, saya tau betul bagaimana Ariel membina adik-adik
dimesjid, dan anak-anak mendapatkan banyak sekali pelajaran berharga dari
akangnya ini, maka dihari istimewa akangnya mereka juga ingin sekali untuk
datang. Singkat cerita, ayahnya Rafly mau meminjamkan mobilnya untuk kita,
meski kita gak tau yang bakal bawa mobilnya siapa. Mereka bilang kalaupun
mereka tidak bisa ikut kesana, minimal ada perwakilan dari Remasis, entah Saya
atau Kamal dan Istrinya. Itu plan kedua jika ada mobil mungkin saya, kamal dan
istrinya yang akan ikut mobil ayahnya rara.
Sehari sebelum keberangkatan,
ternyata ada kabar buruk dari Rafly, ternyata mobilnya disewakan pada orang
lain, alhasil kita gak punya kendaraan buat kesana, akhirnya saya dan kamal
mulai koordinasi, kita sama-sama cari mobil rental buat ke nikahan ariel,
alhamdullilah ada. Saya masih bingung siapa yang mau bawa mobilnya, dan Kamal
menjawab dengan santai “tenang aja teh nanti saya sama istri bisa gantian bawa
mobilnya” sejujurnya saya belum pernah pergi bareng sama kamal dan istrinya, Cuma
kamal pernah cerita kalau selama jadi relawan di Rumah Zakat dia biasa bawa
mobil.
Alhamdullilah besoknya kita bisa
berangkat bareng, Kamal dan Istrinya, saya, novan, rafly, iki, dan naufal
disatu mobil, akhwat yang lain pada gak bisa termasuk rara, karena dia lagi
banyak tugas disekolahnya. Dan yang bawa mobil tentu saja Kamal, hahahahha....
kadang saya berfikir, meski saya seorang perempuan saya pun harus bisa belajar
nyetir mobil karena dibeberapa kondisi, pasti dibutuhin, terlebih pada saat
tidak ada laki-laki. Lucunya selama perjalanan saya sama sekali tidak bisa
tidur dan mengajak kamal dan istrinya mengobrol, saya khawatir kamal yang
sedang menyetir ngantuk.
Sampai akhirnya Rafly bilang “teteh
hebat ih dari tadi gak tidur-tidur, kenapa teh? takut ya teh yang bawa mobilnya
a’kamal? wkwkwkkwkw” Iya mungkin kalo yang bawa mobilnya bapak atau mas sih
saya bisa tidur nyeyak, tapi saya baru pertama kali disupirin sama kamal dan
gak punya SIM juga. Alhamdullilah perjalanan pulang pergi lancar, dan satu
kebahagiaan buat saya bisa menghadiri pernikahan ariel dan vina sejak akad.
Bandung, 19 Maret 2018
Langganan:
Komentar (Atom)

























