Senin, 30 November 2020

Pakaian Baru

 


“There is only one happiness in life to love and to be loved...”

Bulan November yang segera akan berlalu..., hati saya sebenarnya belum benar-benar pulih, tapi keberadaan orang-orang yang ada disekeliling saya, itulah yang pada akhirnya membuat saya kuat menjalani hidup ini. Bulan ini saya dapat banyak rizky dari Allah, dalam sebulan saya dapat beberapa baju baru, ini emang rizky dari Allah buat saya.

Jujur ada satu baju yang saya pengen banget, satu set gamis, yang harganya agak lumayan sih wkwkkwk, dan sedihnya kalau mau order harus PO dulu, yah karena lagi pandemi saya tahan-tahan aja buat beli baju baru, toh jarang keluar rumah juga, tapi alhamdullilah saya dapet rizky buat ngajar Olimpiade Ekonomi seminggu sekali disalah satu sekolah swasta. dan akhirnya uang hasil mengajar Olimpiade inilah saya gunakan untuk membeli baju gamis itu, alhamdullilah pas dia juga buka PO bulan kemarin, jadi saya punya baju gamis yang satu set sama khimarnya, seingat saya, saya Cuma punya satu baju yang sama satu set antara baju dan khimarnya.

Yang kedua adalah baju dari sahabat saya, iya sahabat yang saya kenal dari 1 SMP saat saya dan dia belum berhijab, teman saya berhijab ketika menggunakan seragam SMP yang putih biru, sementara saya SMP belum berhijab, namanya Liah, gadis baik hati yang disayang Allah, jadi kalau dihitung-hitung persahabatan kami sudah lebih dari 20 tahun, meski saat ini ia belum bertemu dengan jodohnya, tapi hubungan persahabatan kami tetap erat, ia sering kali memberikan hadiah pada saya. Dan sepertinya sudah punya niat juga ingin memberikan baju untuk saya, awalnya ia minta dipilihkan baju gamis yang bagus lewat Whats app, ia kirim beberapa foto, dan setelah saya pilihkan yang bagus, dia bilang akan memesannya untuk saya,

Yang ketiga adalah kabar bahagia, salah satu murid saya dulu dibimbel menghubungi saya, dia bilang ada titipan kain dari Ridho (murid saya juga), didalam paper bag ada 2 kain, kain batik dan kain brokat. Beberapa bulan lalu kami memang bertemu, dan ia datang mengenalkan calon istrinya pada saya dan 2 murid perempuan lainnya, yah haru sih antara bahagia dan sedih, tapi mendengar murid saya mau menikah saya bahagia, hubungan antara guru dan murid diruang kelas tetap berlanjut menjadi persahabatan, karena hampir setiap ramadhan kita bertemu untuk buka bersama, kecuali tahun ini karena Covid 19.

Tapi memang tidak menyangka kalau akan diminta jadi Bridesmaid... haha... padahal siapalah saya, lebih mungkin kalau teman-temannya, atau teman-teman calon istrinya yang jadi Bridesmaid, tapi begitulah... mungkin dihari bahagianya ia ingin saya hadir dan mengiringi calon mempelai perempuan yang akan ia dinikahi. Jujur ini bukan kali pertama saya menghadiri pernikahan murid saya, tapi memang setiap datang ke pernikahan hati saya selalu diliputi kesedihan rasanya tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata, tapi saya bersyukur karena selama perjalanan hidup saya dikelilingi oleh orang-orang yang perhatian dan sayang pada saya. Mudah-mudahan murid saya yang 2, Levi dan Vanny juga bisa segera menyusul Ridho, naik kepelaminan, bukan sebagai tamu, tapi sebagai mempelai pengantin, aamiin.

Bandung, 30 November 2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar