“Sendiri itu,
adalah ketika merasa lebih banyak tahu dari orang lain. Dan itulah sebuah
jebakan. Sebab sesungguhnya apa yang kita yakini, belum tentu sebuah
pengetahuan yang sampai pada taraf ilmu.
Sendiri itu, ketika orang lain menyangka kita bisa, padahal kenyataannya kita tidaklah demikian.
Sendiri itu, pada saat orang lain mengatakan kita cerdas, padahal kita belum terlalu mengerti apa-apa. Disana tentu sudah pasti ada jebakan, yang bakal menyeret kita pada kepercayaan diri yang tak memberi rasa aman.”
Sendiri itu, ketika orang lain menyangka kita bisa, padahal kenyataannya kita tidaklah demikian.
Sendiri itu, pada saat orang lain mengatakan kita cerdas, padahal kita belum terlalu mengerti apa-apa. Disana tentu sudah pasti ada jebakan, yang bakal menyeret kita pada kepercayaan diri yang tak memberi rasa aman.”
|
—
|
Sultan Hadi
& Ahmad Zairofi, Tarbawi Ed.284
|

