Senin, 08 Desember 2014

Membaca

“Kemampuan membaca itu sebuah rahmat. Kegemaran membaca; sebuah kebahagiaan.” 
Goenawan Mohamad
Akhir-akhir Desember seperti ini, selesai UAS, adalah masa-masa rehat di kantor. Secara anak-anak sudah lelah untuk belajar, jadi masa-masa inilah para pengajar lebih banyak punya waktu kosong, saya sendiri kemarin-kemarin sangat sibuk, hingga tak sempat membaca buku. Teman-teman dikantor rupa-rupa sifat dan karakternya, juga hobynya, ada yang suka baca, suka nonton, suka jalan-jalan, dan suka main PES -_-

Dan salah satu teman saya ada yang sangat hoby menonton, entah nonton di bioskop atau nonton DVD. Sampai-sampai ia punya 2 Hardisk eksternal yang isinya film semua, mulai dari film korea, film jepang, film thailand, film Holywood, drama series, mulai dari genre drama romantis, komedi, action, fiction, sampai film horror dia punya semua, jadi teman-teman antri mindahin film, termasuk saya.

Dan ketika menunggu film yang sedang di copy, saya tiba-tiba saja bertanya pada teman saya di kantor

"Kak Yudi..., kata kak Yudi bagus suka baca atau bagus suka nonton?"

"... yaaaah bagus suka bacalah teh"

"Kenapa bagusan baca dari pada nonton?"

"Orang yang suka baca, pasti bakal jago nulis teh, kalo orang yang suka nonton, pasti bakal kebanyakan ngomong"

"wkwkwkkwk, kak yudi bisa aja, saya suka dua-duanya, tapi lebih suka baca sih"

Iya saya fikir kalo nonton durasinya bisa lama, paling cepet nonton film itu 2 jam, kalo dikonversikan kebaca buku, mungkin bisa 100 halaman, tergantung dari kecepatan dan kemampuan membacanya, klo dikonversikan ke bacaan Quran, dengan bacaan Tadwir ( Membaca antara Tartil dan Hadr/sedang) bisa dapet 3 juzan. Jadi saya lebih suka membaca dibandingkan dengan menonton film. Kalaupun harus nonton, pasti filmnya pilih-pilih, harus yang berkualitas, seenggaknya ada manfaatnya setelah saya nonton.

Membaca pada akhirnya menjadi sebuah kebutuhan buat saya, sejak zaman kuliah saya sering menyisihkan uang untuk membeli buku, minimal 1 buku tiap bulan, dan sekarang ketika saya sudah bekerja dan berpenghasilan lebih cukup, saya lebih royal dalam membeli buku, bahkan banyak buku-buku yang saya beli dipameran menumpuk karena belum sempat dibaca.

Entahlah, bagi saya buku itu adalah Investasi jangka panjang, manfaatnya bukan untuk saya sendiri, tapi juga untuk banyak orang, terutama untuk anak-anak saya kelak, koleksi buku saya sudah cukup banyak, salah satu impian saya ketika sudah punya rumah sendiri, adalah memiliki sebuah ruang belajar yang ada perpustakaannya, punya lemari-lemari tinggi yang isinya buku semua, persis seperti ruang belajarnya Shinichi Kudo :)

 Bandung, 9 Desember 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar