“Semua wanita pasti ingin
terlihat cantik, tapi tidak semua wanita punya keinginan untuk terlihat cantik”
Untuk terlihat cantik diumur yang
sudah tidak muda lagi, disaat usia saya sudah lebih dari 30 tahun rasa-rasanya
agak sulit, apalagi saya tipekal perempuan yang jarang sekali menggunakan make
up dan skincare, tapi bagaimanapun naluri perempuan saya sedikit demi sedikit
juga mulai muncul, entahlah sejak remaja sampai kuliah saya bergaul dengan
perempuan-perempuan baik, muslimah, yang sama sekali tidak pernah menggunakan
make up, jadi saya pun tidak terlalu peduli dengan yang namanya make up atau
kosmetik, hal ini didukung dengan kulit wajah yang relatif normal, dan jarang
berjerawat, jadi tak ada masalah yang cukup besar, ketika saya hanya menggunakan
pelembab, bedak, dan lipstik warna bibir sehari-hari.
Memasuki dunia kerja, perlahan
tidak ada yang berubah, karena saya baru berani menggunakan lipstik ketika saya
sudah masuk dunia kerja, masa remaja SMA bahkan sampai akhir kuliah praktis
saya sama sekali tidak pernah menggunakan lipstik atau lipteen. Dan saat
sekarang teman kerja saya mulai berganti, pindah tempat kerja pula, saya
berteman dengan perempuan-perempuan muda yang sangat-sangat menjaga penampilan
dan selalu menggunakan make up ketika ke kantor, meskipun make upnya sederhana,
tapi saya banyak belajar dari para gadis-gadis muda itu perihal kecantikan
wajah, dan kesamaan diantara mereka, mereka menggunakan skincare untuk menjaga
kesehatan kulit wajahnya.
Kalau di searching di google apa itu
skincare dan apa saja tahapan dalam menggunakan skincare, tentunya akan sangat
panjang, mulai dari face water, tooner, moizturizer, serum, sampai krim malam, beberapa
beauty blogger dan influencer, juga selebgram di sosial media banyak sekali
yang membahas dan meriveuw berbagai skincare, mulai dari skincare lokal, asia
(jepang dan korea), eropa, bahkan amerika semuanya memiliki skincare dengan
kualitas yang beragam dan bagus, tentu harganya pun tidak murah, harga skincare
mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah, benar-benar menguras
dompet, apalagi kalo gaji kamu gak begitu besar.
Saya sebenarnya sangat ingin
mencoba skincare-skincare tersebut, sepertinya enak kalau punya kulit wajah
yang sehat ,lembut, bersih, bening, bersinar seperti kristal wkwkwkkwkwk, tapi melihat harga
skincare, melihat struk gaji, sepertinya saya harus lebih fokus untuk menabung
saja, alhamdullilah walau kulit saya tidak bersinar dan tidak lembut, tapi
kulit wajah saya yang cenderung kering benar-benar baik dan tidak merepotkan,
kadang-kadang ada jerawat tapi itu pun ketika akan dapat haid bulanan,
selebihnya tidak. Yang penting saya harus bisa menjaga makanan saya agar makan
makanan yang sehat dan bergizi serta rutin membersihkan wajah.
Ketika tidak mampu membeli skincare mahal, mungkin saya harus berdoa dengan tulus kepada Allah, “Ya Allah
kalau aku tidak mau membeli skincare yang harganya mahal, tolong jaga kulit
wjahku agar selalu sehat dan bahagia, aamiin”
Bandung, 8 Oktober 2019

Tidak ada komentar:
Posting Komentar