Hidup kamu tidak akan terasa
biasa-biasa aja, hingga Allah beri kamu ujian hidup yang mungkin akan merubah
kehidupan kamu 180 derajat. Nyatanya hidup ini keras, dan kamu harus punya iman
yang kuat agar bisa menjalani kehidupanmu. Jangan sampai kamu kehilangan
kebaikan kamu, hanya karena dunia tidak berpihak kepadamu, dan tidak memberikan
kamu kebaikan...
Ketika saya punya targetan
tentang jumlah bacaan tilawah saya, serta merta saya harus mengkondisikan waktu
saya sebaik mungkin, karena saya tidak ingin “bacaan” dunia saya lebih banyak
daripada bacaan tilawah saya. Dulu saya orang yang cukup produktif dalam
membaca, dalam seminggu saya punya targetan satu atau dua buku yang harus saya
khatamkan, tapi sekarang kemampuan membaca saya berkurang, tugas rumah tangga,
tugas dikantor, dan lainnya akhirnya membaca saya lakukan disisa waktu yang
saya punya.
Dan hingga sekarang...ada
beberapa buku yang belum pernah saya baca padahal sudah saya beli beberapa
tahun lalu. Namun membaca menjadi sebuah kebutuhan yang penting bagi saya, iya
karena dunia ini keras, hidup ini keras, yang kalau kita tidak punya iman yang
cukup kuat, mungkin kita akan menjadi manusia-manusia yang kufur dan bisa
menjerumuskan kita jadi orang yang tidak baik. Membaca itu baik bagi kesehatan
jiwa saya, saya merasa tercerahkan dengan membaca tulisan-tulisan orang di
media sosial, entah itu tumblr atau blog. Nyatanya masih banyak orang-orang
baik didunia ini, orang-orang yang menasehati dan mengajak kita untuk jadi
orang yang baik, orang yang beradab, orang yang rendah hati, pemaaf dan sabar.
Bagi saya membaca beberapa
tulisan orang di tumblr atau diblog menjadi sebuah kebutuhan, kegiatan rutin
yang saya selalu saya lakukan setiap kali saya menemukan wifi, saya merasa
diberi nasehat dan diberi pencerahan, agar selalu menjadi orang yang “baik”,
apapun kondisi yang saya terima. Dan tentu dengan membaca saya jadi lebih
bersyukur bahwa banyak orang yang kehidupannya lebih sulit dan lebih berat dari
saya, tapi tidak pernah mengeluh, mereka tetap hidup dengan penuh keyakinan
pada Allah. Mereka tetap hidup dengan mulia, meski kehidupan tidak berpihak
kepadanya.
Bandung, 20 September 2017

Tidak ada komentar:
Posting Komentar