Minggu, 09 Oktober 2011

Sakit


“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” (QS. Al-Hasyr : 18)


Di bulan syawal yang indah..., tiga hari berturut-turut  saya mengadakan silaturahmi dengan keluarga, sahabat, dan kerabat. Banyak sekali hikmah yang saya dapatkan. Islam benar-benar Indah, bahkan silaturahmi pun menjadi amal sholeh, dalam sebuah hadist dikatakan bahwa silaturahmi itu dapat memanjangkan umur dan memperluas rizky. 

Setiap kunjungan yang saya lakukan, saya mendapatkan banyak pelajaran. Dan taukah sahabat? 2 dari 3 kunjungan yang saya lakukan.  2 kunjungan terakhir, benar-benar membuat saya terharu. Karena di dua rumah yang saya kunjungi ini, ada saudara saya yang tengah di uji oleh Allah dengan sakit. Alhamdullilah... pahala saya jadi bertambah banyak, bukankah menjenguk orang yang sakit juga termasuk hak muslim terhadap muslim lainnya?

Dari Ali RA, ia berkata : “Saya mendengar Rasullulah SAW bersabda “ : “Setiap orang muslim yang menjenguk sesama muslim pada waktu pagi, maka ia akan dimintakan rahmat oleh tujuh puluh ribu malaikat sampai sore. Dan apabila ia menjenguknya pada waktu sore, maka ia akan dimintakan rahmat oleh tujuh puluh ribu malaikat sampai waktu pagi, serta ia mendapat jaminan buah-buahan yang siap dimakan didalam surga” (HR Turmudzi)

Menjenguk orang sakit itu banyak hikmahnya, itulah yang saya rasakan. Diantaranya :

1.    Membuat kita semakin ingat Kematian
 Kematian, satu kata yang membuat siapa saja menjadi takut.
“Dimana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu berada didalam benteng yang tinggi lagi kukuh....” (QS An Nissa : 78)

“ Sesungguhnya kematian yang kamu lari darinya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada Allah, yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan” (QS Al-Jumu’ah : 8)

Banyak jalan menuju kematian, namun yang paling sering kita jumpai... sakit adalah salah satu jalan Allah mengambil nyawa kita.

2.     Membuat kita semakin Bersyukur
Saya sempat kaget ketika menjenguk tetangga saya yang sedang sakit, beliau mengalami kerusakan di salah satu bagian syaraf otaknya. Dalam pengobatan beliau harus meminum obat sebanyak 8 butir setiap kali makan obat, jika sehari minum obat 2-3 kali. Maka ia harus meminum obat sekitar 16-24 butir!!! Bisa sahabat bayangkan???... dan berapa harga obatnya? Dalam sebulan ia harus mengeluarkan uang sebanyak 800- 1 juta rupiah. Hanya untuk obat saja!

Dan ketika menjenguk salah seorang kerabat ayah saya, yang masuk Ruang ICU, beserta alat-alatnya taukah berapa harga yang harus di bayar??? 10 juta rupiah untuk sehari semalam!

“Maka nikmat mana lagi yang kau dustakan?”


3.  Membuat kita semakin dekat dengan Allah
Tahukah sahabat jika penyakit yang Allah berikan kepada orang yang sakit, ternyata dapat membuat orang semakin dekat dengan Allah??? Yah, sakit dapat menjadi kafarat atau penggugur dosa bagi seorang muslim.

Rasulullah juga bersabda "Seorang mu'min yang sakit, ia tidak mendapatkan pahala dari sakitnya, namun diampuni dosa-dosanya" (H.R. Thabrani).

Dalam hadist lain dikatakan :"Ketika seorang hamba diberi sakit pada badannya, maka Allah berkata kepada malaikat "tulislah kebaikan-kebaikan yang biasa dilakukannya ketika sehat, kalau ia sembuh mandikanlah ia dan bersihkan. Kalau ia meninggal maka Allah mengampuninya" (H.R. Ahmad).

Begitulah..., Allah begitu mencintai hamba-hambaNya...
Entah kenapa, setiap kali menjenguk orang sakit air mata saya selalu jatuh. Ada perasaan sedih yang mendalam ketika melihat orang yang biasanya sehat, berbicara, dan berjalan layakanya orang normal, tiba-tiba saja tergolek lemas tak berdaya di atas kasur. Terlebih jika ia harus menggunakan oksigen untuk bernafas.

Betapa mudahnya Allah memberikan ujian atau azab bagi makhluknya lewat jalan sakit..., saya masih ingat betul setahun yang lalu salah satu kerabat saya yang sedang menderita penyakit diabetes, kakinya tak lagi dapat berjalan normal, namun masih bicara dengan normal. Tahun ini, 2011 tenyata penyakitnya bertambah parah, tak hanya diabetes, ia mengalami komplikasi. Kolesterol, Hipertensi, dan Diabetes... dan kini... Allah telah mengambil penglihatannya...., ia tidak dapat melihat saya lagi...

Ya Allah.. maafkan hambaMu yang penuh dosa ini..
Maaf untuk semua nikmatMu yang sering kali hamba kufuri...
Maaf untuk kelalaian hamba yang terkadang tidak memberikan tubuh ini haknya
Untuk istirahat...

Berikan kami kesehatan... agar kami dapat menjalankan kewajiban kami dengan baik kepadaMu
Aamiin......

9 Oktober 2011
Semoga lekas sembuh yah...


2 komentar: