Muhamad bin Waasi' rahimahullah berkata ;
لو كان للذنوب ريح ما جلس إلي أحد
"Seandainya dosa-dosa itu ada baunya
maka tdk seorangpun yang mau duduk bersamaku"
Orang menilai diri kita dari apa yang mereka
lihat dari diri kita
Orang menilai diri kita dari apa yang mereka
dengar dari diri kita
Orang menilai dari kita dari apa yang mereka
rasakan saat berinteraksi dengan diri kita
Siapapun bisa berpersepsi tentang diri kita, baik
atau buruk, benar atau salah, tapi kita tidak bisa menyalahkan persepsi mereka
tentang diri kita, bukankah perilaku kita adalah cerminan diri kita yang
sebenarnya?
Saya sangat bersyukur ketika banyak orang
mempersepsikan hal-hal baik dari diri saya, meskipun saya berfikir mereka
terlalu berhuznudzon tentang saya, padahal sejatinya Allah lah yang menutupi
aib-aib saya...
Ketika orang menilai saya orang yang paham agama,
hanya karena mereka melihat jilbab saya yang panjang, manset yang saya pakai,
dan kaos kaki yang tak pernah lepas dari kaki saya.
Ketika orang menilai saya orang yang dermawan,
yang punya banyak uang, karena saya bisa membantu mereka meminjamkan sedikit
uang, yang uangnya juga kebetulan sedang ada ditangan saya.
Ketika orang menilai saya orang yang rajin
beribadah, hanya karena saya sering membawa mushaf kecil saya kemana-mana, dan
tak pernah ketinggalan membawanya ketika pergi, yang kebetulan ketika mereka
masuk keruangan kerja saya, saya sedang membacanya, atau mendengarkan secara
tidak sengaja murrotal dari laptop saya yang sedang menyala.
Ketika orang menilai saya orang yang baik dan
sabar, hanya karena saya tidak pernah berkata-kata kasar dan tidak pernah
marah, meskipun sering kali saya dibully dan diperlakukan kurang sopan oleh
murid-murid saya.
Ah... saya hanya ingin meneladani orang yang saya
cintai, biarlah persepsi itu menjadi doa, karena saya hanya akan lelah
memikirkan persepsi orang tentang saya, harusnya saya bersyukur orang melihat
yang baik dari diri saya, dan berupaya sekuat mungkin menjaga persepsi baik
itu, meski saya harus bekerja keras melakukannya, sungguh menahan marah itu
bukan pekerjaan mudah teman, bahkan saking tidak kuatnya saya hanya bisa
menangis ketika saya benar-benar ingin marah.
Dan saya hanya ingat hadist ini...
"Dan siapapun yang berupaya bersabar, maka
Allah akan membuatnya sabar" (HR. Bukhari)
Saya belajar ketika saya berusaha mengupayakan
menjadi sebaik-baik manusia, menjadi golongan orang-orang Sholeh, Allah akan
membantu saya, menguatkan saya, dan mengIstiqomahkan saya dalam ketaatan,
aamiin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar