Sabtu, 07 November 2020

Pandemi yang akan berakhir

 


“Saya tidak tau pandemi ini berakhirnya kapan, tapi saya percaya kalau suatu saat pandemi ini akan berakhir”

Sudah hampir 8 bulan lebih saya bekerja dari rumah, tidak pergi kesekolah untuk mengajar, dan pergi kesekolah hanya beberapa hari untuk Rapat atau Piket, selebihnya aktifitas pekerjaan semuanya dilakukan dirumah, bosan iya, tapi semakin lama rasanya semakin terbiasa juga bekerja dari rumah. Dan tentunya dirumah tidak semata-mata libur, karena pekerjaan saya datang silih berganti setiap hari. Saya masih ingat diawal semester saya harus mengerjakan banyak hal, membuat modul pembelajaran, membuat RPP perangkat pembelajaran, membuat RAPBS sekolah, membuat laporan keuangan yang tentunya membuat saya lelah, alhamdullilah semuanya selesai dengan baik.

Kalau ditanya aktifitas apa yang saya lakukan selama WFH dari rumah, yang utamanya memang mengajar, sisanya juga ada banyak. Saya ingin berusaha mengembangkan kemampuan diri saya, saya rajin sekali ikut webinar yang berkaitan dengan tugas pokok saya sebagai guru ekonomi. Hingga ikut lomba kepenulisan tingkat nasional, juara sih tidak, tapi lumayan dapat sertifikat juga hahahha...

Lainnya yang saya lakukan adalah, ikut ODOJ (One Day One Juz) ini sudah berjalan sekitar 5 tahunan, lebih mungkin, sayang untuk keluar, lalu ODOLA (One Day On Ayat) menyetor hafalan ,meski yang disetorkan juz 30 terus berulang-ulang, tapi sayang juga kalau harus keluar, ketiga saya ikut Halaqah Silsilah Islam Ustd Abdullah Roy, lalu ikut kelas Bahasa Dualiongo di Android, dan setiap minggu ikut kelas Yoga secara virtual bersama teman kantor.

Orang-orang selama masa Pandemi sudah punya Skill yang terasah, tapi saya sendiri masih bingung skill apa yang saya kuasai selama Pandemi, semuanya B aja rasanya, hanya satu yang menurut saya cukup baik, Skill Merakit Gundam wkwkkwkw, alhamdullilah selama pandemi saya berhasil merakit Freedom Gundam HG sendirian. Saya mulai berfikir skill apa saja yang mungkin bisa saya pelajari dan bisa bermanfaat buat kehidupan saya kelak.

Saya akan berbagi beberapa Skill yang mungkin bisa dikembangkan selama Pandemi ini, kalau kamu punya Istri, cobalah bantu istrimu untuk tumbuh dan berkembang, dukunglah aktifitas istrimu, karena mungkin rizky keluargamu akan datang dari Istri kamu.

Pertama Skill Memasak

Ini saya mungkin punya sedikit kemampuan, tapi memang harus lebih rajin ke dapur dan mencoba resep-resep baru, saya... ingin sekali punya kemampuan memasak makanan seperti baking dan passtry, yang mungkin bakal terasah kalo ikut kelas khusus memasak, oh iya saya punya beberapa sahabat yang sukses dengan skill ini. Ada mba ririn yang masak, yang setiap Pre Order masakan sellau habis, belum pernah coba sebenarnya tapi kayanya enak, lainnya ada Vina istrinya Ariel yang jago bikin dimsum, ada juga Yuli dikantor dulu yang sekarang bisnis minuman susu keju. Kalau kamu punya istri yang hobby masak, kasih motivasi, beliin peralatan masak atau bahan-bahan yang bisa dimasak istri kamu, dia pasti bakal suka.

Kedua Skill Merias

Meriasa wajah sendiri saja agak sulit, apalagi merias wajah orang lain wkkwkwkwk, dulu merias adalah pekerjaan biasa saja, tapi sekarang mungkin berbeda, istilah MUA (make up artist) profesi merias menjadi sesuatu yang cukup menjanjikan saat ini, ada sahabat saya yang berhasil sukses di skill ini, ada Mba Yulia teman dikantor dulu, hobynya merias, dia ikut kelas merias dan sekarang jadi MUA, kedua Teh Ninik, ini teteh saya dimesjid, lulusan sastra Arab yang sekarang terjun juga jadi MUA, saya gak tau si teteh kapan kursusnya, tapi liat status WA Storynya beliau sering kali merias pengantin. Oh iya kalau kelak istri kamu seneng merias dan jadi hobbynya, cobalah belikan ia peralatan untuk merias, dia pasti akan suka.

