Jumat, 12 Mei 2017

Mencintai

Dari Anas bin Malik, bahwa seorang Arab Badui bertanya kepada Rasullulah Shallaallahualaiwasalam : "Kapankah kiamat itu tiba? Rasullulah bersabda : "Apa yang telah kamu persiapkan untuk menghadapinya ? Lelaki itu menjawab : Cinta Allah dan RasulNya. Rasullulah bersabda : "Kamu akan bersama orang yang kamu cintai" (HR.Muslim/1519)
Bagi saya mencintai itu bukan perkara sederhana, mecintai manusia yang merupakan fitrah manusia, benar-benar saya rasakan ketika saya sudah menikah. Dan saya adalah seorang yang berusaha menjaga kehormatan saya sebagai seorang wanita muslimah, saya ikuti apapun yang Rasul contohkan, saya adalah orang yang berprinsip tidak pacaran, dan alhamdullilah Allah menjaga saya dari segala godaan itu, saya dapat menjaga hati saya untuk tidak ditambatkan pada siapapun sebelum saya menikah.

Seorang murid saya pernah bertanya saat saya masih berada dalam kondisi single "Teteh gak pacaran? sama sekali belom pernah sakalipun?" saya jawab iya. Kemudian ia bertanya lagi kepada saya "terus entar gimana nikahnya kalo gak pernah pacaran?" Saya bilang "Kan bisa Taaruf (saling menegnal) tanpa harus pacaran" dia berfikir agak lama, kemudian dia bertanya lagi "ih emang gak takut? taaruf mah atuh kaya membeli kucing dalam karung, entar kalo ternyata orangnya gak bener gimana? kalo orangnya playboy gimana? kalo orangnya suka selingkuh gimana? saya hanya tersenyum waktu itu. Saya bisa memahami pertanyaan murid saya itu, saya hanya menjawab.

"Bukan cuma taaruf, abis taaruf teteh juga sholat istikharah, minta petunjuk sama Allah, kalo orangnya baik dan sholeh, insya allah akan dimudahkan, tapi kalo orangnya gak baik, mudah-mudahan teteh dikasih ganti yang lebih baik, teteh percaya dengan Allah, apapun yang terjadi insya allah sudah ridha"

Murid saya itu akhirnya mengangguk tanda mengerti....
"Wah enak atuh yah suami teteh nanti, berarti dia dapetin teteh yang belum pernah pacaran, kalo misalkan nanti suami teteh ternyata mantannya banyak gimana hayo?"

"Ya gapapa..., mungkin itu rezeky teteh, setiap orang kan punya masa lalu, setiap orang bisa merubah jadi orang yang lebih baik, doanya sih mudah-mudahan teteh dapetnya yang belum pernah pacaran juga kaya teteh"

"aamiin....iya teh, enak kalo gitu mah, yauda ah ntar juga saya mau kaya teteh, wkwkkwkw"

Dan setelah menikah....
Saya mencintai suami saya ketika saya sudah menikah dengannya, bagi saya mencintai bukan kata sifat, bukan sesuatu yang hanya diucapkan dengan lisan "Saya mencintai kamu karena Allah", tapi bagi saya mencintai itu adalah kata kerja, yang dibuktikan dengan sikap dan perbuatan, mencintai bagi saya bukan cara merubah seseorang harus seperti yang saya inginkan, bagi saya mencintai adalah ketika kita bisa menerima pasangan kita apa adanya, kurang lebihnya, baik buruknya, dan segala apapun yang melekat pada dirinya, mencintai adalah sebuah ketulusan, memaafkan tanpa diminta, memberi tanpa diminta, mendoakan tanpa diminta.

Dan saya selalu berdoa, agar kelak Allah akan membersamai saya bersama orang yang saya cintai diSurgaNya, aamiin.

Bandung, 12 Mei 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar