Sabtu, 09 Mei 2020

Rumah


“Jadilah rumah tempat mereka kembali, tempat keletihan berpulang, tempat rindu berakhir, tempat senang berbagi, tempat yang menerima dengan senang hati” – tumblr

Bagi saya rumah adalah tempat kita pulang, tempat kita beristrahat dan berkumpul dengan orang-orang tercinta, Rumah itu bukan hanya ukuran ruang, tapi ukuran kenyamanan dan ketenangan, sebaik-baik rumah adalah rumah yang didalamnya dipenuhi dengan rasa kasih dan sayang, juga cinta.
Salah satu kenginan terbesar bagi pasangan suami istri yang sudah menikah adalah memiliki rumah, ya rumah tempat bernaung dari panas dan hujan, agar kita bisa beristirahat dengan nyaman, tapi sayang harga rumah sekarang tidak ada yang murah, harganya puluhan bahkan sampai ratusan juta rupiah, beruntung kamu yang dititipi rizky lebih oleh Allah hingga bisa membeli sebuah Rumah, atau mungkin kamu yang beruntung lahir dari keluarga yang berada, hingga orang tua kamu akan memberikan kamu rumah untuk kamu tinggali bersama pasangan hidup dan juga anak-anak kamu.

Tenanglah... sebagai seorang perempuan saya tidak materialistik, kalaupun harus mengontrak atau ngekost dengan suami bagi saya tidak masalah, saya akan berusaha menemani suami saya dari nol untuk sama-sama bekerja keras agar kami bisa membeli rumah tempat kami beristirahat, saya yakin Allah akan membantu orang-orang yang selalu berikhitiar dan bekerja keras, saya yakin suatu saat nanti saya akan memiliki keluarga yang bahagia yang akan tinggal bersama dibawah satu atap milik kami sendiri, itulah harapan yang mungkin belum pernah saya utarakan selama ini kepada siapapun. Tinggal dirumah orang lain itu sungguh tidak menyenangkan, sebagus apapun rumahnya. Bahkan dirumah orang tua sekalipun, kalau kamu sudah menikah kamu pasti tidak akan nyaman, ingatlah ketika kamu sudah menikah kamu punya tanggung jawab sendiri dalam hidup, terutama sama pasangan kamu. Meski sesungguhnya secara agama, kewajiban untuk memberikan tempat tinggal ada ditangan suami.

Saya hanya ingin berbagi tentang rumah seperti apa yang saya inginkan dimasa datang. Saya tidak butuh rumah yang besar dengan kolam renang didalamnya, saya butuh rumah yang sederhana namun hangat dan nyaman didalamnya. Pertama dari halaman, selain lahan parkir, saya ingin punya halaman yang cukup untuk memelihara buah-buahan dan sedikit tumbuhan. Rumah orang tua saya banyak sekali ditumbuhi tanaman baik bunga ataupun buah-buahan, inilah yang membuat rumah orang tua saya telihat hijau dan asri.

Kalau jenis tanamannya saya tidak begitu hapal, mungkin semacam Anthurium, Aglaonema, atau tanaman gelombang cinta, kalau bunga saya suka sekali bunga mawar dan anggrek, dan buah-buahan saya suka sekali buah mangga, strawberry, dan jambu air, mudah-mudahan tanaman-tanaman seperti itu bisa saya tanam dipekarangan rumah.

Masuk kedalam rumah, pertama entah kenapa saya ingin sekali punya rumah yang berlantai kayu, mungkin ini gara-gara dari kecil banyak nonton kartun jepang dan baca komik, dan sekarang suka nonton drama korea wkwkkwwk, dinegara 4 musim macam jepang dan korea kalau musim dingin, sangatlah dingin,jadi rumah-rumah mereka banyak yang beralasan kayu, tapi gak masalah kan kalau di Indonesia juga pakai lantai kayu, meski mungkin perawatannya lebih mahal.

Sebenarnya kalau mau bilang konsep rumah dan diskusi sama orang arsitektur beserta desain interior ini bisa makin panjang dan makin mahal wkwkwkw, mereka pasti bertanya konsep rumahnya akan seperti apa, mau modern, klasik, victorian, skandinavian, shabby chic, atau seperti apa. Yang jelas saya ingin punya rumah yang sederhana dan Aesthetic haha.

Kalau dalaman rumah sebenarnya wajar saja sih, ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur, dapur, dan kamar mandi. Iya komponen utamanya hanya 5, kalau uangnya berlebih bolehlah ditambah lagi untuk ruang-ruang lainnya. Intinya bagi saya kalau ruang tamu dan ruang keluarga inginnya terpisah, tergantung nanti luas rumahnya juga, masalah konsep desain ruangannya fleksibel ajalah, yang penting minimalis dan cantik.

Selanjutnya Ruang tidur utama, ini adalah ruang yang akan sangat prevecy buat saya nantinya, tentu isinya juga akan disesuaikan dengan kebutuhan saya, tapi catatan pentingnya, saya ingin ada kamar mandi didalam ruang tidur utama, walau tidak besar, tapi entah kenapa rasanya ini penting bagi saya, untuk keamanan dan kebaikan bersama, setidaknya nanti tidak usah antri dikamar mandi biasa dengan anak-anak ataupun anggota keluarga yang ada dirumah. Sebenarnya ada 4 ruangan yang sangat-sangat saya harapkan ada dirumah saya kelak, dan mungkin ini yang akan jadi fokus perhatian saya selanjutnya.

1 Dapur
Bagi saya dapur adalah salah satu tempat yang sangat penting bagi seorang wanita dirumah, Baik sebagai istri maupun sebagai ibu, Dapurlah yang menjadi “Ruh” didalam rumah, karena mau tidak mau setiap hari kita pasti harus ketempat ini untuk sekedar mengambil air minum atau memasak Indomie. Saya ingin dapur yang cantik, yang membuat saya selalu semangat belajar masak, cantik yang tidak harus mahal, yang penting bisa membuat mood saya naik, dan saya ingin meja makan yang minimalis ada disamping dapur saya.

2. Ruang Sholat
Mungkin kamar adalah tempat yang paling nyaman untuk melakukan aktivitas ibadah, tapi kelak ketika kamu sudah berkeluarga dan memiliki anak, kamu pasti ingin sama-sama belajar agama, dan melaksanakan sholat secara berjamaah bersama-sama, bagi saya ruang sholat ini penting, meski tidak harus luas, tapi ia ada disudut rumah untuk menjadi tempat yang selalu dirindukan

3. Perpustakaan dan Ruang Belajar
Saya suka membaca, saya fikir pasangan hidup saya pun suka membaca. Saya ingin anak-anak saya pintar dan suka membaca, bagi saya ini adalah ruangan yang juga penting ada dalam rumah. Saya akan menghias dan mengisi rak-rak buku diruangan ini dengan berbagai ilmu pengetahuan yang penting bagi saya dan keluarga, saya ingin mereka nyaman berada dirumah dengan banyaknya koleksi buku bacaan dirumah yang sangat beragam.

4. Taman dan Kolam
Entahlah ini penting atau tidak, ada space atau tidak. Tapi saya suka sekali melihat taman-taman kecil ada didalam rumah dengan kolamnya, entah kolam ikan, atau kolam untuk sekedar merendam kaki, atau kolam hanya untuk melihat air didalamnya terkena paparan sinar matahari, tapi bagi saya suara gemericik air itu sangat menenangkan. Mudah-mudahan ada rizkynya untuk membuat yang seperti ini dirumah kelak.

Itulah bagian-bagian rumah yang sangat ingin saya bangun suatu saat nanti, saya ingin siapapun yang ada didalam rumah saya kelak merasakan kehangatan yang sama, merasakan ketenangan dan kenyamanan setiap kali ingin pulang.

Bandung, 10 Mei  2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar