Berhenti di titik ketaatan
Meloncati rasa suka dan tak suka
Karena aku tahu,
menaatiMu dalam hal yang tak kusukai
Adalah kepayahan, perjuangan, dan gelimang pahala
Karena seringkali ketidaksukaanku,
hanyalah bagian dari ketidaktahuanku
| — | Salim A. Fillah dalam Jalan Cinta Para Pejuang |
5 hari berlalu dari ulang tahun saya, 5 tahun pula saya selalu mendapat surprise dari murid-murid dan teman-teman yang saya cintai. Rasanya hanya ingin menangis, mereka yang begitu menyayangi saya dan mencintai saya, terasa begitu tulus memberikan doa dan hadiah kepada saya, entahlah... saya merasa beruntung dikelilingi oleh keluarga, sahabat, adik-adik, dan murid-murid yang baik dan mencintai saya.
Ucapan yang bahkan sampai diline, sehari sebelum saya ulang tahun, nasi kuning yang disiapkan oleh Ibu dan Bapak untuk saya, ucapan-ucapan yang tak henti di whats'ap, bbm, dan line saya, kejutan dari murid-murid saya, dan hadiah dari murid-murid yang membuat saya bingung harus berkata apa.
Menghadiri akad nikah sahabat yang begitu saya sayangi, hingga tak berhenti air mata saya jatuh pada saat Al-Quran dilantunkan, Khutbah Nikah disampaikan, Akad diucapkan, bahkan sampai Sungkeman dan prosesi memohon doa restu, air mata saya tidak mau berhenti menetes, saya tau bagaimana sahabat saya ini berjuang hingga bertemu dengan jodohnya, ia perempuan cantik nan sholehah yang lembut hatinya.
Semoga Allah selalu memberikan kebahagiaan dalam hidupnya.
Permintaan saya tahun ini masih sama, namun doa dari banyak orang, itulah yang saya harapkan...
terima kasih semuanya, semoga Allah mencintai kalian sebagaimana kalian mencintai saya, semoga Allah kabulkan doa kalian, sebagaimana Allah mengabulkan doa saya. Jazakumullah...
Bandung, 31 Maret 2015

Tidak ada komentar:
Posting Komentar