“There is only one happiness in life to love and to be loved...”
Bulan November yang segera akan
berlalu..., hati saya sebenarnya belum benar-benar pulih, tapi keberadaan
orang-orang yang ada disekeliling saya, itulah yang pada akhirnya membuat saya
kuat menjalani hidup ini. Bulan ini saya dapat banyak rizky dari Allah, dalam
sebulan saya dapat beberapa baju baru, ini emang rizky dari Allah buat saya.
Jujur ada satu baju yang saya
pengen banget, satu set gamis, yang harganya agak lumayan sih wkwkkwk, dan
sedihnya kalau mau order harus PO dulu, yah karena lagi pandemi saya
tahan-tahan aja buat beli baju baru, toh jarang keluar rumah juga, tapi
alhamdullilah saya dapet rizky buat ngajar Olimpiade Ekonomi seminggu sekali
disalah satu sekolah swasta. dan akhirnya uang hasil mengajar Olimpiade inilah
saya gunakan untuk membeli baju gamis itu, alhamdullilah pas dia juga buka PO
bulan kemarin, jadi saya punya baju gamis yang satu set sama khimarnya, seingat
saya, saya Cuma punya satu baju yang sama satu set antara baju dan khimarnya.
Yang kedua adalah baju dari
sahabat saya, iya sahabat yang saya kenal dari 1 SMP saat saya dan dia belum
berhijab, teman saya berhijab ketika menggunakan seragam SMP yang putih biru,
sementara saya SMP belum berhijab, namanya Liah, gadis baik hati yang disayang
Allah, jadi kalau dihitung-hitung persahabatan kami sudah lebih dari 20 tahun,
meski saat ini ia belum bertemu dengan jodohnya, tapi hubungan persahabatan
kami tetap erat, ia sering kali memberikan hadiah pada saya. Dan sepertinya
sudah punya niat juga ingin memberikan baju untuk saya, awalnya ia minta
dipilihkan baju gamis yang bagus lewat Whats app, ia kirim beberapa foto, dan
setelah saya pilihkan yang bagus, dia bilang akan memesannya untuk saya,
Yang ketiga adalah kabar bahagia,
salah satu murid saya dulu dibimbel menghubungi saya, dia bilang ada titipan kain
dari Ridho (murid saya juga), didalam paper bag ada 2 kain, kain batik dan kain
brokat. Beberapa bulan lalu kami memang bertemu, dan ia datang mengenalkan
calon istrinya pada saya dan 2 murid perempuan lainnya, yah haru sih antara
bahagia dan sedih, tapi mendengar murid saya mau menikah saya bahagia, hubungan
antara guru dan murid diruang kelas tetap berlanjut menjadi persahabatan,
karena hampir setiap ramadhan kita bertemu untuk buka bersama, kecuali tahun
ini karena Covid 19.
Tapi memang tidak menyangka kalau
akan diminta jadi Bridesmaid... haha... padahal siapalah saya, lebih mungkin
kalau teman-temannya, atau teman-teman calon istrinya yang jadi Bridesmaid,
tapi begitulah... mungkin dihari bahagianya ia ingin saya hadir dan mengiringi
calon mempelai perempuan yang akan ia dinikahi. Jujur ini bukan kali pertama
saya menghadiri pernikahan murid saya, tapi memang setiap datang ke pernikahan
hati saya selalu diliputi kesedihan rasanya tidak bisa dijelaskan dengan
kata-kata, tapi saya bersyukur karena selama perjalanan hidup saya dikelilingi oleh
orang-orang yang perhatian dan sayang pada saya. Mudah-mudahan murid saya yang
2, Levi dan Vanny juga bisa segera menyusul Ridho, naik kepelaminan, bukan
sebagai tamu, tapi sebagai mempelai pengantin, aamiin.
Bandung, 30 November 2020

Tidak ada komentar:
Posting Komentar