“Segala luka & kecewa tampaknya kan malu & meniada: ketika kita
insyafi bahwa Allah Yang Maha Mengatur tak pernah keliru, tak pernah
aniaya”
―
Salim Akhukum Fillah
Membaca quotes diatas, rasanya sudah cukup, daripada bercerita dan menuliskan sesuatu yang belakangan ini begitu membuat kepala saya pusing, saya rumit, iya itu faktanya. Entah apapun informasi atau sekedar perlakuan kurang menyenangkan rasanya membuat saya lebih sensitif sekarang, meski tidak dipungkiri saya sedang berusaha "menata hati" sebuah definisi singkat tentang perasaan yang terjadi atas segala hal yang terjadi belakangan ini dalam hidup saya.
Tuhan tak pernah aniaya,
Entahlah, ini teguran, peringatan, perhatian, atau justru kasih sayang Allah yang sulit saya definisikan. Tapi saya selalu percaya bahwa Allah Maha Baik.
Saya ingin seperti Kristal, tetap indah dipandang, dimana pun ia berada, ingin tetap baik, meski dalam kondisi tidak baik.
Bandung, 17 April 2015

Tidak ada komentar:
Posting Komentar