Teruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu :)Teruslah
berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu :)Teruslah berlari,
hingga kebosanan itu bosan mengejarmu :)Tetaplah berjaga, hingga
kelesuhan itu lesu menemanimu :)Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu
futur menyertaimu :)
Tapi mungkin proses yang harus saya jalani, memperbaiki keimanan sendiri nyatanya jauh lebih sulit daripada memperbaiki keimanan orang lain. Mengambil jalan, yang tidak banyak diambil oleh orang lain, sesuatu yang sedikit dipedulikan oleh orang lain, tapi begitu berharga untuk hidup saya.
Saya lupa kapan saya punya murid perempuan dimesjid...., saya yang asalnya mengaji berdua dengan Naufal, sekarang sudah bertambah muridnya, kebetulan waktu itu naufal masih SD, saya tidak terlalu mempermasalahkannya, toh dia murid yang 2 tahun bertahan mengaji ke mesjid walaupun sendirian. Tapi hari berganti, begitupun dengan manusia, sekarang adik-adik jadi lebih banyak yang mengaji dimesjid, naufal juga sudah tumbuh jadi remaja, sudah kelas 1 SMP sekarang. Dan ketika saya hanya sendirian didalam kelas, 10 orang murid saya laki-laki semua, aneh memang, begitu pula ketika ta'lim semuanya laki-laki, hanya saya sendiri perempuannya, sms saya kepada salah satu adik perempuan tidak dibalas, sisanya tidak bisa dihubungi.
Saya hanya bisa berdoa semoga Allah senantiasa memberikan saya kekuatan dan kesabaran, untuk membina dan membimbing adik-adik saya dimesjid, saya tidak punya banyak pilihan... tapi dakwah ini tidak boleh berhenti kan?
Bandung, 23 Februari 2015

Tidak ada komentar:
Posting Komentar