Sabtu, 22 April 2017

Dalam Doaku


Dalam doaku subuh ini kau menjelma langit yang semalaman tak memejamkan mata, yang meluas bening siap menerima cahaya pertama, yang melengkung hening karena akan menerima suara-suara

Ketika matahari mengambang tenang diatas kepala, dalam doaku kau menjelma pucuk-pucuk cemara yang hijau senantiasa, yang tak henti-hentinya mengajukan pertanyaan muskil kepada angin yang mendesau entah dari mana

Dalam doaku sore ini kau menjelma seekor burung gereja yang mengibas-ibaskan bulunya dalam gerimis, yang hinggap diranting dan menggugurkan bulu-bulu bunga jambu, yang tiba-tiba gelisah dan terbang lalu hinggap didahan  mangga itu

Maghrib ini dalam doaku kau menjelma angin yang turun sangat perlahan dari nun disana, berjingkat dijalan dan menyentuhkan-nyentuhkan pipi dan bibirnya dirambut, dahi, dan bulu-bulu mataku

Dalam doaku malam ini kau menjelma denyut jantungku, yang dengan sabar bersitahan terhadap rasa sakit yang entah batasnya, yang setia mengusut rahasia demi rahasia, yang tak putus-putusnya bernyanyi bagi kehidupanku

Aku mencintaimu,
itu sebabnya aku takkan pernah selesai mendoakan keselamatanmu

Sapardi Joko Damono, 1989

Baik saja tidak cukup

“Jika Allah menginginkan kebaikan pada hamba, Dia akan segerakan hukumannya di dunia. Jika Allah menghendaki kejelakan padanya, Dia akan mengakhirkan balasan atas dosa yang ia perbuat hingga akan ditunaikan pada hari kiamat kelak” (HR. Tirmidzi no 2396, hasan shahih kata Syaikh Al Albani

Senin, 10 April 2017

Kapan Meninggal ?



“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada Hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya” (QS Ali Imran : 185)

Rabu, 05 April 2017

Lembut dan Kuatkan Hatimu



Ibnul Qayyim Rahimahullah berkata :
“Tidaklah seorang hamba mendapatkan hukuman yang lebih berat daripada hati yang keras dan jauh dari Allah” (AL Fawa’id hal 95)