Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu
sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum
Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi
Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita
terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu
gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak
menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri." Qs Al-Hadid 22-23
Diselasar sebuah mesjid ia bercerita panjang, hingga air matanya jatuh, tangisnya pecah, dan aku yang ada disampingnya hanya bisa memeluknya, memberikan kekuatan padanya, meski aku tak mampu menahan air mataku sendiri, sebagai seorang perempuan aku bisa merasakan kesedihannya yang sangat dalam, ia terluka oleh orang yang sangat disayanginya, seseorang yang ia harapkan bisa mendampingi hidupnya nanti....
Ini bukan paragraf sebuah novel..., bukan prolog sebuah film, bukan prolog sebuah FTV, tapi ini adalah kenyataan yang ada didepan mataku. Sungguh berat menuliskannya, tapi sungguh ketika kita lebih banyak melihat, lebih banyak mendengar, lebih banyak memahami, sungguh tak ada satu pun manusia yang luput dari ujiannya, aku bisa merasakan kesedihan yang dalam dari seorang sahabatku, seseorang yang berusaha keras mewujudkan mimpinya, seseorang yang begitu banyak bekorban untuk orang yang dicintainya, justru harus merasakan pahit yang begitu dalam oleh orang yang dicintainya.
Entahlah ada apa dengannya..., aku tak mau terlalu jauh mencampuri masalahnya, ia hanya butuh teman untuk menopang kesedihannya, ia butuh orang yang bisa memeluknya, ia butuh orang yang bisa menggenggam tangannya, ia butuh seseorang yang bisa menenangkan kegelisahan hatinya, ia butuh seseorang yang bisa memberikan ketenangan untuk hatinya.
Aku tau hatinya remuk redam karena cinta, ia kecewa penantiannya selama ini ternyata sia-sia, pengorban dan kasih sayangnya selama ini menjadi tidak berharga dihadapan laki-laki yang selalu ia perjuangkan. Dan bagaimana ia harus menjumpai laki-laki yang telah menyakiti hatinya itu hampir setiap hari, karena ia berada dikantor yang sama.
Ya Allah... kasihanilah sahabatku ini...
Berikan ketenangan padanya, agar ia tetap berbaik sangka terhadap takdirMu, aku tidak tau seberapa besar kekuatan cinta hingga bisa membuat manusia menjadi begitu sangat terpukul, hingga sebagian manusia rela menukar nyawanya hanya demi cinta. Berikan jodoh terbaik untuk sahabatku ini Ya Allah, semoga ia bisa segera menggenapkan setengah dinnya.
Ya Allah... jika nanti aku jatuh cinta, cintakan aku pada orang yang cinta padaMu, cintakan aku pada orang yang cintanya lebih besar kepadaMu, cintakan aku pada orang yang bisa membuat aku semakin mencintaiMu, jadikan cintaku sebagai jalan kebaikan untuk diriku, dirinya, dan orang-orang yang kami cintai.
Aamiin
Bandungm 18 Desember 2014

Tidak ada komentar:
Posting Komentar