“Jadilah rumah tempat mereka
kembali, tempat keletihan berpulang, tempat rindu berakhir, tempat senang
berbagi, tempat yang menerima dengan senang hati” – tumblr
Bagi saya rumah adalah tempat
kita pulang, tempat kita beristrahat dan berkumpul dengan orang-orang tercinta,
Rumah itu bukan hanya ukuran ruang, tapi ukuran kenyamanan dan ketenangan,
sebaik-baik rumah adalah rumah yang didalamnya dipenuhi dengan rasa kasih dan
sayang, juga cinta.
Salah satu kenginan terbesar bagi
pasangan suami istri yang sudah menikah adalah memiliki rumah, ya rumah tempat
bernaung dari panas dan hujan, agar kita bisa beristirahat dengan nyaman, tapi
sayang harga rumah sekarang tidak ada yang murah, harganya puluhan bahkan
sampai ratusan juta rupiah, beruntung kamu yang dititipi rizky lebih oleh Allah
hingga bisa membeli sebuah Rumah, atau mungkin kamu yang beruntung lahir dari
keluarga yang berada, hingga orang tua kamu akan memberikan kamu rumah untuk
kamu tinggali bersama pasangan hidup dan juga anak-anak kamu.
Tenanglah... sebagai seorang
perempuan saya tidak materialistik, kalaupun harus mengontrak atau ngekost
dengan suami bagi saya tidak masalah, saya akan berusaha menemani suami saya
dari nol untuk sama-sama bekerja keras agar kami bisa membeli rumah tempat kami
beristirahat, saya yakin Allah akan membantu orang-orang yang selalu
berikhitiar dan bekerja keras, saya yakin suatu saat nanti saya akan memiliki
keluarga yang bahagia yang akan tinggal bersama dibawah satu atap milik kami
sendiri, itulah harapan yang mungkin belum pernah saya utarakan selama ini
kepada siapapun. Tinggal dirumah orang lain itu sungguh tidak menyenangkan,
sebagus apapun rumahnya. Bahkan dirumah orang tua sekalipun, kalau kamu sudah
menikah kamu pasti tidak akan nyaman, ingatlah ketika kamu sudah menikah kamu
punya tanggung jawab sendiri dalam hidup, terutama sama pasangan kamu. Meski
sesungguhnya secara agama, kewajiban untuk memberikan tempat tinggal ada
ditangan suami.
Saya hanya ingin berbagi tentang
rumah seperti apa yang saya inginkan dimasa datang. Saya tidak butuh rumah yang
besar dengan kolam renang didalamnya, saya butuh rumah yang sederhana namun
hangat dan nyaman didalamnya. Pertama dari halaman, selain lahan parkir, saya
ingin punya halaman yang cukup untuk memelihara buah-buahan dan sedikit
tumbuhan. Rumah orang tua saya banyak sekali ditumbuhi tanaman baik bunga
ataupun buah-buahan, inilah yang membuat rumah orang tua saya telihat hijau dan
asri.
Kalau jenis tanamannya saya tidak
begitu hapal, mungkin semacam Anthurium, Aglaonema, atau tanaman gelombang
cinta, kalau bunga saya suka sekali bunga mawar dan anggrek, dan buah-buahan
saya suka sekali buah mangga, strawberry, dan jambu air, mudah-mudahan
tanaman-tanaman seperti itu bisa saya tanam dipekarangan rumah.
Masuk kedalam rumah, pertama
entah kenapa saya ingin sekali punya rumah yang berlantai kayu, mungkin ini
gara-gara dari kecil banyak nonton kartun jepang dan baca komik, dan sekarang
suka nonton drama korea wkwkkwwk, dinegara 4 musim macam jepang dan korea kalau
musim dingin, sangatlah dingin,jadi rumah-rumah mereka banyak yang beralasan
kayu, tapi gak masalah kan kalau di Indonesia juga pakai lantai kayu, meski
mungkin perawatannya lebih mahal.
Sebenarnya kalau mau bilang
konsep rumah dan diskusi sama orang arsitektur beserta desain interior ini bisa
makin panjang dan makin mahal wkwkwkw, mereka pasti bertanya konsep rumahnya
akan seperti apa, mau modern, klasik, victorian, skandinavian, shabby chic,
atau seperti apa. Yang jelas saya ingin punya rumah yang sederhana dan
Aesthetic haha.
Kalau dalaman rumah sebenarnya
wajar saja sih, ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur, dapur, dan kamar
mandi. Iya komponen utamanya hanya 5, kalau uangnya berlebih bolehlah ditambah
lagi untuk ruang-ruang lainnya. Intinya bagi saya kalau ruang tamu dan ruang
keluarga inginnya terpisah, tergantung nanti luas rumahnya juga, masalah konsep
desain ruangannya fleksibel ajalah, yang penting minimalis dan cantik.
Selanjutnya Ruang tidur utama,
ini adalah ruang yang akan sangat prevecy buat saya nantinya, tentu isinya juga
akan disesuaikan dengan kebutuhan saya, tapi catatan pentingnya, saya ingin ada
kamar mandi didalam ruang tidur utama, walau tidak besar, tapi entah kenapa
rasanya ini penting bagi saya, untuk keamanan dan kebaikan bersama, setidaknya
nanti tidak usah antri dikamar mandi biasa dengan anak-anak ataupun anggota
keluarga yang ada dirumah. Sebenarnya ada 4 ruangan yang sangat-sangat
saya harapkan ada dirumah saya kelak, dan mungkin ini yang akan jadi fokus
perhatian saya selanjutnya.
1 Dapur
Bagi saya dapur adalah salah satu
tempat yang sangat penting bagi seorang wanita dirumah, Baik sebagai istri
maupun sebagai ibu, Dapurlah yang menjadi “Ruh” didalam rumah, karena mau tidak
mau setiap hari kita pasti harus ketempat ini untuk sekedar mengambil air minum
atau memasak Indomie. Saya ingin dapur yang cantik, yang membuat saya selalu
semangat belajar masak, cantik yang tidak harus mahal, yang penting bisa
membuat mood saya naik, dan saya ingin meja makan yang minimalis ada disamping
dapur saya.
2. Ruang Sholat
Mungkin kamar adalah tempat yang
paling nyaman untuk melakukan aktivitas ibadah, tapi kelak ketika kamu sudah
berkeluarga dan memiliki anak, kamu pasti ingin sama-sama belajar agama, dan
melaksanakan sholat secara berjamaah bersama-sama, bagi saya ruang sholat ini
penting, meski tidak harus luas, tapi ia ada disudut rumah untuk menjadi tempat
yang selalu dirindukan
3. Perpustakaan dan Ruang Belajar
Saya suka membaca, saya fikir
pasangan hidup saya pun suka membaca. Saya ingin anak-anak saya pintar dan suka
membaca, bagi saya ini adalah ruangan yang juga penting ada dalam rumah. Saya
akan menghias dan mengisi rak-rak buku diruangan ini dengan berbagai ilmu
pengetahuan yang penting bagi saya dan keluarga, saya ingin mereka nyaman
berada dirumah dengan banyaknya koleksi buku bacaan dirumah yang sangat
beragam.
4. Taman dan Kolam
Entahlah ini penting atau tidak,
ada space atau tidak. Tapi saya suka sekali melihat taman-taman kecil ada
didalam rumah dengan kolamnya, entah kolam ikan, atau kolam untuk sekedar
merendam kaki, atau kolam hanya untuk melihat air didalamnya terkena paparan
sinar matahari, tapi bagi saya suara gemericik air itu sangat menenangkan.
Mudah-mudahan ada rizkynya untuk membuat yang seperti ini dirumah kelak.
Itulah bagian-bagian rumah yang
sangat ingin saya bangun suatu saat nanti, saya ingin siapapun yang ada didalam
rumah saya kelak merasakan kehangatan yang sama, merasakan ketenangan dan
kenyamanan setiap kali ingin pulang.
Bandung, 10 Mei 2020

Tidak ada komentar:
Posting Komentar