Picture : Instagram
Hikmah dari ujian berat yang menimpamu adalah kamu jadi dipaksa untuk berserah diri sepenuhnya pada Allah semata sebab tak ada daya dan upaya melainkan hanya dengan pertolonganNya
– Taufik Aulia
“Kamu sudah berjalan sejauh ini,
dan kamu bisa berdiri tegak, bisa menjalani hari-hari dengan baik, walau
mungkin disatu titik kamu masih harus berdamai dengan diri kamu sendiri,
sungguh menyembuhkan luka batin itu bukan perkara yang sederhana, semua butuh waktu,
dan semua butuh ruang penerimaan yang besar, yang mungkin masih harus kamu
perjuangkan hingga saat ini”
Saya tau ada kekhwatiran dalam
diri saya, yang tidak bisa saya sembunyikan selama ini, ada rasa takut yang
sering kali menghantui saya perkara masa depan, tapi kepada siapa lagi saya menyerahkan
diri saya selain kepada Allah? Saya tau saya tidak selalu ada dalam kondisi “baik-baik
saja” ada waktu dimana saya merasa sendiri dan bertanya, “Apa yang Allah
kehendaki untuk saya?” mengapa jalan saya tidak sesederhana kehidupan
orang-orang lain? Kenapa saya harus melewati segala jalan berliku yang kadang
menyesakkan dada? Padahal sejatinya saya bukan seorang yang kuat Iman dan
Ketakwaannya.
Saya hanya bisa belajar mencintai
diri saya lebih baik, menyadari bahwa saya harus merawat lahir dan batin saya
dengan baik, saya berusaha untuk tidak menyakiti diri saya dengan tidak
mebanding-bandingkan kehidupan saya dengan orang lain. Saya selalu ingat nasihat
Ustadz Salim A Fillah, tentang “Rahasia Takdir” mengapa ia dirahasiakan, agar
kita tetap berprasangka baik pada Allah, agar kita tetap berdoa yang terbaik
dan meminta yang terbaik untuk segala hal pada Allah. Semoga Allah limpahkan
kesabaran yang luas kepada saya menerima segala takdirnya, saya percaya Allah
akan memberikan sesuatu yang jauh lebih baik dari yang saya minta selama ini,
jika ini tidak berjalan dengan baik, mungkin ini bukan akhirnya, karena segala
kebaikan akan datang pada akhirnya, aamiin.
Bandung, 31 Oktober 2021

Tidak ada komentar:
Posting Komentar