Entah apa yang terfikir saat ini, saat saya what’s upan
dengan teman yang menanyakan alasan saya menolak ikhwan yang ingin ta’aruf
dengan saya.
“ Dia bukan tipe dirimu yah?”
Jawaban saya pada saat itu entah jujur atau tidak, tapi saya
spontan menjawab :
Abis gak militan, Aku
sukanya ikhwan yang militan, Yang lebih mentingin urusan umat (dakwah) daripada
urusan sendiri.
Alasannya mungkin tidak sesederhana itu, jujur bagaimana
bisa saya berta’aruf dengan seseorang yang bahkan tidak tau ta’aruf itu seperti
apa? Apakah saya harus berta’aruf dengan seseorang yang hanya pandai memuji,
tapi tak pernah punya keberanian untuk datang menghadapi orang tua saya?
Aku kemudian
berfikir... apakah aku begitu militan dalam berdakwah, hingga aku berkata
seperti itu pada temanku. Ah... aku selalu yakin jika dibumi yang mungkin sudah
rusak ini, masih ada orang-orang yang dengan penuh keikhlasan mewakafkan
dirinya, hidup dan matinya dijalan dakwah. Dan aku tau hanya orang-orang luar
biasa yang mampu melakukan itu.
Tapi... biarlah kata-kata itu menjadi doa, biarlah malaikat
yang mengaminkannya, menyampaikan pada pemilik Bumi dan Langit , aamiin
Bandung, 19 Januari 2014
.jpg)

