Setiap keputusan yang saya ambil
tentu semuanya akan berdampak kepada kehidupan saya, saya tau keputusan yang
saya ambil beberapa hari yang lalu benar-benar didasari oleh prinsip beragama
saya, walaupun saya merasa saya belum
bisa kaffah menjalankan kewajiban saya sebagai seorang muslim, tapi saya
berkewajiban untuk menaati apapun yang sudah Allah dan Rasul perintahkan.
Siapa yang berusaha membenahi batin, Allah SWT akan meluruskan lahirnya, siapa yang berbuat demi agamanya niscaya Allah akan menanggung kehidupan dunianya, siapa yang memperbaiki hubungan dengan Allah SWT maka Allah akan memperbaiki hubungannya dengan makhluk (Ali bin Abi Thalib)
Rabu, 31 Oktober 2018
Senin, 22 Oktober 2018
Mimpi
Setiap bangun di waktu shubuh,
ada perasaan yang menyelinap dihati, saya berfikir bahwa saya hanya mimpi
buruk, saya berfikir bahwa semua hal buruk yang saya alami kemarin hanya mimpi,
hanya mimpi. Atau saya berharap saya tertidur, dan tidak pernah bangun lagi,
tidak harus “bangun” dan kembali ke kehidupan nyata seperti sekarang.
Kenapa semuanya begitu cepat
berakhir? saya seperti Cinderella..., yang berubah cantik dalam sekejap,
bahagia sekejap, lalu ketika waktunya habis, semuanya menjadi hitam... saya tidak
lagi merasa saya cantik, dan saya tidak lagi bisa merasakan apa yang namanya
“bahagia”
Saya... hanya tersadar saat
muazin itu menyebut-nyebut NamaMu saat Azan.
Allahu Akbar... Allahu Akbar....
Laa illahaillallah....
Ini dunia... bukan Surga...
Tak ada kebahagiaan yang abadi
disini, pun dengan kesedihan, tak ada kesedihan yang abadi disini. Apa yang ada
dalam genggaman kita saat ini semuanya hanyalah titipan, bukan milik kita.
Semuanya Milik Allah dan akan kembali kepada Allah.
Bandung 22 Oktober 2018
Kamis, 11 Oktober 2018
Yang Sakit
“Tidaklah menimpa seorang mukmin
rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan
sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengan
dosa-dosanya”. (HR. Muslim no. 2573).
Langganan:
Komentar (Atom)


