Rabu, 06 Februari 2019

Percaya


Harga sebuah kepercayaan itu katanya mahal, kalau kamu sudah dikecewakan seseorang, rasanya akan sulit untuk percaya lagi...

Saya berfikir manusia adalah makhluk paling sempurna yang diciptakan Allah dibanding makhluk lainnya, manusia yang diberi akal akan jauh lebih cerdas dari makhluk manapun di dunia, walau sejatinya setiap manusia yang hidup pasti dikaruniai kelebihan dan kekurangan oleh Allah. Saya mungkin hanya pandai merasa, tidak pandai berfikir bahwa manusia itu punya kemampuan untuk berubah, apalagi dengan bertambahnya umur. Nyatanya tidak selalu seperti itu, umur bukan indikator kedewasaan seseorang, banyak yang umurnya sudah tua tapi sifatnya sangat kekanak-kanakan, atau justru sebaliknya ada seseorang yang umurnya masih sangat muda, tapi ia begitu dewasa, dapat menempatkan dirinya dengan baik dimanapun ia berada.

Saya terlalu berfikir positif bahwa manusia bukan makhluk sempurna, punya banyak kekurangan, dan akan tumbuh menjadi manusia yang lebih baik dari hari ke hari. Itulah yang ada dalam persepsi saya, bahwa saya pun akan seperti itu, menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari, menjadi lebih dewasa, menjadi lebih sabar, menjadi lebih bijaksana, dan mulai bisa mengendalikan emosi baik saat senang maupun saat marah.

Sayang seribu sayang tak ada garansi dari langit bahwa seseorang akan berubah jadi pribadi yang lebih baik, mengharapkan seseorang berubah karena kita, sama halnya seperti mengharap bintang jatuh, mungkin terjadi tapi entah kapan. Itu sama kaya kamu berharap seseorang mendapatkan hidayah, padahal hidayah yang ngasih Allah bukan kita. Sedih rasanya, tapi sudahlah... semua ada waktunya. Berubah atau tidak itu kembali kepada pribadi masing-masing, ada niat untuk berubah atau tidak. Yang penting keberadaan kita tidak merugikan orang lain, intinya kalau kamu tidak bisa membuat orang lain bahagia, kamu jangan buat susah hidup orang lain. Jangan buat hidup orang susah karena ketidakmampuan kita mengendalikan diri.

Sebelum kamu menuntut ini itu kepada orang lain untuk sesuai keinginanmu, lebih baik kamu banyak interospeksi diri kamu sendiri, apakah kamu sudah menjadi manusia yang baik dihadapan orang terdekat kamu, orang lain mungkin lebih sedikit berinteraksi dengan kamu, tapi orang-orang terdekat kamu, keluarga atau teman, adalah orang yang paling layak mendapatkan perlakukan baik dari kamu.

Bandung, 6 Februari 2019

Tidak ada komentar:

Posting Komentar