Selasa, 27 Agustus 2019

Ar Razzaq


“Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan keperluanya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendakiNya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu” QS Ath Thalaq : 2-3

Selama menjadi anak, saya berusaha untuk menerima apapun yang diberikan oleh orang tua saya, saya cukup tau diri untuk tidak meminta sesuatu diluar kemampuan orang tua saya, dan alhamdullilah meski tidak dengan kelimpahan harta benda, orang tua saya sudah mencukupi kebutuhan saya sebaik mungkin hingga akhirnya saya bisa bekerja dan menghasikan rezeki sendiri. Saya bersyukur barang mahal yang mampu saya beli sekarang, semuanya adalah hasil kerja keras saya sendiri, dan tentunya barang “mahal” buat saya dan buat orang lain tentu kadarnya akan berbeda dan bersifat relatif, bergantung pada pendapatan seseorang.

Dan selama menjadi seorang istri, saya rasa-rasanya tidak pernah menuntut lebih, saya merasa cukup dengan apa yang diberikan oleh suami, dan rasa-rasanya saya tidak pernah meminta ini itu diluar kebutuhan sehari-hari, saya cukup tau diri, dan tidak ingin merepotkan suami saya, saya tidak pernah minta dibelikan perhiasan mahal, baju-baju, tas, dan sepatu, bahkan ketika laptop dan handphone saya rusak, saya tidak minta dibelikan yang baru, saya beli dengan menggunakan uang saya sendiri, bahkan untuk orang tua saya pun, saya tidak pernah mengambilnya dari uang bulanan yang diberikan suami, uang untuk orang tua saya benar-benar berasal dari keringat saya sendiri, mengajar di bimbel.

Dan tahun ini ketika tahun ajaran baru, ketika ada perubahan kurikulum dan sebagainya disekolah, tiba-tiba saja jam mengajar saya berkurang drastis, yang asalnya hampir 20an jam/minggu sekarang menjadi 7 jam/minggu. Saya kehilangan sekitar Rp 300.000/bulan, lumayan besar buat saya, uang sebesar itu bisa digunakan untuk bayar listrik dan telepon tiap bulan, sedih. Dan hal ini pun saya sampaikan kepada orang tua saya, mereka sudah sangat bersyukur bisa melihat saya mendapatkan pekerjaan ditempat yang baik, dan ibu hanya bilang “Ya udahlah gapapa... disyukurin aja, mudah-mudahan kamunya sehat, jangan difikiran, yang penting ibu dan bapak sehat juga” hati saya meleleh, mata saya sudah berkaca-kaca, saya tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan ibu kalau melihat jauhnya dan terjalnya tempat saya bekerja.

Dan sekarang saya mulai berfikir untuk lebih berhemat, gausa banyak gaya, karena saya sendiri pun bukan tipe perempuan yang gak banyak gaya, gausa pengen cantik pake beli skin care –skin care mahal dan kosmetik mahal, beli yang murah dan terjangkau yang penting mukanya terawat dan gak kusam, gausa beli gadget mahal, walau saya masih punya tabungan, dan bisa beli I Phone X kalau mau, ah dari dulu juga saya ganti hp kalo hp saya ilang atau rusak, kalau masih bisa hidup dan digunakan, saya gakan ganti-ganti hp dan gakan beli hp yang harganya mahal-mahal, tabungan saya terlalu berharga dibelikan HP mahal, lebih baik ditabung untuk umroh atau haji. Baju-baju saya udah punya banyak, begitu pun dengan tas dan sepatu, saya gakan beli-beli lagi untuk jangka waktu panjang.

Satu yang gak bisa dihentikan mungkin hanya pengeluaran untuk buku, saya agak royal untuk beli buku, walau harus ngeluarin uang cukup banyak, bagi saya buku itu bisa jadi ilmu dan investasi berharga dimasa datang. Tapi kayanya sebisa mungkin akan saya kurangi juga. Saya hanya berharap Allah bukakan pintu rezeki yang lain untuk saya, agar saya dapat beribadah dengan sebaik baiknya, bisa mengurus dan menjaga kedua orang tua saya dengan baik, semoga Allah kasih saya kesehatan begitu pula untuk kedua orang tua saya. Ya Razzaq... Engkaulah Yang Maha Kaya, dan Engkaulah Yang Maha Pemberi Rezeki, Cukupkanlah rezekiku didunia, dan mudahkan segala urusanku didunia, semoga Engkau golongkan aku bersama keluargaku sebagai orang-orang yang pandai bersyukur...

Bandung, 28 Agustus 2019

Tidak ada komentar:

Posting Komentar