“What Doesn’t Kill You, Only
Makes You Stronger”
- Fredrich Nietzche
- Fredrich Nietzche
Saya teringat zaman kuliah dulu
sering kali datang ke perpustakaan untuk membaca buku, apapun buku saya baca,
mulai dari buku agama, sejarah, filsafat, dan lainnya. Entah kenapa saya merasa
waktu itu saya rajin sekali membaca buku-buku para filsuf Muslim maupun Barat,
saya punya rasa ingin tahu yang besar terhadap pemikiran-pemikiran orang-orang
kiri yang atheis seperti Hegel dan Nietzche. Maklumlah, saya orang ekonomi yang
pemikiran serta teori-teorinya banyak diadopsi dari barat macam bapak sosialis,
Karl Marx. Meskipun bagi saya cara berfikir mereka terlalu dalam dan sulit
untuk dipahami, saya sendiri bahkan belum pernah membaca buku Das Kapital milik
Karl Marx, padahal mungkin itu salah satu buku wajib bagi anak-anak kiri untuk
memahami cara pandang orang-orang sosialis.
Saya tidak akan bahas Nietzche,
Hegel, atau Karl Marx. Saya hanya merasa lelah..., iya belakangan saya merasa
begitu lelah, bukan karena beban pekerjaan yang menumpuk, atau deadline
pekerjaan, tapi lebih kepada pengelolaan emosi saya, yang mungkin berada di
titik jenuh. Hal-hal sulit nyatanya mampu terlewati dengan baik oleh saya
bebarapa tahun terakhir, dan alhamdullilah hingga detik ini saya sehat-sehat
saja. Saya bisa beraktifitas seperti orang lain diluar rumah. Namun dibalik semua itu sepertinya saya
merasakan perasaan Insecure yang cukup besar, saya seperti menarik diri dari
hiruk pikuk dunia, saya memilih meninggalkan lingkungan yang membuat saya tidak
nyaman, saya merasa lebih nyaman bekerja sendiri, tanpa harus berinteraksi
dengan orang lain.
Saya bahkan tidak punya
keberanian untuk memupuk harapan, saya takut kecewa, dan saya menyadari untuk
tidak banyak berharap pada siapapun saat ini. Sebuah kesyukuran yang sangat
besar karena saya masih diberi umur oleh Allah, masih bisa bekerja dan mengurus
kedua orang tua saya, saya tidak mau berfikir terlalu jauh apalagi tentang masa
depan, apakah saya kelak akan menjadi Ibu atau tidak, apakah keluarga saya
kelak akan menjadi keluarga yang samawa atau tidak, fikiran-fikiran itu mungkin
akan jadi toxic buat saya, saya butuh dikuatkan dan diberi kepercayaan, bahwa
semuanya akan baik-baik saja.
Bandung, 5 Februari 2020

Tidak ada komentar:
Posting Komentar