Senin, 25 September 2017

Pilihan Hidup



“Ada orang-orang yang dalam hidupnya tidak diberikan pilihan, karena ia tidak punya pilihann selain menerima apa yang sudah menjadi takdir hidupnya”

Beberapa orang bingung ketika diberikan pilihan hidup, tapi ada orang-orang yang bahkan dalam hidupnya tidak diberi pilihan sama sekali. Karena pilihannya hanya dua, hidup atau mati. Nyatanya kadang hidup seseorang tidak semudah yang kita bayangkan, hingga kadang beberapa orang memilih untuk mengakhiri kehidupannya, berharap kematian menjadi satu-satunya solusi atas segala permasalahan hidup yang dialami.

Seberat apapun kehidupan yang dialami selama kita masih hidup tentu harus disyukuri. Terkadang kamu harus hidup seperti mayat hidup, apapun perlakuan buruk yang kamu terima, sepedas dan seburuk apapun perkataan orang-orang kepadamu abaikan saja, anggap saja angin lalu, kamu tidak boleh membalas apapun perkataan atau perilaku buruk orang kepadamu. Karena jika kamu memilih untuk melanjutkan hidup, Allah tidak akan meninggalkan kamu sendirian.

Jika pilihan kamu adalah mengakhiri hidup, kamu tidak akan mendapatkan apa-apa...., kehidupan yang tidak berpihak kepadamu, azab kubur yang menanti dialam kubur, dan neraka yang panasnya menyala-nyala yang akan menghancurkan seluruh tubuhmu dari ujung kepala hingga ujung kaki, yang waktunya kekal dan entah kapan akan berakhir.

Maka pilihan terbaik adalah kehidupan..., seberat apapun kehidupan yang kamu jalani, selama kamu masih hidup, disitulah ada Rahmat Allah, Allah Yang Maha Penyayang tidak akan pernah meninggalkanmu sendirian, meski kamu benar-benar merasakan kesendirian. Mungkin kamu tidak mendapatkan kebahagiaan didunia seperti orang-orang lain, tapi percayalah Allah akan memberikan kebahagiaan yang lebih banyak dan lebih kekal diakhirat kelak, terimalah segala yang Allah berikan dalam hidupmu dengan ridha dan lapang dada, biarlah sisa harimu diisi dengan kesabaran, semoga Allah mengampuni dosamu dan meninggikan derajatmu di Surga, aamiin.

Bandung, 26 September 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar