Harga sebuah kepercayaan itu
katanya mahal, kalau kamu sudah dikecewakan seseorang, rasanya akan sulit untuk
percaya lagi...
Saya berfikir manusia adalah
makhluk paling sempurna yang diciptakan Allah dibanding makhluk lainnya,
manusia yang diberi akal akan jauh lebih cerdas dari makhluk manapun di dunia,
walau sejatinya setiap manusia yang hidup pasti dikaruniai kelebihan dan
kekurangan oleh Allah. Saya mungkin hanya pandai merasa, tidak pandai berfikir
bahwa manusia itu punya kemampuan untuk berubah, apalagi dengan bertambahnya
umur. Nyatanya tidak selalu seperti itu, umur bukan indikator kedewasaan
seseorang, banyak yang umurnya sudah tua tapi sifatnya sangat kekanak-kanakan,
atau justru sebaliknya ada seseorang yang umurnya masih sangat muda, tapi ia begitu
dewasa, dapat menempatkan dirinya dengan baik dimanapun ia berada.
Saya terlalu berfikir positif
bahwa manusia bukan makhluk sempurna, punya banyak kekurangan, dan akan tumbuh
menjadi manusia yang lebih baik dari hari ke hari. Itulah yang ada dalam persepsi
saya, bahwa saya pun akan seperti itu, menjadi pribadi yang lebih baik dari
hari ke hari, menjadi lebih dewasa, menjadi lebih sabar, menjadi lebih
bijaksana, dan mulai bisa mengendalikan emosi baik saat senang maupun saat
marah.
Sayang seribu sayang tak ada
garansi dari langit bahwa seseorang akan berubah jadi pribadi yang lebih baik,
mengharapkan seseorang berubah karena kita, sama halnya seperti mengharap
bintang jatuh, mungkin terjadi tapi entah kapan. Itu sama kaya kamu berharap
seseorang mendapatkan hidayah, padahal hidayah yang ngasih Allah bukan kita.
Sedih rasanya, tapi sudahlah... semua ada waktunya. Berubah atau tidak itu
kembali kepada pribadi masing-masing, ada niat untuk berubah atau tidak. Yang
penting keberadaan kita tidak merugikan orang lain, intinya kalau kamu tidak
bisa membuat orang lain bahagia, kamu jangan buat susah hidup orang lain.
Jangan buat hidup orang susah karena ketidakmampuan kita mengendalikan diri.
Sebelum kamu menuntut ini itu
kepada orang lain untuk sesuai keinginanmu, lebih baik kamu banyak interospeksi
diri kamu sendiri, apakah kamu sudah menjadi manusia yang baik dihadapan orang
terdekat kamu, orang lain mungkin lebih sedikit berinteraksi dengan kamu, tapi
orang-orang terdekat kamu, keluarga atau teman, adalah orang yang paling layak
mendapatkan perlakukan baik dari kamu.
Bandung, 6 Februari 2019

Tidak ada komentar:
Posting Komentar