Ketiga Menjahit

Seperti halnya merias kalau menjahit rasanya saya harus mengacungkan bendera putih, jujur saya punya ketertarikan sama dunia fashion, suka lihat baju-baju cantik, suka desain-desain baju, tapi kalau menjahit, rasanya agak sulit, tapi kalau ada yang mau mensponsori saya untuk ikut kelas menjahit, insya allah saya mau dan akan saya coba. Nah Skill menjahit ini adalah salah satu yang dimiliki oleh sahabat saya Teh Cucu, awalnya memang menjahit pakaian, tapi karena kesibukan sebagai guru SD, akhirnya jarang-jarang jait baju lagi, seingat saya sudah 3 kali saya menjahit pakaiannya dengannya, terakhir selama pandemi beliau mulai aktif menjahit masker, dan lumayan banyak sekarang pesanannya.. Kalau istri kamu kelak suka jahit atau desain-desain baju, gada salahnya kasih kesempatan dia buat ikut kelas menjahit, dan membelikan dia mesin jahit.

Keempat Menulis

Nah Skill ini mungkin saya ada sedikit kemampuan, beberapa bulan lalu dikantor saat ada lomba menulis Artikel alhamdullilah tulisan saya jadi juara 3, saya tidak beekspektasi lebih saat itu, tapi jujur lagi butuh uang jadi coba-coba untuk ikut lomba, ya Qadarullah dapat juara, sekarang saya baru selesai untuk menulis tulisan tentang pengalaman mengajar selama PJJ ini, rencananya tulisan-tulisan guru-guru diskeolah ini nantinya akan dibukukan, sebenarnya beberapa bulan kemarin saya ada rencana menulis buku dengan teman kuliah saya yang mengajar juga di SMA Al Azhar, sayang proyek buku ini sepertinya agak sedikit terhambat, karena kami sama-sama sibuk, bagi saya menulis sperti kebutuhan, bisa menghilangkan stres juga, berharap suatu saat bisa menulis buku sendiri. Kalau istri kamu suka menulis, temanilah istri kamu membeli dan membaca buku, atau membelikan laptop atau tab yang bisa mendukung hobbynya menulis.

Kelima Menggambar

Skill ini memang tidak semua bisa, saya bisa? sedikit. tapi memang tidak ada bakat kalau menggambar, tapi menulis bagus (Latering) saya suka, jadi memang harus banyak dilatih, konon katanya menggambar pun begitu, saya jadi ingat murid saya Athaya, dia salah satu murid yang punya kemmapuan menggambar cukup baik, hingga dalam kompetisi nasonal wirusaha (PIKSI) dia dapat juara 1 dan dia masuk kuliah ke FSRD, amazing memang... kalau saya bisa gambar mungkin saya udah bikin komik atau webtoon wkwkkwkw. Kalau istri kamu suka menggambar or Lattering gad asalahnya beliin dia seperangkat alat gambar, kalau buat saya beliin aja Tombow, Midliner, sama Sarasa yah...

Keenam Berkebun

Saya fikir ini adalah salah satu skill yang sangat bermanfaat disaat pandemi kayak giini. Kenapa??? Karena orang-orang kebanyakan tinggal dirumah, dan tanaman salah satu cara menghilangka stress, saya sekarang jadi familiar sama nama-nama tanaman seperti Monstera, Janda Bolong, Lidah Mertua, iya itu beberapa tanaman hias yang banyak dimintai sama rang orang sekarang, bersyukur dirumah koleksi tanaman orang tua cukup banyak hehehhe, jadi saya ikut menikmati saja, walau yang kebanyakan nyiram tanaman itu bapak, bukan saya. Kalau istri kamu suka taneman, ajak aja ke Cihideung, Cibeunying, atau Lembang, jangan lupa beliin juga tanamannya.

Ketujuh Fotografi

Saya fikir skill fotografi tidak melhat gender, walau mungkin kebanyakan yang saya tau fotografer itu banyaknya laki-laki dan bukan perempuan. Tapi kalau namanya hobby apapun bisa saja dilakukan, termasuk fotografi ini, karena ini pun butuh skill dan peralatan yang harus support yang tentunya tidak murah, bagi saya hoby fotografi itu hobynya orang-orang kaya, karena kamera yan bagus harganya bukan sejuta dua juta, saya sepertinya lebih suka difoto daripada moto. Kalaupun mau beli kamera saya pasti belinya kamera Instax atau Polaroid, bukan Kamera profesional yang pake lensa Leica. Tapi kalau nanti istri kamu hobbynya fotografi, ajakin aja jalan-jalan cari spot-spot foto Aesthetic buat foto-foto, ntar kalau kamu punya rejeki banyak, bolehlah beliian dia kamera Canon, Fuji Film, or Sony Alpha.

Udah ah, udah banyak, pilih-pilih aja sendiri mau mengasah Skill yang mana, mudah-mudahan kamu bisa fokus sama Skill yang kamu tekunin sekarang 

Bandung, 7 November 2020

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar