Menyembuhkan luka bukan perkara
yang mudah, apalagi jika itu luka batin yang tidak bisa dilihat dan dirasakan
oleh orang lain, dan bagi saya pribadi butuh proses yang panjang untuk dapat menyembuhkan
luka.
Beberapa hari lalu saya menemukan tulisan mas Taufik Aulia ditumblr
tentang hal ini, mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk kamu yang terluka hatinya.
“Biarkan luka menganga pada
masanya,Karena yang jahat satu persatu akan pergi dan yang paling kamu miliki
pada akhirnya adalah yang paling baik untukmu.
Berbohong, ingkar janji, dan
khianat itu jahat. Dan jika yang meninggalkanmu adalah orang jahat, maka
bersyukurlah karena kamu bukan sedang ditimpa ksialan melainkan dijauhkan dari kemalangan
Sakit itu sesaat dan sedih itu
sebentar, kawan. Dan yang lama adalah melanjutkan hidup.
Lantas buat apa terpenjara dalam
luka, padahal konsep rezeki itu pasti. Yang bukan untukmu pasti berlalu dan
yang memang takdirmu pasti sampai ketanganmu.
Perihal bagaimana orang jahat itu
melanjutkan hidup atau bagaimana ia menyesal nantinya, itu sudah bukan
urusanmu.
Satu-satunya urusanmu adalah
menghargai dan menjalani hidupmu sebaik-baiknya, termasuk orang-orang baik yang
masih tersisa didalamnya”
Kuatlah.
Bandung 4 Oktober 2019

Tidak ada komentar:
Posting Komentar