Senin, 20 Juni 2016

Rewel




Pernah bermain bersama anak kecil? Atau mungkin pernah berinteraksi dengan anak kecil? Bagaimana kira-kira rasanya? Apakah menyenangkan? Atau justru menjengkelkan?

 Yah anak kecil memang menggemaskan, tapi kalo sedang rewel? Selucu dan semenggemaskan apapun tetap saja akan membuat jengkel, tapi itu wajar, namanya juga anak-anak, masih bisa dimaklumi, mereka belum bisa berfikir seperti orang dewasa. Dan kita yang sudah dewasa yang harus mengalah dan mau menenangkannya. Pertanyaannya, jika yang Rewel adalah seseorang yang sudah dewasa, masalahnya jadi beda kan? 

Arti kata Rewel yang saya cari di Kamus Besar Bahasa Indonesia
Rewel/re·wel/ /réwél/ a 1 banyak bicara (suka membantah, tidak mudah menurut, ada-ada saja yang diminta); 2 sukar (tidak mudah mengerjakannya); tidak berjalan lancar (tentang mesin)

Dan itulah salah satu sifat jelek saya yang mau tidak mau harus saya akui, saya rewel, hingga kadang menyusahkan orang lain, juga menyusahkan diri sendiri. Tidak mudah menurut, ada-ada saja yang diminta... ujung-ujungnya tentu bisa ditebak, saya kesal dengan diri saya, dan ketika sudah tidak bisa melakukan apa-apa lagi karena tindakan bodoh ini, ujungnya saya cuma bisa nangis, bocah banget??? Iya, dikit. Entahlah, mungkin karena saya anak terakhir, yang sifat-sifat manjanya masih banyak, egoisnya juga banyak, jadinya rewel, dan membuat kesal banyak orang.

Sungguh... saya tidak ingin begini, tidak ingin menyusahkan orang lain, apalagi orang-orang saya cintai, jadi siapapun kamu yang menjadi teman saya, atau teman hidup saya nanti saya minta kesabarannya, dan kelapangan hatinya untuk memberikan pintu maaf yang besar bagi saya, saya tau ini sifat jelek, saya tau ini tidak baik, jadi tolong bantu saya untuk menghilangkan sifat jelek ini.
Mudah-mudahan kamu bisa mengerti saya, dan menerima segala kekurangan saya.

Bandung, 20 Juni 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar