Perkataan buruk manusia hanya ada
diujung lidahnya saja, ia tidak akan melukai apapun dari bagian tubuhmu,
kecuali hati dan perasaanmu, dan perkataan buruk manusia hanya akan berakhir di
ujung lidahnya, jadi tidak perlu memasukkannya
kedalam hati. Mungkin terlihat sederhana, namun kenyataannya mungkin
jauh dari itu, karena sesungguhnya banyak dari kita yang merasa sakit hati
gara-gara omongan buruk orang lain tentang kita. Perkara memaafkan atau tidak
tentu juga bukan perkara yang sederhana,
karena ucapan yang sudah terlontar dari mulut tidak bisa di tarik kembali, dan
ketika ucapan itu sudah masuk kedalam hati tentu saja tidak mudah mengeluarkannya kembali.
Kamu tidak perlu mengklarifikasi
sesuatu jika memang tidak diminta, selama apa yang kamu lakukan ini benar maka
kamu tidak perlu memperdulikan omongan negatif orang tentang dirimu, biarkan
mereka bicara sesuka hatinya, karena mereka tidak pernah tau apa yang terjadi
dengan hidupmu sebenarnya, tidak usah mencari pembelaan atas sesuatu yang
memang bukan salahmu, biar Allah yang akan membela dirimu dihadapan manusia.
Dan jika orang-orang diluar sana mempergunjingkan dirimu, berdoa saja semoga
itu menjadi kafarat yang akan menggugurkan dosa-dosamu, kamu hanya manusia
biasa, perempuan suci sekelas Maryam pun pernah jadi bahan gunjingan orang,
hanya karena ujian yang ditimpakan, bagaimana pula dengan perempuan mulia
seperti Aisyah, anak dari seorang laki-laki mulia yang bergelar “Shidiq” bukan
lagi digunjing, tapi perempuan mulia ini dituduh berzina dengan salah sahabat
Rasul. Nyatanya Aisyah dibela dan dilindungi Allah, bahwa ia adalah seorang
wanita muslimah yang bisa menjaga kesucian dan kehormatan dirinya.
Tidak usaha terlalu baper, tidak
semua perkataan manusia itu benar, jangan simpan didalam hati, tapi biarkan
omongan-omongan itu masuk dan keluar dari telingamu saja. Seseorang yang
dihinakan dan direndahkan oleh manusia, bukan berarti hidupnya hina, bisa jadi
ia lebih mulia dari yang menghina. Jangan rendahkan kualitas dirimu dihadapan
orang-orang yang menghina, hinaan orang tidak akan memasukan kamu kedalam
neraka, bisa jadi hinaan itu jadi jalan kamu untuk masuk ke surga, ingatlah
bahwa ucapan seseorang itu akan menunjukkan kualitas diri seseorang, orang
mulia tidak diciptakan untuk menghina atau menggunjing orang lain. Karena
sejatinya setiap ucapan akan kembali pada pemiliknya.
Bandung 28, November 2017

Tidak ada komentar:
Posting Komentar