“Tahukah kau Dik, Allah sering menganugrahkan karunia terindahnya justru pada yang paling merasa tidak berhak menerimanya” Sebab, kerendahan hatilah yang menyebabkan limpahan berkah turun, sebagaimana air hanya mengalir ke tempat yang lebih rendah dan mengisi cekungan yang lebih dalam” Dialog Raden Ajeng Siti Fatmasari dalam “Sang Pangeran dan Janissary Terakhir
Salim A Fillah
Beberapa hari belakangan ini saya
selalu merasa khawatir dan cemas akan masa depan, setiap bangun dari tidur
selalu merasa kelelahan karena mimpi-mimpi dan bayangan yang tidak bisa saya
hindari, merasakan mimpi panjang, dan ternyata ketika bangun saya kembali
menghadapi kenyataan, kehidupan saya kembali normal, tidak ada lagi hal-hal
yang memberatkan saya, saya bisa hidup normal kembali bersama keluarga dan
orang-orang yang menyayangi saya.
Saya kadang bertanya-tanya
mengapa Allah merahasiakan masa depan kepada kita ? Yang bahkan makhluk seperti
Iblis dan setan pun dapat mencuri dengar tentang apa yang akan terjadi dimasa
depan, bisakah sedikit saja kita mengetahui apa yang terjadi dimasa datang,
hingga kita tak usaha cemas dan khawatir dengan apa yang akan kita hadapi
kedepan. Tapi mungkin itulah bentuk kasih sayang Allah kepada kita, nasehat
yang sering saya dengar dari kajian Ustad Salim A Fillah, agar kita dapat
berdoa dengan doa yang paling panjang, agar kita dapat berikhitar dengan ikhtiar yang paling
sempurna yang mampu kita lakukan.
Saya teringat kisah pemulung
bernama Gifari yang Viral di Media Sosial, ia yang kedinginan ditengah hujan
tetap membuka mushafnya dan membaca ayat-ayat suci Al Quran di pojok jalan
braga, kesulitan hidup, dan ketabahan hidupnya membuat pintu langit terbuka,
dan para malaikat mendoakan kebaikan untuknya, banyak orang yang bersimpati
kepadanya, tak terkecuali ulama besar Syekh Ali Jaber, Syekh yang begitu
dicintai umat ini juga sangat terharu melihat Gifari kecil dengan Al Qurannya,
akhirnya ia berinisiatif untuk menangkat Giffari sebagai anaknya, mengajaknya
untuk Umroh, dan membiayai sekolahnya agar ia bisa bersekolah dan mempelajari
Al Quran hingga bisa menjadi Imam Besar, Subhanallah...
Semua ada waktunya... dan Allah
lebih tau kapan waktu yang tepat untuk kita mendapatkannya, kalau saat ini kamu
masih sulit mencari pekerjaan, menjemput Rizky dari Allah, masih sendiri belum
menikah, dan belum juga dikaruniai keturunan, yakinlah bahwa Allah Maha
Pengasih dan Maha Penyayang akan selalu ada untuk kamu. Hidup kamu mungkin
lebiih sulit dari orang lain, kamu harus lebih sabar dari orang lain, tapi
mungkin pahala kamu akan jauh lebih banyak dari orang lain, hisab kamu akan
lebih mudah dari orang lain, percayalah...
Bandung, 14 November 2020

Tidak ada komentar:
Posting Komentar