Saya bingung menuliskan judul tulisan ini apa, setiap kali naik motor sebenarnya ada banyak hal yang ingin saya tuliskan, kata Kakek Pramoedya Anantatoer, menulis itu adalah bekerja untuk keabadian, kalo kata saya menulis itu adalah kristalisasi pemikiran, hati, dan perasaan, juga kenangan.
Ini bukan tentang Bandung, bukan juga tentang Indonesia, tapi ini tentang hal-hal remeh temeh dan mungkin hal-hal besar yang sebenarnya sering berputar-putar dikepala saya, tapi entah kapan akan terwujud, saya yakin suatu saat bisa, tentu ketika sudah ada mahram. Alasan "mahram" itu kadang jadi alasan "sakti" sebagai larangan yang pada akhirnya mau tidak mau harus saya taati, secara Orang tua, khususnya bapak masih menjadi wali saya yang bertanggung jawab mengurus saya.
Beberapa hal yang sebenarnya sangat ingin saya lakukan, namun belum, dan pasti suatu saat akan saya lakukan. Ini terlalu sederhana untuk ukuran mimpi, tapi bolehlah saya tuliskan beberapa hal yang saya impikan suatu saat dapat saya lakukan.
1. Naik Gunung
Saya pernah cerita ditulisan Mahameru, tentang alasan saya tidak mau ikut naik gunung. Saya suka jalan-jalan, suka hiking, suka alam juga. Moment-moment berpetualang seperti itu sangat mengasyikan, dan itu tentu tidak akan terasa ramai kalau dilakukan sendiri. Saya tidak ikut organisasi apapun, tidak ikut komunitas apapun, semasa Kuliah juga saya lebih banyak aktif dikampus, bukan diluar kampus. Seingat saya hanya ada 2 organisasi yang selalu rajin jalan-jalan PRISMAN (Rohis SMAN 9) dan REMASIS (Remaja Mesjid Al-Istiqomah), dan kini tinggal Remasis yang ada, itu pun orang-orangnya sudah mulai menyusut, praktis terakhir kali saya jalan-jalan/hiking itu pas Ke Dago Pakar, dan itupun Goa, bukan Gunung -__- jujur, pengen banget naik gunung. Masalah pakaian, rasanya tidak masalah pakai Rok/Gamis untuk naik gunung, cari saja yang bahannya nyaman dipakai, dan lebar, sehingga tidak akan menganggu ketika harus jalan menanjak. Insya Allah pasti bisa. Masalah utamanya mungkin "mahram", jadi terus saja perbaiki diri, Insya Allah sudah ada di Lauhul Mahfudz, semoga jodoh saya seorang petualang hebat :)
2. Snorkeling
Satu dari banyak kelemahan saya, adalah saya tidak bisa berenang. Jadi bisa dibayangkan bagaimana bisa Diving, kalo berenang aja gak bisa. Jadi yang paling gampang buat liat alam bawah laut adalah Snorkeling. Saya suka air, tidak bisa berenang, tapi ingin berenang dan melakukan banyak hal dalam air. Ini tentu alasannya bukan karena "mahram". Pakaian, iya pakaian... meski sudah banyak pakaian renang muslimah, tapi tetap saja pakaian renang muslimah itu juga begitu pas ditubuh (membentuk tubuh), belum kakinya harus ditutupin juga. Terakhir saya main air itu di Cipanas, itu pun pakai baju lengkap, kerudung, dan kaos kaki -_- masa iya saya harus menyewa pulau private buat Snorkeling?
3. Bela Diri
Percaya tidak percaya, dulu waktu SMP saya pernah ikut Karate, iya sampai SMP kelas 9 saya belum pakai kerudung. Jadi ceritanya saya suka bela diri, dan dulu lumayan rajin latihan sampai sabuk hijau. Urutan di Karate beda dengan taekwondo, kalo karate itu mulai dari sabuk putih- kuning - hijau - biru - coklat - hitam, jadi lumayan kan? Sebenarnya saya masih suka bela diri dan sangat ingin sekali sparing, wkwkwkwk salah satu bela diri yang masih ingin saya ikuti adalah Takwondo atau Aikido. Tapi alasana pakaian, dan kaos kaki lagi-lagi saya mengurungkan niat saya buat ikut klub/dojo bela diri. Secara pakaian bela diri itu kan celana dan atasan, meski lebar tetap saja akan kagok jika harus bela diri menggunakan kaos kaki, belum lagi simpay/gurunya. Hanya sedikit perempuan yang bisa bela diri, kalau pun ada susah nyarinya.
4. Nonton Sepakbola
Hahahaha, seumur hidup rasanya saya belum pernah menonton sepak bola secara langsung di Stadion. Pengennya sih nonton Liverpool di Anfield, tapi kalaupun enggak nonton Persib lah di Jalak Harupat wkwkwkwk, mengingat saya seorang muslimah, dan kondisi stadion yang penuh dengan laki-laki, rasa-rasanya gak mungkin juga saya nonton bola langsung -_-. yauda kalo gitu nobar aja (nonton bareng) pertandingan Liga Inggris antara Liverpool VS Manchester United di GOR, beberapa kali pernah diajakin sama temen dan murid juga yang sama-sama Liverpudlian, tapi lagi-lagi saya tolak. Acara nonton bareng itu malam sekitar pukul 9, selesai pukul 11an malam, siapa yang mau jemput? kalau pun pulang sendiri, rasa-rasanya gak ahsan aja seorang akhwat pulang naik motor sendirian abis nobar bola -__-
5. Bersepeda
Kalau ini saya bisa naiknya, sepedanya ada sih, tapi dirumah yang ada sepeda laki-laki yang ada stang didepannya, bukan sepeda perempuan yang ada keranjangnya didepan dan di pake Han Jie Eun didrama korea Full House. Padahal kan yah, sepeda sewaan banyak di bandung, tinggal sewa aja, tapi lagi-lagi, kalau gada teman bersepada rasanya gak rame, enaknya naik sepeda rame-rame (pawai). Sempat mikir sih buat beli Sepeda, tapi sepertinya akhir tahun ini saya mau liburan panjang aja ke Lombok, wkwkwkwk aamiin
6. Jalan-jalan (Traveling)
Jalan-jalan keliling dunia... aaaaah, menyenangkan sekali, ingin naik haji, ingin melihat Eiffel, ingin lihat Gundam Raksasa di Jepang, dsb. Tapi keliling Indonesia juga belum pernah, ingin sekali menjelajahi seluruh tanah di Indonesia, yah minimal saya bisa merasakan bagaimana rasanya keindahan alam Indonesia yang hanya bisa saya liat di acara-acara backpekeran di Tv. Entahlah mau traveling atau backpekeran, tapi rasanya akan sangat menyenangkan bisa melakukannya nanti.
Hal-hal sederhana, yang mungkin gakan sederhana nantinya, saya percaya ada banyak jalan menuju Roma, begitu juga dengan hal-hal yang saya tuliskan diatas, selama saya menjaga niat saya dengan baik, tetap menjalankan sya'riat dan kewajiban saya sebagai muslimah, Insya Allah akan selalu ada jalan.
Selamat bermimpi dan menggapai mimpi, saya berharap suatu saat saya dapat bertemu dengan orang yang dapat menemani saya mewujudkan mimpi-mimpi itu, aamiin :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar