Kamis, 21 April 2011

Rasa Itu bernama Cinta...

Dari Abu Hurairah, bahwasannya Rasullulah SAW bersabda :
“Jika Allah mencintai seorang hamba, Dia akan menyeru Jibril dan berfirman : “Wahai Jibril, sesungguhnya Aku mencintai si Fulan, maka cintailah dia”, maka Jibril pun mencintainya. Kemudian Jibril berseru kepada penghuni langit “Sesungguhnya Allah mencintai si fulan maka cintailah dia” maka penghuni langit pun mencintainya, lalu dijadikan untuknya penerimaan baik atau simpati di muka bumi “ (HR Bukhari-Muslim)

Wahai Sang Pemilik Hati, Penggengam Setiap Jiwa, Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang..., Kau limpahkan kepada kami rasa berkasih sayang..., hingga kami dapat terus hidup dan menjalani kehidupan ini dengan rasa syukur dan sabar ditengah setiap cobaan dan ujian yang selalu Kau berikan kepada kami.

Semoga shalawat serta salam selalu tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, seseorang yang menjadi qudwah sempurna bagi kami, seseorang yang lebih mencintai umatnya dibandingkan dirinya sendiri, seseorang yang mengajarkan kami kasih sayang.

Semoga kami dapat meneladani akhlak muliamu..., kau tak pernah memandang siapa pun orang yang engkau hadapi. Kau sangat menyayangi anak kecil dan menghormati orang yang lebih tua, kau tetap menyuapi seorang kakek tua yang kafir padahal ia selalu menghina dan menghujatmu dengan kata-kata yang kasar, begitu pula dengan tetanggamu yang bukan seorang muslim, kau perintahkan kepada keluarga dan sahabatmu untuk memberikan sebagian rizki yang diperoleh untuk tetangga yang tidak seakidah denganmu.

Dan dari sekian banyak akhlak muliamu Adalah kemurahan hatimu dan kedermawananmu. Ibnu Abbas berkata “ Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam adalah orang yang paling murah hati. Kemurahan hati beliau yang paling menonjol adalah pada bulan Ramadhan saat dihampiri Jibril beliau setiap malam pada bulan Ramadhan, untuk mengajarkan Al-Quran kepada beliau. Beliau benar-benar orang yang paling murah hati untuk hal-hal yang baik lebih hebat”
Jabir berkata, “Tidak pernah beliau dimintai sesuatu, lalu menjawab, “Tidak”

Kau selalu mempertemukan aku dengan seseorang yang membuat aku malu..., seseorang yang bahkan belum pernah aku bertemu dengannya tapi keindahan akhlak dan kemuliaan dirinya dapat aku rasakan, orang-orang terpilih yang mengajari aku bagaimana caranya mencintaiMu dan menjadi seorang  hamba yang Kau Cintai....
Mungkin yang aku lakukan bagi Orang Tuaku, Keluargaku, Sahabat-sahabatku, Adik-adikku, dan Murid-muridku adalah sesuatu yang kecil dan sangat sederhana.  Tapi demi Zat yang Nyawaku ada dalam genggamanNya.... Aku ingin memberikan sedikit kebahagian untuk mereka... walau dengan cara yang sederhana... Karena dari merekalah, aku dapat kekuatan untuk terus menjalani kehidupan ini dengan penuh rasa syukur kepadaMu... merekalah inspirasi terbesar dalam hidupku.


Dan dalam sebaris doa yang ku Panjatkan kepadaMu...
Aku ingin Engkau selalu melindungi dan menyayangi orang-orang yang ada dalam hidupku, semoga Kau berikan kepada kami kekuatan Iman dan Islam untuk selalu berada dalam ketaatan kepadaMu.
Ya Allah berikanlah rasa cintaMu padaku.... Agar aku dapat mencintai orang yang Kau cintai....,semoga kelak Kau pertemukan kami di JannahMu....

Kalian adalah kado terindah dlm hidupku
Bumi Allah, 19 April 2011

1 komentar:

  1. teu nyangka si teteh orang ekonom, bisa puitis kieu hahaha..
    mantap2

    BalasHapus