Siapa yang berusaha membenahi batin, Allah SWT akan meluruskan lahirnya, siapa yang berbuat demi agamanya niscaya Allah akan menanggung kehidupan dunianya, siapa yang memperbaiki hubungan dengan Allah SWT maka Allah akan memperbaiki hubungannya dengan makhluk (Ali bin Abi Thalib)
Selasa, 19 Agustus 2014
Terdiam
“Dakwah ini tidak mengenal sikap ganda. Ia hanya mengenal satu sikap totalitas. Siapa yang bersedia untuk itu, maka ia harus hidup bersama da’wah dan da’wah pun melebur dalam dirinya. Sebaliknya, barangsiapa yang lemah dalam memikul beban ini, ia terhalang dari pahala besar mujahid dan tertinggal besama orang-orang yang duduk. Lalu Allah SWT akan mengganti mereka dengan generasi lain yang lebih baik dan lebih sanggup memikul beban da’wah ini…” (Hasan Al Bana)
Saya terdiam...
Harusnya kata-kata dari beliau sudah cukup mengobati kesedihan saya.
Menyeru manusia, mengajak manusia, menasehati manusia untuk berada dijalan Allah adalah sebuah pekerjaan mulia, yang tak akan pernah bisa dibayar oleh apapun, tak bisa dibayar dengan dunia dan seisinya, yang mungkin hanya bisa dibalas dengan Surga, dibalas dengan perjumpaan Indah, menatap Rasullulah... bukan hanya punggungnya, tapi juga wajahnya, mendapatkan kesempatan berjumpa dengan Allah SWT.
"Jika kamu memilih jalan ini, harusnya kamu tidak usah mengeluh, tidak usah banyak bersedih, jalan dakwah tidak akan memberikan kenikmatan dunia, ia adalah jalanan panjang penuh pengorbanan yang hanya bisa dilakukan oleh orang-orang mulia yang kuat Imannya"
Saya tidak sedang menatap cermin, karena jika menatap cermin, saya akan lebih malu.
Saya malu kepada Allah, diumur saya yang sudah tidak muda lagi, saya belum memberikan apa-apa untuk agama saya, saya tidak pernah benar-benar belajar Islam dengan baik, saya tidak pernah benar-benar berusaha mengamalkan Quran dan sunah-sunah Rasul lainnya.
Saya terlalu sibuk mengurusi diri saya sendiri, dan selalu mengeluh ketika usaha saya untuk berada dijalan dakwah ini tak semulus jalan tol. Terlalu banyak alasan yang diada-adakan, merasa sendirilah, merasa tidak ada teman seperjuangan, merasa bosan, merasa lelah, merasa sia-sia, merasa tidak dihargai, merasa tidak dihormati, merasa tidak dipedulikan, dan merasa-merasa yang lainnya...
Astagfirullah...
Maafkan hambaMu yang lemah ini Ya Rabbi...
Jika engkau masih memberikan umur yang panjang untukku,
aku mohon agar sisa umurku ini bisa aku gunakan dengan sebaik-baiknya dijalan dakwah
Semoga Engkau memberikan pasangan hidup dan keturunan yang membuat aku semakin semangat untuk berdakwah, maafkan segala kekuranganku Ya Rabbi, bimbinglah aku agar bisa menjadi jalan kebaikan bagi banyak orang, dan menjadi manusia yang bermanfaat bagi umat,
aamiin
Bandung, 19 Agustus 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar