Selasa, 05 November 2013

Jalan Dakwah

Saya hanya ingin, saat saya benar-benar harus meninggalkan Mesjid Al-Istiqomah, saya ingin adik-adik saya dimesjid tetap memakmurkan mesjid ini, tetap menjalankan kegiatan dakwah, hingga mereka merasakan mesjid menjadi bagian dari hidup mereka, bukan hanya tempat Ibadah untuk sholat dan pengajian saja.


Hati saya getir sebenarnya, bagaimana tidak selepas Ramdhan, ta'lim tidak lagi berjalan. Saya berfikir, apa saya yang sudah tidak punya tenaga untuk menggerakan kembali aktivitas dakwah dimesjid ini, atau memang mungkin keImanan saya yang tergerus karena saya terlalu sibuk mengurusi diri saya sendiri.

1 Muharam 1435H, tak ada pawai, tak ada lomba-lomba, tak ada kuliah dhuha, tak ada ta'lim....ini hanya hari libur merah biasa, tak ada bedanya dengan hari minggu. Hati saya pun menjadi apatis, tak ada keceriaan anak-anak yang biasanya begitu senang menyambut peringatan hijrahnya kaum muslim 13 abad yang lalu. Padahal dulu setiap kali hari-hari besar Islam kami selalu menyambut dengan suka cita, menyambut dengan kegembiraan. Kini satu persatu orang-orang yang dulu aktif dimesjid mulai mengundurkan diri, hingga akhirnya tersisa saya sendiri, dan satu adik yang juga sibuk tenggelam dalam aktivitas dakwahnya dikampus.

Saya berusaha keras menjalankan MDA, berusaha agar MDA tetap jalan walau dengan segala keterbatasan, tak jarang harus memacu kendaraan saya begitu kencang, untuk bisa sampai kemesjid, yang beberapa kali sempat hampir menabrak atau ditabrak oleh kendaraan lain. Tapi Allah sayang kepada saya, denganNya saya diberi kekuataan untuk melawan rasa malas, dan lelah. Saya ingin adik-adik saya yang usinya masih begitu muda ini mendapatkan ilmu yang baik dan benar. belajar sejak kecil bagaimana caranya memakmurkan mesjid dan mencintai mesjid.

Namun perlahan adik-adik yang remaja mulai lepas dari genggaman saya, saya tau mereka pun rindu untuk ta'lim, ditengah segala kesibukan disekolahnya, ditengah pergolakan batin mereka dengan darah mudanya, yang cinta kebebasan, musik, seni, dan lawan jenis. Bukan hal yang mudah melakukannya sendiri, iinilah satu-satunya amanah yang masih Allah tiitipkan untuk saya, saya tau mereka haus Ilmu Agama, mereka haus bimbingan dari akang-akang dan teteh-tetehnya yang bisa menjadi teladan bagi mereka.

Ya Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, yang Menguasai Langit dan Bumi, yang Maha Berkehendak, berikanlah kekuatan kepada hamba untuk menjalankan amanah dariMu. Istiqomahkan hamba dalam kebaikan dan kebenaran. Dan Istiqomahkanlah hidup hamba di jalan Dakwah

Aamiin...

Bandung 1 Muharram 1435H

Tidak ada komentar:

Posting Komentar