Senin, 28 April 2014

Untitled

Abdullah Ra berkata : Rasullulah bersabda :
“Buruk sekali orang yang berkata : Aku lupa ayat ini dan ayat itu, akan tetapi (katakanlah) aku terlupakan. Dan (untuk itu) bermuzakarah (mengingat-ngingat) Al-quran-lah kalian, sesungguhnya Al-Quran itu lebih mudah terlepas dari dada daripada binatang ternak”
Hadist Sahih, diriwayatkan oleh Bukhari (hadist no 4644 dan 4651) dan Muslim (hadist no 1314-1317)


Ini hanya bentuk, penyesalan, dan kesedihan saya, tentang azam saya sama Allah.
Sungguh saya manusia yang hina ini, tidak tau bagaimana caranya berterima kasih kepada Allah, 9 April lalu sore hari setelah pemilu, saya mengalami kecelakaan, motor saya ditabrak oleh motor dengan kecepatan yang cukup tinggi, motor saya lumayan rusak parah, alhamdullilah saya hanya mengalami memar-memar, dan bagian kaki saya ada yang retak, dan sakitnya masih terasa hingga kini.

Saya bersyukur Allah menyelamatkan saya, tapi saya merasa, belakangan ini alokasi waktu saya benar-benar berantakan, dikejar deadline pekerjaan yang tidak berhenti, dan berhenti ketika saya sakit, Alhamdullilah ini sudah masuk bulan 4 saya ikutan ODOJ, alhamdullilah sudah mulai rapih bacaan saya sekarang setiap hari tidak kurang dari 1 juz, meski saat-saat tertentu saya baru selesai malam sekali menjelang tidur, tapi pola bacaannya sudah mulai dibiasakan untuk beres 1 juz sebelum dzuhur.

Alhamdullilah niat saya untuk Istiqomah membaca Al-Quran 1 juz sedikit demi sedikit mulai saya rapihkan, dan ini yang ingin saya Istiqomahkan, meski ada keinginan untuk keluar dari grup ODOJ, tapi.. demi kebaikan bersama, dan demi menjaga serta mengontrol tilawah saya, akhirnya saya tak pernah tega untuk leave grup.

Saya tidak ingin menyalahkan siapa-siapa, saya batal ikut kelas tahsin 2, karena sudah 2 minggu tidak hadir karena urusan pekerjaan yang menuntut saya untuk mengajar pagi, giliran sekarang sudah kosong paginya, kaki saya masih sedikit sakit, mudah-mudahan bisa ikut kelas tahsin dihari lain.

Saya tidak pernah bermimpi menjadi seorang Hafidzah, namun saya punya azam, jika sebelum meninggal saya ingin sekali bisa hafal, minimal 1 juz saja, impian yang betul-betul minimalis, maafkan Ya Rabb...
saya belum punya azam yang kuat untuk dapat menjaga hafalan saya...

Maafkan saya Ya Allah... bantu saya...
Mudah-mudahan, satu amanah yang tidak pernah saya tinggalkan jika saya tidak benar-benar berhalangan, mengajar Al-Quran setiap sabtu, meski hanya satu hari, satu jam, dapat ikut menjaga hafalan saya...

Bantu hamba untuk menjaga hafalan hamba Ya Rabb..., ampuni segala dosa hambamu yang hina ini

Bandung, 28 April 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar