“Sejak ada film Joker dibioskop,
orang-orang mulai berfikir bahwa Orang jahat itu dulunya adalah orang baik yang
tersakiti, padahal nyatanya dalam hidup ada orang jahat yang memang jahat, ia
tidak pernah disakiti orang lain tapi dia suka sekali menyakiti orang lain. Dan
orang baik, akan ada orang baik yang tetap mejadi orang baik, meski ia sudah
disakiti sedemikian rupa oleh orang lain”
beberapa bulan lalu sosial media
ramai memberitakan KeIslaman kakaknya Ustad Felix, iya saudara sekandung,
saudara sedarah yang mungkin dirasakan malah seperti musuh sejak kecil, itulah
yang dikatakan oleh Ustad Felix dalam tulisannya di media sosial, dan ustad
bilang bahwa kakaknya itu FIX JAHAT, tidak mungkin akan berubah jadi baik, apalagi
menjadi seorang mualaf dan menjadi seorang muslim... tapi nyatanya Allah
berkehendak lain... orang yang paling mendukung dakwah Ustad Felix adalah
ayahnya, tapi Allah memberikan hidayah kepada kakanya, yang justru selama ini
berselisih dengan Ustad Felix, begitulah hidayah Allah, diberikan kepada siapa
saja yang Ia kehendaki.
Dan saat sekarang orang
ramai-ramai membahas Joker, saya justru tidak sependapat, banyak sekali orang
jahat yang memang jahat, dan orang jahat itu bisa saja terlihat baik dari luar,
hingga kita tertipu. Bagi saya yang pernah bertemu dengan orang jahat, saya
berfikir orang jahat akan tetap jahat, jika ia tidak mendapat hidayah dari
Allah, hanya orang jahat yang tega melukai perasaan orang lain dan merusak masa
depan orang lain tanpa rasa bersalah dan penyesalan sama sekali. Atau mungkin
orang tersebut memang mengidap gangguan jiwa, emosinya tidak stabil, dan cepat
berubah sewaktu-waktu mengikuti moodnya yang juga tidak jelas.
Saya berharap semoga saya tidak
pernah lagi bertemu dengan orang jahat..., saya tidak mau seperti Joker,
terserah orang mau menyakiti saya seperti saya, saya akan tetap jadi orang baik
hingga akhir hidup saya, semoga orang jahat itu hidup dengan penuh penyesalan
dan rasa bersalah seumur hidup.
Bandung, 30 Oktober 2019

Tidak ada komentar:
Posting Komentar