“Kalau kamu tidak menemukan laki-laki baik yang menyayangi kamu dengan tulus, semoga kelak kamu yang ditemukan laki-laki baik yang akan menyayangi dan mencintaimu dengan tulus...”
Dulu ketika ditanya... laki-laki
seperti apa yang kamu sukai? laki-laki seperti apa yang akan kamu terima untuk
jadi pendamping hidup? laki-laki seperti apa yang ingin kamu jadikan ayah untuk
anak-anak kamu kelak? saya pasti akan menjawab dengan jawaban yang panjang dan
lebar, yang ujung-ujungnya pasti akan mengarah pada predikat “yang sholeh”
kalau bisa “ikhwan” dan “ngaji”. Entahlah saya hanya berfikir jika laki-laki
yang baik dan sholeh itu pasti akan takut pada Tuhannya, dan kalo dia mencintai
Tuhannya, dia tidak akan mungkin tega menyakiti seorang gadis yang dinikahinya,
yang dibesarkan susah payah oleh orang tuanya, dan dititipkan padanya dengan
penuh suka rela dan keikhlasan.
Entahlah... kalau melihat laki-laki zaman
sekarang rasa-rasanya begitu sulit mencari atau menemukan laki-laki baik hati
dan sholeh, kalaupun ada, pasti sudah jadi suami orang hahahha... tapi bukan
berarti tidak ada, inginnya punya suami setampan mushab bin umair, selembut abu
bakar ash shidiq, sekaya abdurahman bin auf, atau secerdas Ali bin Abi Thalib,
tapi kan gak bisa halu juga... atau kerena kebanyakan nonton drama korea pengen
punya suami setampan song jong ki, seimut cha eun wo, sekeren ji chang wook,
dan sebaik Kim Seon Ho (Pak Han) hahhahahahha lebih tidak mungkin.
Memang sosok ideal suamiable itu
adalah Rasullulah..., tapi berfikir juga apakah saya sudah sesholehah khadijah
dan aisyah? yang pada akhirnya saya hanya bisa bercermin dan berusaha
memperbaiki diri, mudah-mudahan kelak saya mendapatkan suami yang tulus
menyanyangi saya karena cintanya pada Allah, bukan pada saya, dan tentu ketika
usia saya terus bertambah, teman-teman sudah menikah dan punya anak sementara
saya belum, saya pun merasakan kecemasan dan kekhawatiran sebagai perempuan,
beruntung orang tua saya tidak pernah bertanya ini itu tentang hal ini, mereka
sepenuhnya menyerahkan keputusan itu pada saya.
Jadi kalau saat ini kamu masih sendiri,
belum menikah, belum punya anak juga, bersyukurlah, mungkin Allah punya rencana
yang lebih baik untuk hidup kamu, semoga hari-hari kamu dipenuhi dengan
ketaatan pada Allah, tetap berprasangka baik pada Allah, percayalah jika dibumi
ini masih ada laki-laki sholeh yang bisa menyempurnakan agama kamu, aamiin...
Bandung, 30 Juli 2021

Tidak ada komentar:
Posting Komentar