Rabu, 06 Maret 2019

Kosong


“Dunia boleh saja tahu kamu sedang babak belur dan hancur selepas badai menerjang. Persoalannya bukan dunia tahu atau tidak, tetapi apakah setelah itu kamu masih mau bangkit atau tidak. Tanpa harus peduli apakah kebangkitanmu itu diketahui dunia atau tidak” Muhammad Akhyar

Haha... rasanya ingin tersenyum miris membaca kata-kata diatas, kamu tau rasanya bertahan hidup diatas prasangka baik dan buruk orang lain? saya melaluinya setiap hari, dan saya harus berusaha hidup dengan baik, berusaha hidup dengan sebaik-baiknya, berharap Allah kuatkan fisik saya lahir maupun batin. Menghadapi orang-orang dengan senyum terbaik, diatas luka, tangis dan kesedihan. Tak apa, tidak harus seluruh dunia tau susahnya hidup saya, saya juga tidak butuh dikasihani oleh orang, biarlah mereka memandang saya sesuai dengan prasangkanya masing-masing.

Beberapa waktu dan kesempatan, rasanya saya benar-benar merasa ingin hilang, saya merasa kosong, saya merasa sendiri diantara banyak orang, saya harus merasakan kebahagiaan yang orang lain rasakan, merasakan orang lain mendapatkan sesuatu yang sudah sejak lama saya inginkan... dan saya harus menerima kenyataan jika harapan yang dulu saya bangun kini sudah hancur, yang tersisa hanyalah prasangka, bahwa Allah sangat-sangat sayang pada saya, Allah memberikan ujian yang luar biasa dalam hidup saya, sesuatu yang bahkan tidak pernah terbersit sedikitpun dalam hidup bahwa saya akan mengalami hal seburuk ini dalam hidup, betapa sulitnya saya haru bangkit dari segala kesedihan dan keterpurukan, menemui orang-orang setiap harinya, dengan wajah manis dan senyuman dibibir.

Bandung, 6 Maret 2019


Tidak ada komentar:

Posting Komentar