Baik saja tidak cukup, tapi harus
cantik, tapi cantik juga tidak cukup,
kamu harus punya penampilan dan bentuk tubuh yang ideal agar tetap dicintai
suami. Kesimpulannya menurut saya, kamu butuh seseorang yang mencintai kamu
dengan tulus, seseorang yang melihat kamu secara utuh, bukan fisiknya saja yang
dilihat, tapi diri kamu secara keseluruhan, karena ketika fisik kamu berubah,
dia tetap tulus mencintai kamu, dan tidak menuntut apapun dari diri kamu.
Saya berada satu ruangan dengan
ibu-ibu muda, ada 8 orang yang menghuni tempat saya bekerja, 5 orang ibu muda,
dan 2 orang gadis muda yang akan menggenapkan setengah dinnya, yang masuk
bersama saya disekolah ini. Bisa ditebak kan apa yang menjadi perbincangan
sehari-hari diruangan tempat saya bekerja ini?
Kehidupan rumah tangga, suami, juga anak. Yah saya mendapat banyak
cerita tentang kehidupan rumah tangga, mulai dari masalah remeh temeh, sampai
konflik bak sinetron atau ftv pintu hidayah dan pintu berkah yang ada di
Indosiar.
Konflik rumah tangga yang ceritanya
seperti di Indosiar, konflik dengan suami, dengan ibu mertua, dengan ipar, atau
tetangga, kalau sudah begitu saya tidak ikut bersuara, toh selama ini juga saya
banyak diam, ketika ibu-ibu sudah membahas tentang perkembangan anak mereka
dirumah, maklum saya belum punya anak, dan gak tau kapan akan dikaruniai anak,
saya hanya bisa menjadi pendengar yang baik, dan banyak-banyak berdoa
mudah-mudahan Allah juga kasih anak ke saya kelak.
Salah satu perbincangan yang
paling sering di obrolkan ibu-ibu muda ini adalah masalah berat badan, setelah
hamil, melahirkan, dan menyusui, otomatis berat badan ibu-ibu muda ini tidak
lagi berada di kondisi ideal, mau tidak mau karena pengaruh hormon dan
sebagainya tubuh-tubuh mereka tidak lagi langsing seperti halnya saat belum
menikah dan berumah tangga. Saya memahami ini dengan sangat baik, ibu saya dulu
waktu masih gadis langsing sekali, tapi setelah melahirkan empat orang anak,
tubuhnya jadi gemuk, dua kakak perempuan saya juga sama, jadi saya pun bisa
menyimpulkan jika nanti saya melahirkan pasti berat badan saya akan bertambah
lebih besar dari sebelumnya.
Beruntung kalau kamu punya suami
yang sayang sama kamu yang tidak melihat kamu dari fisik dan penampilan saja,
yang sayangnya tidak berubah meski kamu mungkin nanti tidak cantik lagi,
gendut, dan menua. Beruntung kalau kamu punya suami yang selalu ada disamping
kamu, selalu menyemangati kamu, bukan hanya karena ingin lihat tubuh kamu yang
langsing atau seksi, tapi dia yang ingin melihat kamu sehat dengan kondisi tubuh
yang ideal, yang kalaupun kamu susah langsingnya tapi dia mau mendukung kamu
dan menemani kamu buat olahraga.
Kalaupun tidak, dan mendapatkan
suami yang banyak menuntut ini itu, mudah-mudahan kamu bia bersabar, mungkin
suami kamu ingin kamu bisa seperti Dian Sastrowardoyo, Nia Ramadhani, atau
Shopia Latjuba yang sudah punya 2 anak
tapi badannya tetap langsing dan bagus. (Dia lupa kalo biaya perawatan
dan makanan diet itu harganya gak murah). Terimalah keinginannnya bagaimanapun
juga dia suami kamu, tidak ada gading yang tak retak, dia bukan malaikat, dia
laki-laki biasa, pahamilah itu. Semoga kesabaran kamu jadi ladang pahala,
semoga semua jerih payah kamu buat nurunin berat badan demi menyenangkan suami
dicatat sebagai amal sholeh.
Karena kalau boleh jujur, tidak
ada wanita yang suka dengan kondisi tubuh yang berlebih (gemuk), semua wanita
juga ingin punya tubuh yang ideal, cantik, dan menarik. Tapi semua ini tidak
bisa instan, para artis itu cantik-cantik dan langsing-langsing karena mereka
melakukan perawatan rutin ini itu, makanannya pun tentu makanan pilihan yang
sudah ditakar dan disesuaikan dengan resep dokter atau ahli gizi. Kalau wanita
itu hanya ibu rumah tangga biasa, atau seorang istri yang juga bekerja untuk
membantu keuangan keluarga, sebaiknya para suami bisa lebih berempati dan tidak
banyak menuntut ini itu kepada Istrinya. Seorang istri ketika sudah menikah,
hal yang paling ia utamakan adalah suami dan anaknya, mungkin waktunya banyak
habis untuk mengurus rumah tangga.
Jika ingin istri cantik,
langsing, dan menarik, berilah dukungan yang positif, tidak hanya secara moril
tapi finansial pun harus diperhatikan, penuhilah hak-haknya, karena jika kamu
bisa membahagiakan istri kamu, saya yakin istri kamu akan menjadi wanita yang
sangat cantik. Dan yang lebih baik dari itu semua, anak-anak kamu tidak hanya
butuh ibu yang cantik, tapi juga ibu yang cerdas dan sholehah.
Bandung, 19 Mei 2018

Tidak ada komentar:
Posting Komentar