Ketika tubuh kita terasa sakit atau terluka, kita bisa berikhitar datang ke dokter untuk diperiksa dan meminta obat agar sembuh, tapi jika yang sakit dan terluka itu adalah hati dan perasaan kita, yang bisa kita lakukan adalah hanya datang kepada Allah, memohon ampunan, dan minta disembuhkan. Dan sakitnya hati ini tidak pernah bisa dilihat oleh orang lain, sebesar apa sakitnya, bagaimana sakitnya, karena orang lain tidak dapat merasakannya.
Saya tidak tau bagaimana caranya
untuk dapat bertahan hidup selain bergantung dan berserah diri hanya kepada
Allah Subhana Wa Taala, bagaimana caranya menyembuhkan rasa sakit yang begitu
menyesakkan dada, selain meminta pertolongan kepada Allah. Menjalani kehidupan
dengan baik dan prasangka baik kepada Allah, saya berusaha memahami bahwa Allah
Maha Baik, mustahil Allah bersifat Zalim kepada hambaNya, saya berusaha
memahami bentuk kasih sayang Allah yang belum sepenuhnya bisa saya terima.
Saya menyadari diatas kesedihan
saya sebenarnya ada orang yang lebih merasakan sakit atas ujian ini, yang jika
mengingatnya saya merasa amat sangat bersalah padanya, dan saya tidak ingin
melihat kesedihan diwajahnya, saya berusaha menjalani hidup saya dengan baik
dengan penuh kesabaran, tidak lagi saya tunjukkan air mata dan kesedihan
dihadapannya, ia adalah orang yang paling kuat Imannya, paling banyak cintanya,
untuk Istrinya, anak-anaknya, dan juga cucu-cucunya.
Sepenuhnya saya serahkan hidup
saya pada Allah, bahkan jika memang sisa umur saya, harus saya habiskan untuk
berbakti kepada kedua orang tua saya, insya allah saya ridha, semoga bakti saya
pada mereka membuat Allah menyayangi mereka, dan memberikan surga untuk mereka
berdua, aamiin.
Bandung, 4 Mei 2018

Tidak ada komentar:
Posting Komentar