Sepertinya kata-kata diatas itu benar-benar ditunjukkan kepada saya -____-
Jujur saya memang orang yang kepoan, meski saya gak suka dikepoin sama orang, tau kan arti kepo apa??? dari salah satu gambar yang entah saya nemu dimana definisi dari KEPO itu sederhana, Knowing Every Particular Object, atau bahasa sederhana "Pengen Tau segala hal", yah bagaimana tidak kepo, jika dipancing-pancing untuk kepo (nyalahinorang). Tapi dengan berbagai asumsi dan alibi, kepo buat saya bukan hal yang dosa, jika yang dikepoin itu positif. Contoh sederhana kepo sama Al-Quran, jadi belajar banyak hal tentang Al-Quran, mulai dari huruf-hurufnya yang unik, cara bacanya yang agak susah, artinya, kandungannya, dan berbagai hal yang ada didalamnya.
Sayangnya Kepo saay terhadap Al-Quran masih sangat minim, jadi lain waktu saya akan berusaha lebih kepo lagi. Dan satu hal yang paling sering dilakukan manusia adalah ngepoin orang yang dia suka, ntah itu artis, olahragawan, politikus, penulis, ustadz, atau mungkin orang yang spesial #eh. Tapi maaf berhubung saya pemalu sekali. saya tidak punya keberanian untuk ngepoin yang terakhir, jadi diskip aja, saya lebih suka ngepoin orang-orang Sholeh yang berjalan diatas cahaya.
Intinya, kadang saya suka kepo sama akhwat yang menurut saya cantik bangeeeeeet, cantik yang plus plus, kaya Maudi Ayunda, yang bukan cantik, tapi pinter, baik hati, tidak sombong, dan punya suara merdu. Bukan-bukan yang kaya gitu doang, tapi yang cantik, pinter, baik hati, tidak sombong, dan sholehah. Hingga akhirnya bertemulah saya dengan nona manis yang membuat saya gak bisa berhenti kepo. Karena yaaah, memang perempuan luar biasa aja. Yang sering kali merendah, meski sejatinya ia meroket ke Bulan -___-
saya berhusnudzon beliau memang orangnya tawadhu.
Memang kepo bikin galau, karena buat cantik kaya dia, bukan dengan cara nyaingin cara dandannya, nona ini gak pernah dandan tapi udah cantik, apalagi kalo didandanin yah. Sudahlah cantik itu kan relatif, tapi gak cantik itu mutlak, jadi suyukuri apa yang ada.
Pinter..., ah ini juga rada susah, gimana yah kapasitas orang kan beda-beda. Tapi manusiawilah jika saya pengen bisa pinter kaya dia. Tapi ini butuh perjuangan luar biasa, ibaratnya dia udah lari sprin 500 meter jauh didepan saya, sementara saya mau lari sprin udang ngos-ngosan minta ampun #kasihan
Sholehah.... apalagi ini..., saya sangat-sangat paham jika kapasitas dan kemampuan beribadah dan beramal tiap manusia itu beda-beda, jadi gak mungkin juga saya mengejar dia lewat amal ibadah yang sudah diatas rata-rata, ibaratnya ketika saya baru ngapalin Juz 30 dia udah punya hafalan 3 Juz, atau saya yang mungkin sholat tahajudnya jarang-jarang, cuma seminggu sekali, dia tiap hari, saya yang cuma bisa shaum senin-kamis dia udah Istiqomah shaum daud, beda kan?
Jadi berhentilah ngepoin orang, kalo itu bikin kamu galau, apalagi jadi down. Ingat setiap manusia itu punya kelebihan dan kekurangan masing-masing, jangan suka banding-bandingin hidup kamu sama hidup orang lain, karena pasti gak sebanding dan gakan sama. Selamat menikmati kekepoan, asal jangan Galau :)
Bandung 9 Januari 2014

Tidak ada komentar:
Posting Komentar