Kamis, 09 Maret 2017

Mar'ah



“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, janganlah ia menganggu tetangganya, dan berbuat baiklah kepada wanita. Sebab, mereka diciptakan dari tulang rusuk, dan tulang rusuk yang paling bengkok  adalah bagian atasnya. Jika engkau meluruskannya, maka engkau mematahkannya, dan jika engkau biarkan, maka akan tetap bengkok. Oleh karena itu berbuat baiklah kepada wanita” (HR Bukhari)


Sebelum Islam datang, perempuan tidak memiliki kedudukan yang tinggi, orang yang memiliki anak perempuan dianggap sebagai aib, karena anak perempuan dianggap tidak mampu meneruskan nasab atau garis keturunan yang baik, maka tradisi di Arab Jahiliyah banyak sekali orang tega mengubur bayi perempuannya hidup-hidup. Mereka tidak tau bagaimana kedudukan seorang perempuan, hingga Islam datang memberikan cahaya kemuliaan untuk kaum perempuan.

Dalam perjalanananya Rasullulah selalu berwasiat kepada kaum Adam :
“Sesungguhnya aku mengkhawatirkan hak dua orang yang lemah atas kalian, anak yatim dan wanita”  (HR Ahmad)

Bahkan dalam Al-Quran, Allah menurunkan ayat-ayat yang berkaitan dengan kedudukan seorang wanita yang secara khusus dijelaskan dalam QS An Nissa. Kehidupan manusia tidak akan seimbang tanpa adanya kaum perempuan, itulah mengapa Allah SWT menciptakan Hawa, Allah menciptakan Hawa untuk melengkapi kehidupan Adam sebagai seorang manusia dimuka bumi, Allah menciptakan Hawa agar manusia dapat menghasilkan keturunan.

Sebagai perempuan, aku pun merasakah bagaimana rasanya menjadi seorang perempuan. Sifat-sifat yang secara umum ada dalam seorang perempuan yang tidak mungkin aku pungkuri ada juga dalam diriku secara umum.

Pertama, perempuan itu mudah sekali menangis
Entah karena kelebihan hormon, atau memang Allah ciptakan seperti itu, perempuan itu mudah sekali hatinya tersentuh, mau sedih menangis, mau bahagia juga menangis, jadi jangan heran jika kau tiba-tiba menemui seorang perempuan sedang menangis, ia sedang butuh ruang untuk dapat menekan emosinya agar tidak meledak-ledak, dan saat kau temui seorang perempuan yang menjadi istrimu menangis, kau tidak perlu menyuruhnya untuk berhenti menangis, cukup kau peluk Istrimu dan hapus air matanya, ia akan berhenti menangis.

Kedua, perempuan itu cerewet
Aku tidak bisa bilang tidak, kadang aku cerewat, tapi kadang pula aku diam, entah kenapa Allah menciptakan perempuan seperti ini, banyak sekali bicara, kadang mereka menceritakan hal-hal yang sebenarnya tak perlu diceritakan, atau bercerita sesuatu yang menurutmu sama sekali tidak penting,  saat kau temui istrimu sedang cerewet apa sedang marah atau sedang ingin bercerita, bersabarlah... ia hanya ingin didengarkan.

Ketiga, perempuan itu ingin diperhatikan
Aku tidak tau secara pasti mengapa perempuan itu senang sekali diperhatikan, ia mungkin tidak akan pernah benar-benar merasa menjadi perempuan jika tidak mendapatkan perhatian, apalagi perhatian dari orang-orang yang dicintainya, entah ayahnya, ibunya, suaminya, atau teman-temannya. Dia akan merasa nyaman jika mendapatkan perhatian dari orang yang ia cintai, tak perlu seikat bunga mawar, sebatang coklat, atau sebuah boneka beruang, cukup dengan pertanyaan “Kamu sehat kan?, sudah makan belum?”

Keempat, perempuan itu pencemburu
Bukan Cuma Aisyah yang punya perasaaan seperti ini, sepertinya semua perempuan dimuka bumi ini pasti punya perasaan cemburu, ia tidak suka orang yang dicintainya lebih sayang dan lebih peduli pada hal lain, kadang cemburunya tidak masuk akal, bisa saja cemburu karena hal-hal sepele, tapi percayalah cemburu itu akan jadi pemanis, jika takarannya pas. Cemburu yang berlebihan tentu akan merusak sebuah hubungan.

Kelima, perempuan itu Setia
Tidak mudah bagi seorang perempuan untuk membuka hatinya kepada seorang laki-laki, sekali ia mencinta, seumur hidup ia akan mencinta, bahkan mungkin sampai mati. Mungkin kau sering melihat berapa banyak ibu-ibu yang menjanda karena ditinggal meninggal suaminya, berpuluh-puluh tahun ia tidak menikah lagi, dan membesarkan anak-anaknya dengan tangannya sendiri, tanpa suami disampingnya, itu karena rasa cintanya yang dalam kepada suaminya, ia berharap bisa bertemu dan berkumpul kembali dengan suaminya di SurgaNya.

Mungkin itu beberapa sifat-sifat perempuan yang ada dalam diri seorang perempuan, percayalah perempuan itu makhluk lemah, jangan sakiti hatinya, lindungi dan sayangi ia sepenuh hatimu. Perempuan itu bisa saja Ibumu, Istrimu, Adik atau Kakakmu, atau mungkin Putrimu. Jika ia berbuat salah kepadamu, maafkanlah kesalahannya, dan bersabarlah dengan keburukannya, tuntun, bimbing, dan nasehatilah mereka dengan kata-kata yang baik dan penuh kasih sayang.

“Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. Dan bergaulah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak” (QS An Nissa  :19)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar