“Allah does not forget the good you do, nor does He forget the good you did to others and the pain you relieved them from. Nor will He forget the eye which was about to cry but you made it laugh”
- Ibnu Qayyim
Beberapa minggu lalu sebuah pesan
whatss app masuk ke handphone saya, ada pesan yang cukup panjang dari murid
saya
“ Assalamualaikum ibu, mohon maaf
mengganggu, dengan tidak mengurangi rasa hormat kalau ibu berkenan saya ada
laptop dibandung, kebetulan saya dipapua udah ada laptop ayah, alangkah lebih
bermanfaat apabila laptop saya yang
dibandung ibu yang gunakan, kalau ibu
berkenan nanti diantarkan sama supir ayah yang dibandung, makasih ibuuu”
Saya sore itu agak kaget, Antara bahagia
dan sedih…. Ya Allah, mimpi apa saya semalam, saya tidak ikut kompetisi apapun,
tidak ikut ikoy-ikoyannya arief, tidak juga ikut undian berhadiah, tiba-tiba
saja ada murid baik hati yang mau memberikan laptopnya pada saya, walau pun
bukan laptop baru, tapi ini benar-benar berharga. Laptop saya yang warna biru
sudah cukup lemot, sudah ganti LCD, ganti Baterai, dang anti Charger, dan rusak
pula speakernya hingga harus menggunakan headshet jika harus digunakan. Singkat
cerita setelah konfirmasi apakah dia tidak akan memakainya dan lain sebagainya,
malamnya laptop itu benar-benar diantarkan kerumah oleh supirnya dan saya
gunakan sekarang untuk bekerja dan menulis.
Saya memang sudah berencana untuk
membeli laptop tahun depan, tapi mengingat harga laptop sekarang cukup mahal
dan rata-rata diatas 5 juta, akhirnya saya harus bersabar untuk menabung,
alhamdullilah ini rizky yang sangat bermanfaat bagi saya, terima kasih Ya
Allah, laptop second seperti ini kalau beli pun mungkin harganya ada diatas 3
jutaan, tapi saya bisa memakainya gratis, sungguh laptop ini sudah dipindahkan
data-datanya oleh murid saya, dan saya tinggal memakainya seperti laptop baru.
Saya mungkin belum punya keluarga
kecil yang bahagia, tapi saya masih punya orang tua dan kaka-kaka yang sayang pada
saya, itu sudah lebih dari cukup, saya dikelilingi oleh orang-orang yang baik
dan sayang pada saya, sahabat, adik-adik dimesjid, murid-murid, dan rekan kerja
yang baik hati itu merupakan sebuah berkah yang tidak ternilai.
Beberapa hari yang lalu, seorang
petugas kebersihan (K3) dikantor menawarkan jeruk bali pada saya, kebetulan
saya tidak sedang bertugas disekolah yang di dago, dengan baik hatinya bapak
itu bilang pada saya “nanti kalau ketemu ibu dibawain” dan benar saja besoknya
ketika saya tugas di jalan supratman bapak itu membawakan saya sebuah jeruk
bali yang cukup besar dan cukup manis.
Dan bukan cuma bapak itu yang
baik pada saya, ibu petugas kebersihan dikantor saya yang cukup dekat dengan
saya, dan tau saya suka tanaman, tiba-tiba bertanya pada saya “ Ibu udah punya monstera?”
(jenis tanaman hias yang cukup terkenal) “ belooooom teeeeeh “
“Oh yauda, nanti saya bawain ya
bu….. “ dan benar saja, besoknya
diruangan saya sudah ada pohon monstera tiga daun yang cukup besar dan cantik
ada di ruangan kerja saya, sampai bingung saya bawanya gimana, karena pohonnya
cukup besar, dan potnya juga besar, benar-benar terniat teteh ini memberikan
saya tanaman monstera.
Alhamdullilah Allah Maha Baik,
apa yang saya inginkan Allah berikan pada saya secara gratis, tanpa saya harus
mengeluarkan uang sepeserpun, mudah-mudahan saya bisa menjadi manusia yang
pandai bersyukur, saya percaya Alllah akan mengabulkan doa-doa saya, hingga
hati kecil saya berkata, Ya Allah saya ingin umroh/haji tahun depan,
mudah-mudahan Engkau kabulkan, bagaimana pun jalannya,, saya yakin bahwa Apa
Yang sudah ditakdirkan menjadi milik saya, akan menjadi milik saya bagaimanapun
jalannya, oh iya alhamdulilah tes cpns kemarin saya sudah ikuti dengan baik,
walaupun scorenya tidak terlalu besar, saya tidak terlalu berambisi untuk
lolos, sepenuhnya saya serahkan pada Allah, insya allah apapun hasilnya saya
ikhlas, aamiin.
Bandung, 29 Oktober 2021

Tidak ada komentar:
Posting Komentar