Senin, 07 Oktober 2019

Skincare


“Semua wanita pasti ingin terlihat cantik, tapi tidak semua wanita punya keinginan untuk terlihat cantik”

Untuk terlihat cantik diumur yang sudah tidak muda lagi, disaat usia saya sudah lebih dari 30 tahun rasa-rasanya agak sulit, apalagi saya tipekal perempuan yang jarang sekali menggunakan make up dan skincare, tapi bagaimanapun naluri perempuan saya sedikit demi sedikit juga mulai muncul, entahlah sejak remaja sampai kuliah saya bergaul dengan perempuan-perempuan baik, muslimah, yang sama sekali tidak pernah menggunakan make up, jadi saya pun tidak terlalu peduli dengan yang namanya make up atau kosmetik, hal ini didukung dengan kulit wajah yang relatif normal, dan jarang berjerawat, jadi tak ada masalah yang cukup besar, ketika saya hanya menggunakan pelembab, bedak, dan lipstik warna bibir sehari-hari.

Memasuki dunia kerja, perlahan tidak ada yang berubah, karena saya baru berani menggunakan lipstik ketika saya sudah masuk dunia kerja, masa remaja SMA bahkan sampai akhir kuliah praktis saya sama sekali tidak pernah menggunakan lipstik atau lipteen. Dan saat sekarang teman kerja saya mulai berganti, pindah tempat kerja pula, saya berteman dengan perempuan-perempuan muda yang sangat-sangat menjaga penampilan dan selalu menggunakan make up ketika ke kantor, meskipun make upnya sederhana, tapi saya banyak belajar dari para gadis-gadis muda itu perihal kecantikan wajah, dan kesamaan diantara mereka, mereka menggunakan skincare untuk menjaga kesehatan kulit wajahnya.

Kalau di searching di google apa itu skincare dan apa saja tahapan dalam menggunakan skincare, tentunya akan sangat panjang, mulai dari face water, tooner, moizturizer, serum, sampai krim malam, beberapa beauty blogger dan influencer, juga selebgram di sosial media banyak sekali yang membahas dan meriveuw berbagai skincare, mulai dari skincare lokal, asia (jepang dan korea), eropa, bahkan amerika semuanya memiliki skincare dengan kualitas yang beragam dan bagus, tentu harganya pun tidak murah, harga skincare mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah, benar-benar menguras dompet, apalagi kalo gaji kamu gak begitu besar.

Saya sebenarnya sangat ingin mencoba skincare-skincare tersebut, sepertinya enak kalau punya kulit wajah yang sehat ,lembut, bersih, bening, bersinar seperti  kristal wkwkwkkwkwk, tapi melihat harga skincare, melihat struk gaji, sepertinya saya harus lebih fokus untuk menabung saja, alhamdullilah walau kulit saya tidak bersinar dan tidak lembut, tapi kulit wajah saya yang cenderung kering benar-benar baik dan tidak merepotkan, kadang-kadang ada jerawat tapi itu pun ketika akan dapat haid bulanan, selebihnya tidak. Yang penting saya harus bisa menjaga makanan saya agar makan makanan yang sehat dan bergizi serta rutin membersihkan wajah.

Ketika tidak mampu membeli skincare mahal, mungkin saya harus berdoa dengan tulus kepada Allah, “Ya Allah kalau aku tidak mau membeli skincare yang harganya mahal, tolong jaga kulit wjahku agar selalu sehat dan bahagia, aamiin”

Bandung, 8 Oktober 2019


Tidak ada komentar:

Posting Komentar