“If God knows of any good in your
heart, He will give you something better than what has been taken from you, and
He will forgive you, God is forgiving and merciful....” Surah Al Anfal, Verse
70
Seseorang pernah bilang, sesuatu
itu akan terasa berharga ketika sudah tidak ada. Mungkin kalian pernah
merasakan rasanya kehilangan sesuatu? atau mungkin kehilangan seseorang? apapun
yang hilang dari hidup kita, entah manusia atau sekedar barang, tetap saja
menyesakkan. Beberapa hari ini saya benar-benar sibuk, atau memang sengaja
disibukkan oleh Allah agar saya bisa fokus bekerja dan tidak lagi memikirkan
hal-hal buruk yang sudah terjadi kebelakang.
Pertama beberapa bulan lalu saya
sibuk menyiapkan Lomba Olimpiade Akuntansi di EKUITAS Bandung, setiap pulang
sekolah saya pasti kasih tambahan ke anak sampai jam 5 sore, sampai kerumah
magrib dan besoknya harus berangkat lagi kesekolah jam 6 pagi, selesai lomba di
EKUITAS, selanjutnya saya masih harus memberikan tambahan untuk persiapan OSK
Ekonomi di SMAN 8 Bandung dan itu hampir setiap hari entah dijam pelajaran atau
dijam pulang sekolah, setelahnya sibuk menyiapkan soal UASBN Ekonomi 2 paket,
dan setelah beres buat soal UASBN saya harus jadi panitia dan menjadi penanggung
jawab kegiatan Market Day disekolah, setelah itu diminta juga buat soal UTS
untuk kelas 10 dan 11, dan kemudian akhir Maret ini harus siap-siap juga untuk
kegiatan Bina Desa, disalah satu desa di kabupaten Bandung.
Entahlah saking sibuknya waktu
menunggu anak-anak OSK di SMAN 8, saya sampai ketinggalan tempat pensil, saya
sempat mengeluarkan tempat pensil itu dan mengisinya dengan 2 buah pulpen yang
baru saya beli disekitar sekolah, dan tentu setelah itu saya masukan kembali ke
dalam tas, dirumah saya hanya mengeluarkan nettbook untuk menyelesaikan soal
UASBN, dan ketika besoknya saya sampai disekolah tempat saya mengajar, saya
mengeluarkan seluruh barang, tempat pensilnya tidak ada didalam tas.
Bingung..., saya telepon dirumah kata bapak juga gak ada, saya hubungi guru di
SMAN 8 juga engga ada. Sudahlah... saya menyerah, mungkin memang hilang atau
mungkin sudah diambil orang saya gak tau.
Sedihnya saya baru beli pulpen
baru yang harganya lumayan mahal dan belum sempat dipakai sudah hilang...,
tempat pensil saya relatif lengkap, apalagi untuk ukuran Guru. Pulpen pasti ada
lebih dari 3, belum boxy, pensil, serutan, cutter, gunting, dan yang paling
berharga dan penting adalah flash disk. Iya didalam tempat pensil itu saya
menyimpan Flash disk juga. Dan untuk orang yang hobby menulis dan mencatat
seperti saya, rasanya kehilang seluruh alat tulis itu rasanya tetap saja
menyedihkan, baru sekarang saya kehilangan alat tulis semuanya, sampai-sampai
saya harus buat Instastory di Instagram, dan setelah saya membuat status
seperti itu tiba-tiba salah satu murid saya komentar
“Bu..., saya satu pensil 193
ribu... itu ilang, satu kotak pensil
kalo saya, habis nyawa dah (murid saya seorang mangaka, seneng banget
gambar2 tokoh anime)”
“Moga ketemu bu...”
Mudah-mudahan ketemu, tapi kalau ga ketemu
yauda wassalam...
“Pasti digantiin bu meski ilang
juga”
aamiin... makasih yaaah
Iya memang, ketika kita
kehilangan sesuatu kita pasti akan merasakan kesedihan, tapi mungkin ada banyak
hikmah dari segala peristiwa, yah mudah-mudahan alat tulis saya bisa manfaat
bagi orang yang menemukannya, dan saya diberi ganti rizky lain yang lebih
berkah, yang hilang mungkin takan terganti nilainya, tapi mungkin yang datang
kemudian akan memberikan banyak kebaikan dan kebahagiaan bagi pemiliknya,
alhamdullilah hari ini diberi rizky lebih oleh Allah, saya dapat uang hasil
kepanitiaan market day kemarin dari bendahara, benar-benar tidak saya duga,
benar-benar Allah menyayangi saya. sesuatu yang hilang pasti akan Allah gantikan
dengan yang lebih baik, pecayalah.
Bandung, 4 Maret 2019

Tidak ada komentar:
Posting Komentar