Jumat, 26 Juli 2019

Kerja




"Teh Harder you work for something, The Greater you'll feel when you finally achieve it "
- Khushanwizdom

Sebuah kesyukuran ketika saya bisa menyisihkan gaji saya untuk menabung agar bisa berhaji, entahlah... dulu saya punya terget ingin naik haji sebelum umur 30 tahun, sekarang 2 tahun lewat nyatanya belum juga bisa berangkat...., beberapa tahun lalu tabungan haji saya sudah cukup banyak, namun sayang harus diikhlaskan untuk menebus sertifikat rumah yang dijadikan jaminan ke bank. Dengan berat hati akhirnya saya ikhlaskan, satu-satunya harta yang dimiliki oleh bapak dan ibu adalah rumah, dan itulah yang kami tempati hingga sekarang.

Dengan izin Allah tahun lalu saya kembali membuka rekening untuk ibadah haji, meski saya sendiri tidak yakin harus menunggu berapa tahun lagi, karena kuota haji untuk kota bandung masih harus menunggu beberapa tahun. Gaji saya sekarang alhamdullilah lebih baik dari tempat sebelumnya, setengah gaji saya, saya tabung, dan setengahnya lagi jadi biaya hidup untuk saya dan orang tua, apalagi sekarang ibu sakit, sedih rasanya... tapi daripada meratapi nasib, saya fokuskan untuk bekerja, bekerja, dan bekerja. Saya datang sebelum orang lain datang kekantor, dan saya pulang lebih akhir dari orang lain, disekolah sering kali memberikan tambahan untuk murid-murid yang memang punya minat dengan pelajaran saya ajarkan, ekonomi dan akuntansi.

Apapun tawaran pekerjaan, selama saya sanggup, sering kali tidak saya tolak. Hingga kadang di satu titik, tubuh saya tidak bisa berkompromi, saya butuh istirahat. Saya ingat Ramadhan tahun lalu setelah sibuk disekolah, saya diminta untuk menjadi panitia sanlat selama beberapa hari di Lembang, beberapa hari setelahnya saya tumbang, dan dihari istimewa Idul Fitri saya hanya terbaring diatas kasur karena kondisi badan yang lemah, saya pusing, dan demam tinggi, kata dokter gejala types.

Dan ramadhan tahun ini pun rasanya tidak jauh berbeda, meski tidak jadi sanlat, tapi saya benar-benar disibukkan dengan banyak agenda dan acara disekolah, mulai dari akreditasi yang harus membuat saya merekap banyak laporan keuangan, latihan angklung berkali-kali untuk acara wisuda sekolah, merekap nilai siswa dan membuat Rapot, dan menyiapkan pekerjaan lain yang harus saya selesaikan secepatnya. Alhamdullilah badan saya bisa berkompromi, saya bisa menjalani hari-hari terakhri Ramadhan dengan baik.

Setelah Ramadhan... pekerjaan saya pun tidak ikut libur, alhamdullilah saya mendapatkan pekerjaan diluar sekolah yang harus diselesaikan, akhirnya sisa liburan kenaikan kelas saya pakai untuk bekerja dikantor adik kelas, saya bahagia masih diberi kesempatan untuk bisa berbakti kepada ibu dan bapak, walau sekarang tangan kanan ibu tidak berfungsi dengan baik, walau belum dikaruniai anak, mudah-mudah saya masih bisa berbakti kepada orang tua, mengurus dan melayani mereka disisa hidupnya, aamiin

Bandung, 26 Juli 2019

Tidak ada komentar:

Posting Komentar