Kamis, 04 Desember 2014

I'm Fine


Apa-apa sih, gak mungkin gak apa-apa...

 
Minggu ini adalah pekan UAS untuk seluruh pelajar, entah anak SD, SMP, SMA, Atau Mahasiswa, otomatis jadwal mengajar saya baik yang dibimbel maupun yang privat akan sangat padat, butuh energi luar biasa, apalagi ini bulan Desember, musim hujan pula.Sebenarnya bukan masalah besar sih, dari kuliah saya sudah biasa sibuk dan menyibukkan diri, dan rasa-rasanya saya sudah terbiasa dengan keadaan "hectic" seperti ini.

Masalah hati??? wkwkwkwkwk, saya tidak mau bahas ini, karena sejujurnya kalo kita bicara "hati" kita bicara sama diri sendiri, bukan masalah orangnya, atau siapanya, tapi bagaimana hati kita menghadapi kenyataan, menempatkan perasaan sesuai dengan kadarnya, tidak menyakiti hati orang lain, dan tentu tidak menyakiti hati sendiri.

Ujian dan cobaan orang kan beda-beda, dan saya mencoba memahami itu. Saya bukan anak kemarin sore yang kalo bete, sedih, nangis, langsung responsif. Membuat status-status galau dan putus asa di media sosial.
Saya sendiri meski punya banyak akun medsos, sudah berupaya tidak melakukan hal-hal bodoh, dan tidak menulis status-status, atau tweet-tweet kontroversial, yang akan mengundang niat bully orang kepada saya.

Tapi kemarin malam, lagi-lagi saya harus berdamai dengan diri sendiri, berada diposisi yang membuat saya tidak nyaman, karena satu dan lain hal. Berada dalam kondisi dimana saya harus memahami keadaan dan kenyataan yang mungkin harus saya terima dengan lapang dada. Kamarin saya benar-benar lelah setelah mengajar seharian, bagaimana saya harus datang kerumah orang untuk mengajar privat 2 kali dalam sehari, dirumah yang sama. Melihat percakapan dua orang tentang sesuatu, yang sebenarnya sangat ingin saya hindari, tapi tidak bisa, karena saya berada dalam ruangan yang sama.

Sebenarnya saya sedang menata hati saya, untuk bisa menerima apapun yang datangnya dari Allah, tapi tiba-tiba saja saya menuliskannya di status line, status yang sebenarnya saya tujukkan untuk diri saya sendiri

"Tabahkan hatimu nak..."

Dan tak lama kemudian.....
Banyak yang coment, wkwkwkwkwk
Maaf, sudah membuat khawatir kalian semua...., banyak yang tanya "kenapa?"

tapi ini sangat rumit, karena saya sendiri yang buat rumit, biarkan saja saya selesaikan sendiri apa-apanya...

makasih atas perhatian semuanya :)

Bandung, 5 Desember 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar