“Barang siapa yang beriman kepada
Allah dan hari Akhir, janganlah ia menganggu tetangganya, dan berbuat baiklah
kepada wanita. Sebab, mereka diciptakan dari tulang rusuk, dan tulang rusuk
yang paling bengkok adalah bagian
atasnya. Jika engkau meluruskannya, maka engkau mematahkannya, dan jika engkau
biarkan, maka akan tetap bengkok. Oleh karena itu berbuat baiklah kepada wanita”
(HR Bukhari)
Dalam perjalanananya Rasullulah
selalu berwasiat kepada kaum Adam :
“Sesungguhnya aku mengkhawatirkan
hak dua orang yang lemah atas kalian, anak yatim dan wanita” (HR Ahmad)
Bahkan dalam Al-Quran, Allah
menurunkan ayat-ayat yang berkaitan dengan kedudukan seorang wanita yang secara
khusus dijelaskan dalam QS An Nissa. Kehidupan manusia tidak akan seimbang
tanpa adanya kaum perempuan, itulah mengapa Allah SWT menciptakan Hawa, Allah
menciptakan Hawa untuk melengkapi kehidupan Adam sebagai seorang manusia dimuka
bumi, Allah menciptakan Hawa agar manusia dapat menghasilkan keturunan.
Sebagai perempuan, aku pun
merasakah bagaimana rasanya menjadi seorang perempuan. Sifat-sifat yang secara
umum ada dalam seorang perempuan yang tidak mungkin aku pungkuri ada juga dalam
diriku secara umum.
Pertama, perempuan itu mudah
sekali menangis
Entah karena kelebihan hormon,
atau memang Allah ciptakan seperti itu, perempuan itu mudah sekali hatinya
tersentuh, mau sedih menangis, mau bahagia juga menangis, jadi jangan heran
jika kau tiba-tiba menemui seorang perempuan sedang menangis, ia sedang butuh
ruang untuk dapat menekan emosinya agar tidak meledak-ledak, dan saat kau temui
seorang perempuan yang menjadi istrimu menangis, kau tidak perlu menyuruhnya
untuk berhenti menangis, cukup kau peluk Istrimu dan hapus air matanya, ia akan
berhenti menangis.
Kedua, perempuan itu cerewet
Aku tidak bisa bilang tidak,
kadang aku cerewat, tapi kadang pula aku diam, entah kenapa Allah menciptakan
perempuan seperti ini, banyak sekali bicara, kadang mereka menceritakan hal-hal
yang sebenarnya tak perlu diceritakan, atau bercerita sesuatu yang menurutmu
sama sekali tidak penting, saat kau
temui istrimu sedang cerewet apa sedang marah atau sedang ingin bercerita,
bersabarlah... ia hanya ingin didengarkan.
Ketiga, perempuan itu ingin
diperhatikan
Aku tidak tau secara pasti
mengapa perempuan itu senang sekali diperhatikan, ia mungkin tidak akan pernah
benar-benar merasa menjadi perempuan jika tidak mendapatkan perhatian, apalagi
perhatian dari orang-orang yang dicintainya, entah ayahnya, ibunya, suaminya,
atau teman-temannya. Dia akan merasa nyaman jika mendapatkan perhatian dari
orang yang ia cintai, tak perlu seikat bunga mawar, sebatang coklat, atau
sebuah boneka beruang, cukup dengan pertanyaan “Kamu sehat kan?, sudah makan
belum?”
Keempat, perempuan itu pencemburu
Bukan Cuma Aisyah yang punya
perasaaan seperti ini, sepertinya semua perempuan dimuka bumi ini pasti punya perasaan
cemburu, ia tidak suka orang yang dicintainya lebih sayang dan lebih peduli
pada hal lain, kadang cemburunya tidak masuk akal, bisa saja cemburu karena
hal-hal sepele, tapi percayalah cemburu itu akan jadi pemanis, jika takarannya
pas. Cemburu yang berlebihan tentu akan merusak sebuah hubungan.
Kelima, perempuan itu Setia
Tidak mudah bagi seorang
perempuan untuk membuka hatinya kepada seorang laki-laki, sekali ia mencinta,
seumur hidup ia akan mencinta, bahkan mungkin sampai mati. Mungkin kau sering
melihat berapa banyak ibu-ibu yang menjanda karena ditinggal meninggal
suaminya, berpuluh-puluh tahun ia tidak menikah lagi, dan membesarkan
anak-anaknya dengan tangannya sendiri, tanpa suami disampingnya, itu karena
rasa cintanya yang dalam kepada suaminya, ia berharap bisa bertemu dan
berkumpul kembali dengan suaminya di SurgaNya.
Mungkin itu beberapa sifat-sifat
perempuan yang ada dalam diri seorang perempuan, percayalah perempuan itu
makhluk lemah, jangan sakiti hatinya, lindungi dan sayangi ia sepenuh hatimu.
Perempuan itu bisa saja Ibumu, Istrimu, Adik atau Kakakmu, atau mungkin
Putrimu. Jika ia berbuat salah kepadamu, maafkanlah kesalahannya, dan
bersabarlah dengan keburukannya, tuntun, bimbing, dan nasehatilah mereka dengan
kata-kata yang baik dan penuh kasih sayang.
“Hai orang-orang yang beriman,
tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu
menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah
kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang
nyata. Dan bergaulah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak
menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu,
padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak” (QS An Nissa :19)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar