Selasa, 19 September 2017

Baca



Hidup kamu tidak akan terasa biasa-biasa aja, hingga Allah beri kamu ujian hidup yang mungkin akan merubah kehidupan kamu 180 derajat. Nyatanya hidup ini keras, dan kamu harus punya iman yang kuat agar bisa menjalani kehidupanmu. Jangan sampai kamu kehilangan kebaikan kamu, hanya karena dunia tidak berpihak kepadamu, dan tidak memberikan kamu kebaikan...

Ketika saya punya targetan tentang jumlah bacaan tilawah saya, serta merta saya harus mengkondisikan waktu saya sebaik mungkin, karena saya tidak ingin “bacaan” dunia saya lebih banyak daripada bacaan tilawah saya. Dulu saya orang yang cukup produktif dalam membaca, dalam seminggu saya punya targetan satu atau dua buku yang harus saya khatamkan, tapi sekarang kemampuan membaca saya berkurang, tugas rumah tangga, tugas dikantor, dan lainnya akhirnya membaca saya lakukan disisa waktu yang saya punya.

Dan hingga sekarang...ada beberapa buku yang belum pernah saya baca padahal sudah saya beli beberapa tahun lalu. Namun membaca menjadi sebuah kebutuhan yang penting bagi saya, iya karena dunia ini keras, hidup ini keras, yang kalau kita tidak punya iman yang cukup kuat, mungkin kita akan menjadi manusia-manusia yang kufur dan bisa menjerumuskan kita jadi orang yang tidak baik. Membaca itu baik bagi kesehatan jiwa saya, saya merasa tercerahkan dengan membaca tulisan-tulisan orang di media sosial, entah itu tumblr atau blog. Nyatanya masih banyak orang-orang baik didunia ini, orang-orang yang menasehati dan mengajak kita untuk jadi orang yang baik, orang yang beradab, orang yang rendah hati, pemaaf dan sabar.

Bagi saya membaca beberapa tulisan orang di tumblr atau diblog menjadi sebuah kebutuhan, kegiatan rutin yang saya selalu saya lakukan setiap kali saya menemukan wifi, saya merasa diberi nasehat dan diberi pencerahan, agar selalu menjadi orang yang “baik”, apapun kondisi yang saya terima. Dan tentu dengan membaca saya jadi lebih bersyukur bahwa banyak orang yang kehidupannya lebih sulit dan lebih berat dari saya, tapi tidak pernah mengeluh, mereka tetap hidup dengan penuh keyakinan pada Allah. Mereka tetap hidup dengan mulia, meski kehidupan tidak berpihak kepadanya.

Bandung, 20 September 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar