Dakwah itu butuh perjuangan... Butuh keberanian dan keyakinan, terkadang kita harus berlari lebih cepat dari waktu yang ada untuk menjemput ladang dakwah yang sudah Allah siapkan untuk kita, waktu lebih cepat berjalan dari kehendak kita... Sebelum benar-benar terlambat, dan kita tak sanggup mengejar waktu yang membuatnya semakin jauh dari jangkaun tangan kita...
Berjuanglah! Atas Nama Allah!
Berjuanglah! Atas Nama Allah!
1. Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling
2. Karena telah datang seorang buta kepadanya
3. Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa)
4. Atau dia (ingin) mendapatkan pelajaran, lalu pelajaran itu memberi manfaat kepadanya?
5. Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup
6. Maka kamu melayaninya
7. Padahal tidak ada (celaan) atasmu kalau dia tidak membersihkan diri (beriman)
8. Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pelajaran)
9. Sedang ia takut kepada Allah
10. Maka kamu mengabaikannya
11. Sekali-kali jangan( demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Tuhan itu adalah suatu peringatan
12. Maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memeperhatikannya
13. Didalam kitab-kitab yang dimuliakan
14. Yang ditinggikan lagi disucikan
15. Ditangan para penulis (malaikat)
16. Yang mulia lagi berbakti
QS Abasa ayat 1-16
Sahabat, ayat diatas adalah ayat yang Allah turunkan kepada Nabi Muhammad, ayat yang berupa teguran kepada Nabi, karena beliau telah bermuka masam dan berpaling dari seorang buta yang ingin datang kepadanya untuk mendapatkan pelajaran. Suatu ayat dalam AL-Quran biasanya turun setelah terjadi satu peristiwa ketika zaman Rasullulah, Sebagai ibrah (pelajaran) yang dapat kita amalkan hari ini, bukankah hal serupa dapat terjadi dizaman sekarang, 14 abad lebih sejak kepergian Rasullulah?
Mengapa Allah menurunkan ayat ini ?
Apa yang membuat Allah menegur Nabi Muhammad?
Karena ia bermuka masam?
Karena ia berpaling dari seorang buta ?
Atau karena hal lain ?
Saya bukan seorang mufasir, bukan seorang ahli kitab, pun mengerti bahasa Arab. Saya hanya ingin belajar memaknai ayat-ayat diatas,
“Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya dari dosa, atau dia ingin mendapatkan pelajaran, lalu pelajaran itu memberi manfaat kepadanya?” (QS Abasa 3-4)
Betapa setiap orang punya kecendrungan untuk berbuat baik, betapa setiap orang punya naluri untuk beragama, dan meyakini bahwa ada kekuatan yang Maha Besar yang mengatur kehidupan yang ada dilangit dan bumi. Namun mereka terlarut dalam kehidupan duniawi, sehingga belum menemukan jalan yang benar yang akan menyelamatkan kehidupan dunia dan akhirat mereka.
Saya sedang berusaha menasehati diri saya sendiri..., betapa banyak orang yang ingin belajar Islam, bahkan ingin masuk dan memeluk agama Islam, namun mengurungkan niatnya karena kesalahan kita sendiri. Kita yang terlalu Sombong, Angkuh, Apatis, dan Eksklusif!!! Kita yang hanya memandang sebelah mata pada orang-orang yang ada di sekitar kita, dengan berbagai alasan :
“Orang tua itu mah kepala batu, susah dikasih taunya juga”
“Mana mungkin preman kaya dia bisa insyaf”
“Anak gaul kaya gitu, mana mau nginjek mesjid”
“Anak kecil, mau diomongin ampe berbusa juga gakan ngefek!”
“Ntar aja tungguin dia dapet hidayah atau dapet azab, baru sadar!”
Padahal jika kita yakin dan bersungguh-sungguh untuk berjuang dalam dakwah ini... Insya Allah, Allah yang akan membukakan hati mereka, mereka yang mungkin suatu saat akan menjadi Pembela Islam! Sahabat pasti tidak akan lupa dengan kisah-kisah sahabat Rasul yang akhirnya mendapat hidayah dan merasakan cahaya keImanan masuk memenuhi setiap inci tubuhnya.
Umar Bin Khattab.
Khalid bin Walid.
Ikrimah bin Abu Jahal.
Mereka adalah orang-orang yang begitu kuat menentang agama Islam dan dakwah Rasullulah, tapi KeIslaman mereka telah meninggikan agama kita!
Dakwah itu butuh perjuangan..., jemputlah ia saudaraku...
Jemputlah ia untuk dapat merasakan manisnya Iman dan indahanya ketaatan pada Allah
Biarlah Allah, Malaikat, Rasul, dan Orang-orang Beriman yang akan menjadi pelindungmu, dan memberikan pertolongan untuk perjuanganmu di jalan Dakwah.
11 Ramadhan 1432H
Untuk Sebuah Azam di Hati.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar