Pernah merasa hidup ada di ujung tanduk, atau diujung jurang? ya mungkin ini hanya sebuah premis yang menggambarkan kesulitan hidup, karena yang namanya diujung, hanya ada 2 peluangnya, antara selamat atau tidak selamat. Dan alhamdullilah walau sudah diujung tanduk, diujung bulan agustus, saya berhasil menyelesaikan tesis, tesis yang mungkin kasarnya hanya dikerjakan 2 bulan, karena saya harus revisian hasil seminar proposal selama kurang lebih 4 bulan bersama dramanya.
Saya akui saya mengerjakan tesis seperti kuda, cepat, dan mungkin banyak kurangnya, tapi sejujurnya saya mengerjakan tesis dengan banyak air mata, lelah, dan kurang tidur, bolak balik sekolah, dan tidur hingga larut malam, saya yakin saya punya kekuatan sebesar ini karena ada Allah yang menolong saya, ada ibu, bapak, mas, dan mbak yang selalu mendoakan saya, juga doa orang-orang baik yang tulus menyayangi saya.
Sebenarnya masih banyak revisian, tapi besok harus ikut aksi Palestina, tapi saya tidak mau ribut dengan atasan saya disekolah, saya tau saya sudah banyak izin selama menyelesaikan Tesis ini, tapi saya tidak punya banyak pilihan, lagipula mencari pekerjaan saat ini sangat sulit, jadi sesulit apapun pekerjaan saya disekolah, Insya Allah akan saya hadapi.
Mungkin suatu hari nanti Allah akan memberikan kehidupan yang lebih baik untuk saya... aamiin
Ya Allah aku tau tanpa pertolonganMu, aku tidak akan mampu melewati masa-masa sulit ini, aku mohon mudahkan lah sidang 2 ini semoga aku bisa lulus dengan predikat cumlaude, aku ingin membuat ibu dan bapak bahagia, berikanlah rizky yang halal dan berkah kepadaku.
Semoga aku bisa kembali lagi ke Jepang, aamiin.
Bandung, 23 Agustus 2025
