“Sometimes, you read a book and it fills you with this weird
evangelical zeal, and you become convinced that the shattered world will never
be put back together unless and until all living humans read the book.”
― John Green, The Fault in Our Stars
― John Green, The Fault in Our Stars
Ini tentang Buku…
Sudah sejak lama saya berusaha
untuk bisa mencintai buku, sebelumnya saya pernah posting awal saya suka
membaca buku, karena saya yakin untuk bisa pintar kita harus mau belajar, kalau
mau belajar kita harus membaca, tidak perlu menjadi orang kaya untuk bisa
membaca, sekarang buku sudah banyak beredar dimana-mana, bukan hanya di toko
buku saja, tapi di perpustakaan daerah, disekolah, atau dibeberapa wilayah
sudah banyak taman bacaan, yang didirikan secara swadaya untuk meningkatkan
minat baca masyarakat.
Seseorang yang mencintai buku,
pasti seorang pembaca yang baik, dan jika dia seseorang yang mencintai buku,
harusnya ia adalah orang yang baik, harusnya ia lebih pintar dari orang yang
tidak membaca, lebih beradab, lebih berakhlak, lebih berwawasan, sayangnya saya
belum bisa seperti itu L,
masih belajar, belajar untuk lebih baik. Hal kecil yang belum bisa saya lakukan
adalah meminjamkan buku-buku tertentu, koleksi buku saya tidak banyak, pun
tidak sedikit. Tapi rasanya saya begitu sayang untuk meminjamkan buku yang
harganya mahal dan langka, egois yah? Saya merasa buku-buku saya adalah Investasi
terbesar untuk anak-anak saya kelak, jadi saya sangat hati-hati.
Saya pernah bilang pada diri saya
sendiri tentang konsep “Pinjam meminjam”, bahwasannya
“Kalo bisa mengikhlaskannya “tidak
kembali”, silahkan pinjamkan, kalau tidak bisa merasa kehilangan atau masih
sayang dengan benda itu, lebih baik tidak dipinjamkan”
Sederhana kan? Iya… tapi satu sisi
hati saya juga selalu bicara lain
“Kalau kamu meminjamkan sesuatu
berarti kamu orang baik, orang baik lebih dekat dengan surga, kalau kamu tidak
pinjamkan, kamu….mmmmh pelit”
Sayangnya tidak semua orang punya
kesadaran yang baik tentang pinjam-meminjam ini, jadi maafkan kalau saya masih
sangat-hati-hati dalam meminjamkan buku. Karena ketika dipinjam, saya harus
siap dengan konsekuensinya, bukunya tidak kembali. Saya selalu senang melihat
perpustakaan-perpustakaan besar, sejak SMA dan Kuliah saya memang lebih senang
menghabiskan waktu diperpustakaan daripada di kantin. Sayang di Indonesia belum
ada perpustakaan besar nan megah seperti perpustakaan di Negara-negara Eropa. Saya
selalu ingat bagaimana tokoh-tokoh kartun yang punya perpustakaan pribadi
seperti Beast di film Beauty and The Beast, tokoh siburuk rupa itu punya
perpustakaan pribadi yang mengangumkan, atau Shinichi Kudo, detektif muda itu
punya satu ruangan khusus dirumahnya yang berisi perpustakaan pribadi, atau
mungkin tokoh Real diIndonesia yang koleksi perpustakaanya luar biasa yaitu
Bapak Mochammad Hatta.
Kalau udah liat buku-buku yang
banyak saya jadi pengen banget ke Bibliotheca Alexandrina Egypt atau ke Harvard
University Library L,
mudah-mudahan suatu waktu bisa berkesempatan datang kesana. Dan salah satu pengalaman
saya kemarin waktu buka bareng disalah satu rumah teman SMA saya, adalah ketika
saya melihat perpustakaa pribadi miliknya. Saya mengenalnya sejak SMA, beberapa
kali juga sempat main kerumahnya, tapi baru berkesempatan kemarin untuk melihat
koleksi buku pribadinya, dan sebagian milik keluarganya.
Ruangannya baru direnovasi,
ketika masuk, ada rak putih yang tingginya sampai ke plafon atas internit, rak
putih dengan enam tingkat rak buku, yang panjangnya mungkin lebih dari 1 meter,
dimana buku-buku tertata rapih, penuh, bahkan dua lapis atau 3 lapis
kebelakang, mulai dari buku-buku Islam, Filsafat, Sastra, Sejarah, aaaah pasti
betah berlama-lama disana. Saya memang punya cita-cita jika kelak sudah
berkeluarga, saya punya perpustakaan yang cukup besar dirumah sebagai tempat
belajar untuk saya, suami, dan anak-anak. Makanya dari sekarang saya lebih
banyak menghabiskan gaji saya untuk membeli buku, mudah-mudahan dengan buku-buku
ini saya bisa menjadi manusia yang lebih baik, aamiin
Bandung, 19 Agustus 2015

Tidak ada komentar:
Posting Komentar