“Jika tidak hari ini mungkin besok, jika tidak besok, mungkin lusa…, dan Allah akan memberikan segala sesuatu diwaktu yang tepat, dimana kita layak menerimanya dan siap menerimanya”
Pengumuman CPNS sudah keluar, dan saya tidak
lolos ketahap SKB, skor saya terlalu rendah dibandingkan dengan peserta
lainnya, dengan tugas dan beban kerja saya sekarang, mana sempat saya belajar
insentif untuk CPNS, ya mungkin karena ini kesempatan terakhir saya ikut CPNS
dan saya berhasil samapi ke tes, saya benar-benar bersyukur, karena saya sudah
maksimalkan ikhtiar saya, kabar baiknya dua orang sahabat saya dikantor
berhasil lulus P3K, yang konon katanya keududukannya akan setingkat dengan
CPNS, entahlah, saya hanya bisa bersyukur, rezeky orang berbeda, bukankah untuk
bisa mengajar diskeolah seperti sekarang, saya harus menghabiskan waktu sekitar
8 tahun dibimbel, dan harus melewati masalah pribadi yang menguras hati dan air
mata. Jadi saya fkir mungkin belum waktunya saya jadi ASN.
Dan benar saja, siapa sangka awal tahun ini
saya berkesempatan liburan ke Pulau Belitung, Pulau Laskar Pelangi yang
novelnya sudah saya baca hingga seri ke4nya, yang mungkin kalau pakai biaya
sendiri agak sulit karena lumayan cukup mahal akomodasinya, tapi kemarin saya
bisa pergi kesana dengan biaya gratis dari sekolah, beserta seluruh
sahabat-sahabat saya disekolah, saya pergi membaca koper dan bernagkat
menggunakan gocar, gak mungkin minta antar bapak, karena repot bawaan saya
cukup berat, disana saya merasakan keindahan Alam Indonesia yang sangat indah, dank
arena ini wisata yang cukup jauh, maka tidak ada uang saku untuk seluruh yang
ikut, sedih sih, tapi mau bagaimana lagi, selalu saja da pertolongan dari Allah,
saat akan mengantri untuk membayar oleh-oleh, salah seorang guru senior
mengepalkan amplop kepada saya untuk membayar oleh-oleh yang saya beli,
jumlahnya Rp 200.000, haru dan sedih … saya memang tidak beli banyak oleh-oleh
saat itu, karena membawa bawaan sendiri saja sudah repot, apalagi harus bawa
banyak oleh-oleh.
Dan dihari ketiga ketika sampai dibandung, wkatu sudah menunjukkan pukul 10.00, saya fikir jika sampai bandunnya tengah malam saya akan menginap dikosan teman saya, alhamdullilah sampai di dago sekitar pukul 10.00, karena merasa belum terlalu malam, saya pesan gocar, dan tak lama kemudian mobilnya sudah datang didepan bus tempat terakhir kami sampai, alhamdullilah supirnya mas-mas yang masih muda, usianya mungkin sekitaran 25tahun, ini kali pertama saya pulang malam dengan gocar, ibu biasanya paling cemas kalua saya pulang sendirian malam-malam, tapi alhamdullilah masnya sangat baik dan sopan, saya sama sekali tidak merasa takut, dan beliau mengantar saya sampai depan gerbang rumah.
Oh iya saya pergi Sabtu malam dan sampai di
Bandung Senin Malam, hari Rabu dan Kamis sudah ada kegiatan IHT disekolah,
sementara mata sebelah kanan saya iritasi ada benjolan kecil dan harus
dioperasi, akhirnya selasa pagi saya ke puskesmas dan mendapat rujukan dokter
mata di BMC, allhamdullilah mendapat Dokter Spesialis Mata yang cukup Senior
dan berpengalaman, operasinya tidak sampai 10 menit, sudah selesai, mata saya
diperban, dan 2 hari kemudian karena efek obat biusnya masih terasa, akhirnya 2
hari IHT saya diantar jemput oleh bapak, maklum hari pertama IHT, saya harus
SWAB dulu dikantor pusat, alhamdullilah hasilnya negatif dan saya sehat.
Alhamdullilah segala kebaikan Allah berikan
kepada saya, mulai dari teman kantor yang baik, supir gocar yang baik, hingga
dokter mata yang baik, semuanya membuat saya jauh lebih baik, sehat,hingga
sekarang, saya hanya berfikir segala kebaikan yang kita berikan kepada orang
lain, Allah pasti akan membalasnya dengan cara-cara yang mungkin kita sendiri
tidak paham, jadi kalaupun saat ini kita belum mendapatkan balasan kebaikan
atas kebaikan kita pada orang lain, bersabarlan…, karena suatu saat kebaikan
itu akan datang pada kita dari arah yang tidak pernah disangka-sangka.
Bandung, 31 Desember 2022
Tidak ada komentar:
Posting Komentar