Sabtu, 27 Februari 2021

Amanah

 


“Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala dari (kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya” Qs Al Baqarah 286

Baru beberapa bulan berlalu… tapi entah kenapa saya sudah merasa lelah, bingung entah harus mengeluh atau harus bersyukur, tapi memang seharusnya saya bersyukur dengan seluruh nikmat yang sudah Allah berikan sekecil apapun. Bagi saya memegang amanah jadi bendahara sekolah saja sudah cukup berat, sekarang ditambah lagi harus pegang uang BOS, entahlah mungkin karena keuangan BOS tahun lalu yang cukup berantakan, jadi mudah-mudahan dengan system baru dari pemerintah yang serba On line, saya bisa membantu mengurus uang BOS ini dengan jauh lebih baik.

Sekitar sebulan yang lalu dibulan Januari, ada pergantian ketua DKM, dan ternyata yang terpilih menjadi ketua DKM dimesjid saya saat ini, adalah generasi milenial yang usianya tidak jauh dari saya, setelah pemilihan DKM itu, tentu bapak DKM perlu membuat struktur organisasi dan kepengurusan,  dan entah kenapa, ia langsung yang dating kerumah dan meminta saya membantunya untuk mengurus divisi pendidikan. Saya? terharu… ini salah satu doa saya tahun lalu diawal pandemi, saya berdoa andai pandemi ini selesai, saya ingin kembali lagi kemesjid untuk mengajar. Dan ternyata, meski pandemi belum selesai ada saja jalannya, akhirnya saya kembali ke masjid…

Kembalinya saya kemesjid tentu saja bukan hanya untuk DKM, tapi tidak lain saya harus kembali mengurus Madrasah yang sekitar 4 tahunan saya tinggalkan, belum lagi Remasis, yang merupakan bagian dari hidup saya, karena setengah perjalanan hidup saya, saya tumbuh dan berkembang di Remasis. Benar-benar perlu kerja keras, memulai segalanya dari nol, bersyukur punya tim pengurus dkm yang cukup solid yang punya visi dan misi yang jelas, hampir seluruh pengurus dkm ikut mengajar dan terlibat dimadrasah, termasuk ketua dkmnya.

Dari awal murid yang datang hanya 3 orang, kemudian bertambah jadi 5, jadi 7, dan sekarang hampir 20 orangan sudah kembali lagi aktif pengajian bada magrib. Ya walaupun kondisi pandemi, tapi melihat anak-anak yang semangat mengaji, tidak mungkin saya tidak semangat, Dan entah kenapa malah jadi saya kembali yang jadi Kepala Madrasahnya, tapi yasudahlah, mau menolak juga sulit, tapi insya allah semuanya juga ikut membantu dan punya peran yang penting juga untuk keberlanjutan madrasah ini.

Saya hanya teringat 4 tahun lalu, saat saya pamit dan mengundurkan diri dari madrasah karena keadaan yang memaksa, hingga saya lama dirumah bapak ketua yayasan untuk mencari pengganti guru pengganti, akhirnya dengan agak terpaksa ibu tika yang merupakan istri ketua yayasan ini mau menyisakan sedikit waktunya untuk mengajar dimadrasah. Yak arena pandemic dan juga usia beliau yang lumayan sudah cukupa kewalahan, akhirnya madrasah dikembalikan kembali kepada kami pengurus dkm, saya… tentu tidak banyak berharap apa-apa. Hanya ingin anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dimesjid menjadi anak-anak sholeh yang akan menjaga dan memakmurkan mesjidnya.

aamiin

Bandung,  Februari 2021

Tidak ada komentar:

Posting Komentar