Sabtu, 22 April 2017

Baik saja tidak cukup

“Jika Allah menginginkan kebaikan pada hamba, Dia akan segerakan hukumannya di dunia. Jika Allah menghendaki kejelakan padanya, Dia akan mengakhirkan balasan atas dosa yang ia perbuat hingga akan ditunaikan pada hari kiamat kelak” (HR. Tirmidzi no 2396, hasan shahih kata Syaikh Al Albani

Jangan pernah berburuk sangka dengan Allah ketika Allah timpakan ujian kepada kita, itulah yang selalu saya yakinkan pada diri saya, dunia memang bukan tempat tinggal, dunia adalah tempat meninggal, dan sebuah kebodohan mengharapkan kebahagiaan selalu ada didunia, dunia ini hanya sementara, tempatnya manusia menyiapkan bekal untuk kehidupan yang lebih kekal diakhirat.

Terlalu bodoh ketika saya sudah merasa menjadi orang cukup baik, hanya karena saya tidak melakukan dosa-dosa besar yang dilarang agama, ketika saya sudah berusaha berbuat baik kepada semua manusia yang saya kenal, mungkin dihadapan Allah saya ini masih penuh dengan dosa, jauh dari kebaikan, hingga saya harus selalu beristigfhar dan meminta ampun kepada Allah setiap hari.

Allah menguji manusia untuk mengetahui kadar Keimanan seorang hambaNya, tidak peduli kamu orang baik atau orang buruk, semua manusia akan diuji dengan Keimanannya, tak peduli kamu suka atau tidak suka. Kalau ujiannya Allah berikan hanya kepada orang-orang yang tidak baik atau orang jahat saja, mungkin didunia ini tidak akan pernah ada  orang jahat, karena mungkin orang-orang yang tidak baik itu pasti sudah habis Allah musnahkan, lalu siapa yang akan menguji keimanan orang-orang yang baik ?

Kalau Allah hanya menguji manusia yang tidak baik, kenapa Allah berikan ujian yang bertubi-tubi kepada para Nabi dan Rasul, yang jelas-jelas mereka adalah manusia pilihan yang selalu beribadah dan beramal sholeh kepada Allah. Bukankah mereka yang lebih layak mendapatkan kenikmatan dan kebahagiaan didunia? Kenapa perempuan-perempuan sholehah seperti Maryam, atau Asiah yang juga beriman dan bertakwa kepada Allah harus menerima ujian hidup yang menyesakkan dada dan membuatnya berdoa meminta pertolongan dan perlindungan dari Allah?

“Sesungguhnya pahala besar karena balasan untuk ujian yang berat. Sungguh, jika Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan menimpakan ujian untuk mereka. Barang siapa yang ridho, maka ia yang akan meraih ridho Allah. Barangsiapa yang tidak suka, maka Allah pun akan murka.” (HR. Ibnu Majah no 4031, hasan kata Syaikh Al Albani)

ternyata baik saja tidak cukup.

Bandung, 22 April 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar