Rabu, 19 Agustus 2015

Tentang Buku


“Sometimes, you read a book and it fills you with this weird evangelical zeal, and you become convinced that the shattered world will never be put back together unless and until all living humans read the book.” 
 
John Green, The Fault in Our Stars

Ini tentang Buku…
Sudah sejak lama saya berusaha untuk bisa mencintai buku, sebelumnya saya pernah posting awal saya suka membaca buku, karena saya yakin untuk bisa pintar kita harus mau belajar, kalau mau belajar kita harus membaca, tidak perlu menjadi orang kaya untuk bisa membaca, sekarang buku sudah banyak beredar dimana-mana, bukan hanya di toko buku saja, tapi di perpustakaan daerah, disekolah, atau dibeberapa wilayah sudah banyak taman bacaan, yang didirikan secara swadaya untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

Seseorang yang mencintai buku, pasti seorang pembaca yang baik, dan jika dia seseorang yang mencintai buku, harusnya ia adalah orang yang baik, harusnya ia lebih pintar dari orang yang tidak membaca, lebih beradab, lebih berakhlak, lebih berwawasan, sayangnya saya belum bisa seperti itu L, masih belajar, belajar untuk lebih baik. Hal kecil yang belum bisa saya lakukan adalah meminjamkan buku-buku tertentu, koleksi buku saya tidak banyak, pun tidak sedikit. Tapi rasanya saya begitu sayang untuk meminjamkan buku yang harganya mahal dan langka, egois yah?  Saya merasa buku-buku saya adalah Investasi terbesar untuk anak-anak saya kelak, jadi saya sangat hati-hati.

Saya pernah bilang pada diri saya sendiri tentang konsep “Pinjam meminjam”, bahwasannya

“Kalo bisa mengikhlaskannya “tidak kembali”, silahkan pinjamkan, kalau tidak bisa merasa kehilangan atau masih sayang dengan benda itu, lebih baik tidak dipinjamkan”

Sederhana kan? Iya… tapi satu sisi hati saya juga selalu bicara lain

“Kalau kamu meminjamkan sesuatu berarti kamu orang baik, orang baik lebih dekat dengan surga, kalau kamu tidak pinjamkan, kamu….mmmmh pelit”

Sayangnya tidak semua orang punya kesadaran yang baik tentang pinjam-meminjam ini, jadi maafkan kalau saya masih sangat-hati-hati dalam meminjamkan buku. Karena ketika dipinjam, saya harus siap dengan konsekuensinya, bukunya tidak kembali. Saya selalu senang melihat perpustakaan-perpustakaan besar, sejak SMA dan Kuliah saya memang lebih senang menghabiskan waktu diperpustakaan daripada di kantin. Sayang di Indonesia belum ada perpustakaan besar nan megah seperti perpustakaan di Negara-negara Eropa. Saya selalu ingat bagaimana tokoh-tokoh kartun yang punya perpustakaan pribadi seperti Beast di film Beauty and The Beast, tokoh siburuk rupa itu punya perpustakaan pribadi yang mengangumkan, atau Shinichi Kudo, detektif muda itu punya satu ruangan khusus dirumahnya yang berisi perpustakaan pribadi, atau mungkin tokoh Real diIndonesia yang koleksi perpustakaanya luar biasa yaitu Bapak Mochammad Hatta.

Kalau udah liat buku-buku yang banyak saya jadi pengen banget ke Bibliotheca Alexandrina Egypt atau ke Harvard University Library L, mudah-mudahan suatu waktu bisa berkesempatan datang kesana. Dan salah satu pengalaman saya kemarin waktu buka bareng disalah satu rumah teman SMA saya, adalah ketika saya melihat perpustakaa pribadi miliknya. Saya mengenalnya sejak SMA, beberapa kali juga sempat main kerumahnya, tapi baru berkesempatan kemarin untuk melihat koleksi buku pribadinya, dan sebagian milik keluarganya.

Ruangannya baru direnovasi, ketika masuk, ada rak putih yang tingginya sampai ke plafon atas internit, rak putih dengan enam tingkat rak buku, yang panjangnya mungkin lebih dari 1 meter, dimana buku-buku tertata rapih, penuh, bahkan dua lapis atau 3 lapis kebelakang, mulai dari buku-buku Islam, Filsafat, Sastra, Sejarah, aaaah pasti betah berlama-lama disana. Saya memang punya cita-cita jika kelak sudah berkeluarga, saya punya perpustakaan yang cukup besar dirumah sebagai tempat belajar untuk saya, suami, dan anak-anak. Makanya dari sekarang saya lebih banyak menghabiskan gaji saya untuk membeli buku, mudah-mudahan dengan buku-buku ini saya bisa menjadi manusia yang lebih baik, aamiin


Bandung, 19 Agustus 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar