“Saya tidak tau pandemi ini berakhirnya kapan, tapi saya percaya kalau suatu saat pandemi ini akan berakhir”
Sudah hampir 8 bulan lebih saya
bekerja dari rumah, tidak pergi kesekolah untuk mengajar, dan pergi kesekolah
hanya beberapa hari untuk Rapat atau Piket, selebihnya aktifitas pekerjaan
semuanya dilakukan dirumah, bosan iya, tapi semakin lama rasanya semakin
terbiasa juga bekerja dari rumah. Dan tentunya dirumah tidak semata-mata libur,
karena pekerjaan saya datang silih berganti setiap hari. Saya masih ingat
diawal semester saya harus mengerjakan banyak hal, membuat modul pembelajaran,
membuat RPP perangkat pembelajaran, membuat RAPBS sekolah, membuat laporan
keuangan yang tentunya membuat saya lelah, alhamdullilah semuanya selesai dengan
baik.
Kalau ditanya aktifitas apa yang
saya lakukan selama WFH dari rumah, yang utamanya memang mengajar, sisanya juga
ada banyak. Saya ingin berusaha mengembangkan kemampuan diri saya, saya rajin
sekali ikut webinar yang berkaitan dengan tugas pokok saya sebagai guru
ekonomi. Hingga ikut lomba kepenulisan tingkat nasional, juara sih tidak, tapi
lumayan dapat sertifikat juga hahahha...
Lainnya yang saya lakukan adalah,
ikut ODOJ (One Day One Juz) ini sudah berjalan sekitar 5 tahunan, lebih
mungkin, sayang untuk keluar, lalu ODOLA (One Day On Ayat) menyetor hafalan
,meski yang disetorkan juz 30 terus berulang-ulang, tapi sayang juga kalau
harus keluar, ketiga saya ikut Halaqah Silsilah Islam Ustd Abdullah Roy, lalu
ikut kelas Bahasa Dualiongo di Android, dan setiap minggu ikut kelas Yoga
secara virtual bersama teman kantor.
Orang-orang selama masa Pandemi
sudah punya Skill yang terasah, tapi saya sendiri masih bingung skill apa yang
saya kuasai selama Pandemi, semuanya B aja rasanya, hanya satu yang menurut
saya cukup baik, Skill Merakit Gundam wkwkkwkw, alhamdullilah selama pandemi
saya berhasil merakit Freedom Gundam HG sendirian. Saya mulai berfikir skill
apa saja yang mungkin bisa saya pelajari dan bisa bermanfaat buat kehidupan
saya kelak.
Saya akan berbagi beberapa Skill
yang mungkin bisa dikembangkan selama Pandemi ini, kalau kamu punya Istri,
cobalah bantu istrimu untuk tumbuh dan berkembang, dukunglah aktifitas istrimu,
karena mungkin rizky keluargamu akan datang dari Istri kamu.
Pertama Skill Memasak
Ini saya mungkin punya sedikit
kemampuan, tapi memang harus lebih rajin ke dapur dan mencoba resep-resep baru,
saya... ingin sekali punya kemampuan memasak makanan seperti baking dan
passtry, yang mungkin bakal terasah kalo ikut kelas khusus memasak, oh iya saya
punya beberapa sahabat yang sukses dengan skill ini. Ada mba ririn yang masak,
yang setiap Pre Order masakan sellau habis, belum pernah coba sebenarnya tapi
kayanya enak, lainnya ada Vina istrinya Ariel yang jago bikin dimsum, ada juga
Yuli dikantor dulu yang sekarang bisnis minuman susu keju. Kalau kamu punya
istri yang hobby masak, kasih motivasi, beliin peralatan masak atau bahan-bahan
yang bisa dimasak istri kamu, dia pasti bakal suka.
Kedua Skill Merias
Meriasa wajah sendiri saja agak
sulit, apalagi merias wajah orang lain wkkwkwkwk, dulu merias adalah pekerjaan
biasa saja, tapi sekarang mungkin berbeda, istilah MUA (make up artist) profesi
merias menjadi sesuatu yang cukup menjanjikan saat ini, ada sahabat saya yang berhasil
sukses di skill ini, ada Mba Yulia teman dikantor dulu, hobynya merias, dia
ikut kelas merias dan sekarang jadi MUA, kedua Teh Ninik, ini teteh saya
dimesjid, lulusan sastra Arab yang sekarang terjun juga jadi MUA, saya gak tau
si teteh kapan kursusnya, tapi liat status WA Storynya beliau sering kali
merias pengantin. Oh iya kalau kelak istri kamu seneng merias dan jadi
hobbynya, cobalah belikan ia peralatan untuk merias, dia pasti akan suka.
Ketiga Menjahit
Seperti halnya merias kalau
menjahit rasanya saya harus mengacungkan bendera putih, jujur saya punya
ketertarikan sama dunia fashion, suka lihat baju-baju cantik, suka
desain-desain baju, tapi kalau menjahit, rasanya agak sulit, tapi kalau ada
yang mau mensponsori saya untuk ikut kelas menjahit, insya allah saya mau dan
akan saya coba. Nah Skill menjahit ini adalah salah satu yang dimiliki oleh
sahabat saya Teh Cucu, awalnya memang menjahit pakaian, tapi karena kesibukan
sebagai guru SD, akhirnya jarang-jarang jait baju lagi, seingat saya sudah 3
kali saya menjahit pakaiannya dengannya, terakhir selama pandemi beliau mulai
aktif menjahit masker, dan lumayan banyak sekarang pesanannya.. Kalau istri
kamu kelak suka jahit atau desain-desain baju, gada salahnya kasih kesempatan
dia buat ikut kelas menjahit, dan membelikan dia mesin jahit.
Keempat Menulis
Nah Skill ini mungkin saya ada
sedikit kemampuan, beberapa bulan lalu dikantor saat ada lomba menulis Artikel
alhamdullilah tulisan saya jadi juara 3, saya tidak beekspektasi lebih saat
itu, tapi jujur lagi butuh uang jadi coba-coba untuk ikut lomba, ya Qadarullah dapat
juara, sekarang saya baru selesai untuk menulis tulisan tentang pengalaman
mengajar selama PJJ ini, rencananya tulisan-tulisan guru-guru diskeolah ini
nantinya akan dibukukan, sebenarnya beberapa bulan kemarin saya ada rencana
menulis buku dengan teman kuliah saya yang mengajar juga di SMA Al Azhar,
sayang proyek buku ini sepertinya agak sedikit terhambat, karena kami sama-sama
sibuk, bagi saya menulis sperti kebutuhan, bisa menghilangkan stres juga,
berharap suatu saat bisa menulis buku sendiri. Kalau istri kamu suka menulis,
temanilah istri kamu membeli dan membaca buku, atau membelikan laptop atau tab
yang bisa mendukung hobbynya menulis.
Kelima Menggambar
Skill ini memang tidak semua
bisa, saya bisa? sedikit. tapi memang tidak ada bakat kalau menggambar, tapi
menulis bagus (Latering) saya suka, jadi memang harus banyak dilatih, konon
katanya menggambar pun begitu, saya jadi ingat murid saya Athaya, dia salah
satu murid yang punya kemmapuan menggambar cukup baik, hingga dalam kompetisi
nasonal wirusaha (PIKSI) dia dapat juara 1 dan dia masuk kuliah ke FSRD,
amazing memang... kalau saya bisa gambar mungkin saya udah bikin komik atau
webtoon wkwkkwkw. Kalau istri kamu suka menggambar or Lattering gad asalahnya
beliin dia seperangkat alat gambar, kalau buat saya beliin aja Tombow,
Midliner, sama Sarasa yah...
Keenam Berkebun
Saya fikir ini adalah salah satu skill yang sangat bermanfaat disaat pandemi kayak giini. Kenapa??? Karena orang-orang kebanyakan tinggal dirumah, dan tanaman salah satu cara menghilangka stress, saya sekarang jadi familiar sama nama-nama tanaman seperti Monstera, Janda Bolong, Lidah Mertua, iya itu beberapa tanaman hias yang banyak dimintai sama rang orang sekarang, bersyukur dirumah koleksi tanaman orang tua cukup banyak hehehhe, jadi saya ikut menikmati saja, walau yang kebanyakan nyiram tanaman itu bapak, bukan saya. Kalau istri kamu suka taneman, ajak aja ke Cihideung, Cibeunying, atau Lembang, jangan lupa beliin juga tanamannya.
Ketujuh Fotografi
Saya fikir skill fotografi tidak
melhat gender, walau mungkin kebanyakan yang saya tau fotografer itu banyaknya
laki-laki dan bukan perempuan. Tapi kalau namanya hobby apapun bisa saja
dilakukan, termasuk fotografi ini, karena ini pun butuh skill dan peralatan
yang harus support yang tentunya tidak murah, bagi saya hoby fotografi itu
hobynya orang-orang kaya, karena kamera yan bagus harganya bukan sejuta dua
juta, saya sepertinya lebih suka difoto daripada moto. Kalaupun mau beli kamera
saya pasti belinya kamera Instax atau Polaroid, bukan Kamera profesional yang
pake lensa Leica. Tapi kalau nanti istri kamu hobbynya fotografi, ajakin aja
jalan-jalan cari spot-spot foto Aesthetic buat foto-foto, ntar kalau kamu punya
rejeki banyak, bolehlah beliian dia kamera Canon, Fuji Film, or Sony Alpha.
Udah ah, udah banyak, pilih-pilih aja sendiri mau mengasah Skill yang mana, mudah-mudahan kamu bisa fokus sama Skill yang kamu tekunin sekarang
Bandung, 7 November 2020

Tidak ada komentar:
Posting Komentar