Senin, 27 November 2017

Perkataan



Perkataan buruk manusia hanya ada diujung lidahnya saja, ia tidak akan melukai apapun dari bagian tubuhmu, kecuali hati dan perasaanmu, dan perkataan buruk manusia hanya akan berakhir di ujung lidahnya, jadi tidak perlu memasukkannya  kedalam hati. Mungkin terlihat sederhana, namun kenyataannya mungkin jauh dari itu, karena sesungguhnya banyak dari kita yang merasa sakit hati gara-gara omongan buruk orang lain tentang kita. Perkara memaafkan atau tidak tentu juga  bukan perkara yang sederhana, karena ucapan yang sudah terlontar dari mulut tidak bisa di tarik kembali, dan ketika ucapan itu sudah masuk kedalam hati tentu saja tidak mudah mengeluarkannya kembali.

 Kamu tidak perlu mengklarifikasi sesuatu jika memang tidak diminta, selama apa yang kamu lakukan ini benar maka kamu tidak perlu memperdulikan omongan negatif orang tentang dirimu, biarkan mereka bicara sesuka hatinya, karena mereka tidak pernah tau apa yang terjadi dengan hidupmu sebenarnya, tidak usah mencari pembelaan atas sesuatu yang memang bukan salahmu, biar Allah yang akan membela dirimu dihadapan manusia. Dan jika orang-orang diluar sana mempergunjingkan dirimu, berdoa saja semoga itu menjadi kafarat yang akan menggugurkan dosa-dosamu, kamu hanya manusia biasa, perempuan suci sekelas Maryam pun pernah jadi bahan gunjingan orang, hanya karena ujian yang ditimpakan, bagaimana pula dengan perempuan mulia seperti Aisyah, anak dari seorang laki-laki mulia yang bergelar “Shidiq” bukan lagi digunjing, tapi perempuan mulia ini dituduh berzina dengan salah sahabat Rasul. Nyatanya Aisyah dibela dan dilindungi Allah, bahwa ia adalah seorang wanita muslimah yang bisa menjaga kesucian dan kehormatan dirinya.

Tidak usaha terlalu baper, tidak semua perkataan manusia itu benar, jangan simpan didalam hati, tapi biarkan omongan-omongan itu masuk dan keluar dari telingamu saja. Seseorang yang dihinakan dan direndahkan oleh manusia, bukan berarti hidupnya hina, bisa jadi ia lebih mulia dari yang menghina. Jangan rendahkan kualitas dirimu dihadapan orang-orang yang menghina, hinaan orang tidak akan memasukan kamu kedalam neraka, bisa jadi hinaan itu jadi jalan kamu untuk masuk ke surga, ingatlah bahwa ucapan seseorang itu akan menunjukkan kualitas diri seseorang, orang mulia tidak diciptakan untuk menghina atau menggunjing orang lain. Karena sejatinya setiap ucapan akan kembali pada pemiliknya.

Bandung 28, November 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar