"The more you Love, the more it Hurts" -Lany
Siapa yang berusaha membenahi batin, Allah SWT akan meluruskan lahirnya, siapa yang berbuat demi agamanya niscaya Allah akan menanggung kehidupan dunianya, siapa yang memperbaiki hubungan dengan Allah SWT maka Allah akan memperbaiki hubungannya dengan makhluk (Ali bin Abi Thalib)
Minggu, 19 Januari 2020
Rabu, 08 Januari 2020
Why Me?
Allah tested Nuh (عليه السلام) with a flood.
Ibrahim (عليه السلام) with a fire.
Ya'qub (عليه السلام) with blindness.
Yusuf (عليه السلام) with separation.
Ayyub (عليه السلام) with illness.
Musa (عليه السلام) with tyrants.
Harun (عليه السلام) with betrayal.
Yunus (عليه السلام) with patience.
Sulayman (عليه السلام) with a kingdom and Dawud (عليه السلام) with war.
Tests will come.
Never say, “Why me?”
Ibrahim (عليه السلام) with a fire.
Ya'qub (عليه السلام) with blindness.
Yusuf (عليه السلام) with separation.
Ayyub (عليه السلام) with illness.
Musa (عليه السلام) with tyrants.
Harun (عليه السلام) with betrayal.
Yunus (عليه السلام) with patience.
Sulayman (عليه السلام) with a kingdom and Dawud (عليه السلام) with war.
Tests will come.
Never say, “Why me?”
Jumat, 27 Desember 2019
Takut
Pernikahan secara teori tampak mudah dan sederhana. Tetapi semuanya menjadi sama sekali tidak sederhana saat ia sudah dihadapkan pada seorang manusia. Seseorang yang lengkap dan memiliki banyak pertimbangan terkait masa lalu, keadaan keluarga, nilai-nilai, pandangan hidup, visi misi, juga hal-hal lain yang mungkin tidak pernah ada dalam hidupmu, apalagi pikiranmu. Sebab itulah, mendoakan jauh lebih baik daripada menilai. Memahami jauh lebih baik daripada berburuk sangka.
-Kurniawan Gunadi
-Kurniawan Gunadi
Uninstall
"Social Media has created jealous behaviour over illusions. Sadly some are envious of things, relationships and lifestyles that don't even exists" anonim
Minggu, 24 November 2019
Pilu
“Tahukah kau, kita bisa menukar
banyak hal yang menyakitkan yang dilakukan orang lain dengan sesuatu yang lebih
hakiki, lebih abadi... Rasa sakit yang timbul karena perbuatan aniaya dan
menyakitkan dari orang lain itu sementara. Pemahaman dan penerimaan tulus dari
kejadian yang menyakitkan itulah yang abadi” -Tere Liye
Minggu, 10 November 2019
Kau tetap seorang Ibu
Kau tetap seorang Ibu, walaupun
belum melahirkan seorang anak
Keu tetap seorang Ibu, meskipun kau kehilangan buah hatimu
Kau tetaplah seorang Ibu saat
menunggu bertahun-tahun perutmu ditiupkan ruh berupa anak oleh Allah
Kau tetaplah seorag Ibu, ketika
kau memutuskan merawat anak yang baru saja kehilangan ibunya
Kau tetap seorang Ibu, meskipun
kau bercerai dari suamimu yang zalim
Kau tetaplah seorang Ibu,
meskipun kehilangan rahimmu karena suatu penyakit
Dan kau tetap seorang Ibu,
meskipun Allah belum menakdirkanmu menikah sampai sekarang, lalu kau memutuskan
untuk menyanyangi semua anak didunia
Naluri keibuaan selalu dimiliki
oleh semua wanita didunia, tak peduli apapun kondisinya.
-
Nadhira
Arini
Minggu, 03 November 2019
Langganan:
Postingan (Atom)





